
Bab ke-127 dari Chainsaw Man, berjudul Selamatkan Asa, mengisahkan Asa menyerah kepada Iblis Jatuh dan membiarkan dirinya terjun, hanya untuk Denji menyelam mengejarnya dan berdebat melawan putus asanya hingga sebuah pengakuan tentang motif sebenarnya membuat suasana berubah.
Terpegang pada penutup ventilasi yang sobek di atas jurang maut, Asa mendengar Iblis Jatuh mencengkeram kepalanya dan membisikkan sebuah tawaran. Iblis itu bersikeras bahwa yang benar-benar membuat Asa ketakutan bukanlah kematian melainkan rasa sakit akibat benturan, dan ia menawarkan turun dengan lembut tanpa rasa sakit jika gadis itu cukup menutup matanya. Mengingat kembali berbagai kekejaman yang bertumpuk sepanjang hidupnya, mulai dari wali yang membunuh kucingnya hingga transformasi Yuko menjadi Iblis, Asa pun menerima dan melepaskan pegangannya. Yoru hanya bisa menjerit ketakutan, tak berdaya untuk mencegahnya.
Terjun bebas di udara, Asa mengakui bahwa Iblis itu berkata jujur, dan sebuah kelegaan yang aneh menyelimuti dirinya karena kini ia tidak lagi dapat melukai siapa pun atau dilukai sendiri. Satu-satunya penyesalannya adalah belum pernah menemukan seorang pun teman. Pikiran itu terputus saat Denji, sebagai Chainsaw Man, melompat menangkapnya.
Asa memohon agar dilepaskan, mengulangi keyakinannya yang suram bahwa kehidupan hanyalah penderitaan. Denji tampak awalnya setuju, tetapi begitu kesedihannya membuat tubuhnya terangkat ke atas, ia membanjiri pikirannya dengan gambar-gambar ceria anak-anak anjing, anak-anak kucing, dan es krim hingga laju mereka terhenti. Masih berduka atas Crambon, Asa mempertanyakan apakah Denji benar-benar bisa memahami rasa kehilangan, dan Denji menjawab bahwa ia sangat mengenalnya, karena setiap kali hidup tampak cerah, selalu ada bencana yang datang untuk menariknya kembali ke bawah.
Mood-nya mulai berubah saat Denji terus berbicara, mengakui bahwa ada hari-hari yang memang tenggelam oleh bebannya sendiri. Ketika Asa bertanya bagaimana ia bisa mengatasi kegelapan itu, Denji mengaku belum berhasil, namun ia mampu melangkahi penderitaan karena ia memegang sebuah hasrat yang layak dikejar. Ditanya lebih lanjut apa hasrat itu, Denji dengan riang menyebut seks, dan Asa yang berlinang air mata langsung bergidik jijik.
Bab ini berada dalam arc Iblis Jatuh dan muncul dalam Volume 15. Judulnya sengaja menggemakan redaksi Bab 102, yang berjudul Selamatkan Kucing, sehingga keduanya dipandang sebagai pasangan yang saling melengkapi. Tokoh-tokoh yang muncul antara lain Asa Mitaka, Yoru, Iblis Jatuh, dan Denji, dengan Crambon, mantan pengasuh Asa, serta Yuko yang diingat kembali melalui kilas balik.

Dengar, asal mula pertarungan viral ini dapat ditelusuri ke satu tweet yang secara main-main menyandingkan pesona misterius Reze dengan kepribadian eksplosif Bakugo. Dalam hitungan jam, komunitas anime mengubah pengamatan kasual ini menjadi kompetisi kreatif besar-besaran...

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....
Di Bab 127, Asa menyerah kepada Iblis Jatuh dan membiarkan dirinya terjatuh, tetapi Denji, sebagai Chainsaw Man, melompat ke atas untuk menangkapnya. Ketika rasa putus asanya mengangkat tubuhnya ke langit, ia membanjiri pikirannya dengan gambar-gambar ceria tentang anak-anak anjing, anak-anak kucing, dan es krim hingga laju kenaikan mereka terhenti.
Di Bab 127, Iblis Jatuh mencengkeram kepala Asa dan bersikeras bahwa yang benar-benar membuatnya takut bukanlah kematian melainkan penderitaan akibat benturan. Iblis itu menawarkan turun dengan lembut dan tanpa rasa sakit asalkan Asa hanya menutup matanya.
Di Bab 127, Asa mengulang kembali berbagai kekejaman yang bertumpuk sepanjang hidupnya, mulai dari wali yang membunuh kucingnya hingga perubahan Yuko menjadi seorang Iblis, lalu menerima tawaran Iblis Jatuh. Sebuah ketenangan yang aneh menjelma dalam dirinya begitu ia tidak lagi dapat melukai siapa pun atau dilukai sendiri.
Bab 127 berjudul Selamatkan Asa, sengaja menggemakan redaksi Bab 102 yang berjudul Selamatkan Kucing. Keduanya dipandang sebagai sepasang yang saling berpasangan.
Ketika Asa bertanya bagaimana Denji mengalahkan kegelapan, ia mengaku belum berhasil, namun ia tetap melangkah melewati kesedihan karena masih menyimpan sebuah keinginan yang layak dikejar. Setelah didesak tentang apa keinginan itu, Denji dengan riang mengatakan seks, dan Asa yang berlinang air mata pun mundur karena merasa jijik.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Selamatkan Asa? Wiki Chainsaw Man di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Chainsaw Man. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.