
Bab ke-180 memunculkan Asa dan Yoru yang tak berdaya di dalam realitas saku Iblis Penuaan, sebuah penjara berupa hutan tempat mereka menemukan Denji yang tak sadarkan diri dan bertemu seorang Pemburu Iblis yang telah terjebak selama puluhan tahun.
Saat Yoru membidik tembakan kedua, Iblis Penuaan langsung melumpuhkannya hanya dengan menunjuk jari ke arahnya sambil mengucapkan kata “bang”, membuatnya terhempas ke dalam kegelapan. Asa muncul menggantikan posisinya dan kembali ke mimpi ayam yang berulang, namun begitu ia mulai bertanya kapan ia tertidur, pemandangan pun bergeser ke sebuah hutan luas. Saat menjelajahinya, ia menemukan Denji terbaring tak sadarkan diri. Yoru hendak menerjang untuk menghabisinya, tetapi ia menyadari kemampuan iblisnya sama sekali tidak bekerja di tempat ini.
Seorang pria yang nyaris telanjang tiba-tiba muncul dan menjelaskan bahwa hutan itu adalah dunia buatan Iblis Penuaan. Dahulu ia adalah pemburu ternama yang suatu hari, ketika melihat bayangannya sendiri, bernegosiasi dengan sang iblis karena ia rela menyerahkan apa pun demi menghentikan penuaian pada dirinya. Ketika Asa menanyakan cara keluar, ia mengaku tidak ada jalan keluar. Jumlah tahun yang telah ia habiskan di sana, delapan puluh dua tahun, membuat Asa terkejut, apalagi saat ia menambahkan bahwa ia justru merupakan pendatang paling baru.
Ia kemudian menjelaskan tentang tempat tanpa rasa lapar maupun haus, di mana bahkan kematian atas tangan sendiri pun tidak bisa memberikan kebebasan. Ia memperingatkan, tinggal terlalu lama di sana akan merusak pikiran, dan para penghuni lainnya bahkan sudah semakin tersesat jauh ke dalam pepohonan. Ditanya apakah pernah ada yang berhasil kabur, ia mulai menjawab “ya” sebelum akal sehatnya benar-benar runtuh. Mengira Asa adalah seorang wanita bernama Ritsuko, ia mencengkeram batang pohon dan mulai melolong.
Iblis Penuaan melumpuhkan Yoru tanpa melepaskan satu peluru pun, sementara Asa kembali memegang kendali. Asa dan Yoru menemukan Denji yang tak sadarkan diri di dalam realitas hutan itu dan menyadari bahwa kekuatan iblis mereka tidak berfungsi di sana. Seorang Pemburu Iblis yang telah lama terjebak menjelaskan aturan penjara tersebut: tidak ada jalan keluar, tidak ada rasa lapar, tidak ada kematian, dan pada akhirnya akan menyebabkan kegilaan. Ia mengonfirmasi bahwa pernah ada seseorang yang berhasil kabur sebelum akal sehatnya sendiri runtuh tepat di tengah kalimat.
Bab ini, berjudul Dunia Penuaan, termasuk dalam arc Iblis Penuaan dan muncul di Volume 20. Kesepakatan si pemburu yang terjebak mengaitkan nasibnya langsung dengan kontrak bersama Iblis Penuaan. Kata-kata terakhirnya menyebut seorang wanita bernama Ritsuko, sebuah rincian yang mengalami perubahan di bab berikutnya.

Dengar, asal mula pertarungan viral ini dapat ditelusuri ke satu tweet yang secara main-main menyandingkan pesona misterius Reze dengan kepribadian eksplosif Bakugo. Dalam hitungan jam, komunitas anime mengubah pengamatan kasual ini menjadi kompetisi kreatif besar-besaran...

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....
Bab 180, Dunia Penuaan, menurunkan Asa dan Yoru yang tak berdaya ke dalam realitas saku milik Iblis Penuaan. Di penjara berupa hutan itulah mereka menemukan Denji dalam keadaan tak sadar dan bertemu seorang Pemburu Iblis yang telah terjebak di sana selama puluhan tahun.
Di Bab 180, Iblis Penuaan melumpuhkan Yoru tanpa melepaskan satu tembakan pun, hanya dengan menunjuk jari ke arahnya sambil mengucapkan kata “bang”. Guncangan itu membuatnya tenggelam dalam kegelapan dan mengembalikan kendali kepada Asa.
Realitas hutan di Bab 180 adalah dunia yang dibentuk oleh Iblis Penuaan. Itu adalah sebuah penjara tanpa jalan keluar, tanpa rasa lapar maupun haus, di mana kematian atas tangan sendiri tidak memberikan kebebasan, dan tinggal terlalu lama akan menghancurkan akal budi.
Di Bab 180, Asa bertemu seorang pria nyaris telanjang yang dulunya adalah seorang Pemburu Iblis terkenal. Ia pernah melakukan kontrak dengan Iblis Penuaan untuk menghentikan proses penuaannya sendiri dan telah menghabiskan 82 tahun di dalam realitas tersebut, namun ia justru merupakan penghuni terbaru di sana.
Di Bab 180, ketika Yoru menerjang untuk menghabisi Denji, ia menyadari bahwa kemampuan iblisnya sama sekali tidak berfungsi di dalam realitas hutan milik Iblis Penuaan. Asa dan Yoru pun mengetahui bahwa kekuatan mereka menjadi mati di ruang tersebut.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Dunia Penuaan? Wiki Chainsaw Man di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Chainsaw Man. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.