
Bab ke-21 dari Chainsaw Man, berlatar di arc Iblis Keabadian. Dalam sebuah acara minum-minum, Himeno mencium Denji dan muntah ke dalam mulutnya, yang kemudian ditelannya. Setelah dihibur oleh Arai, Denji terbangun di apartemen Himeno, di mana ia dengan mabuk mengajak berhubungan seks.
Denji gelisah, mendambakan untuk mencium Himeno namun merasa takut melakukannya sementara Makima memperhatikannya. Ketika Aki menekan Makima tentang alasan ia peduli pada Denji, Makima dengan santai berkata akan menjelaskannya setelah mereka minum beberapa gelas lagi. Acara minum-minum berlanjut, dengan Denji tidak ikut karena masih di bawah umur, hingga hampir semua orang sudah terkulai atau pulang, sementara hanya Makima yang sama sekali tidak terpengaruh oleh alkohol.
Sementara itu, Power membual tentang IQ yang sangat tinggi, sambil menyelingi kebohongannya dengan klaim soal tingginya yang sebenarnya. Tiba-tiba, Himeno memeluk Denji dari belakang dan menciumnya dengan penuh gairah. Khawatir dengan tatapan Makima, Denji justru terfokus pada sensasi hangat di mulutnya, mengira itu adalah lidah Himeno sampai ia mundur dan menyadari bahwa Himeno telah muntah ke dalam mulutnya. Power menyindir bahwa latar belakang keluarga Denji yang serba kekurangan membuatnya akan menelan apa saja demi nutrisi, dan benar saja, Denji menelannya. Sebuah kilas balik singkat menunjukkan dirinya bersama Pochita mengais tong sampah, ketika Denji pernah mencibir tikus yang memakan muntahan, yakin tak ada yang bisa sedemikian rendah.
Di dalam bilik toilet, Arai menenangkan Denji yang muntah-muntah dan mengakui bahwa ia iri dengan kemampuan Denji dalam memburu iblis. Denji menjawab dengan kesal bahwa ia masih merasakan muntahan dari ciuman pertamanya dan bertanya apa yang patut diiri dari hal itu, membuat Arai tertawa. Saat rombongan mulai bubar, Fushi memberi tahu Makima bahwa Denji pergi digendong di punggung Himeno. Belakangan, Denji terbangun di tempat tidur asing sambil meminta air. Kembali dalam keadaan mabuk, Himeno kembali mencium Denji, dan menjadi jelas bahwa itu adalah kamarnya. Ia menggerutu mengapa Denji dan Aki begitu terpesona pada Makima, menyebut Makima sebagai perempuan jalang, lalu duduk di sampingnya dan bertanya apakah Denji ingin tidur dengannya.
Dalam pesta minum tersebut, Himeno mencium Denji dari belakang dan muntah ke dalam mulutnya, yang kemudian ditelannya utuh karena naluri kelaparannya. Setelah itu, Arai menenangkannya di toilet dan mengaku iri dengan bakat Denji dalam memburu iblis. Denji kemudian dibopong oleh Himeno di punggungnya, terbangun di apartemennya, di mana Himeno yang mabuk kembali menciumnya dan menawarkan untuk berhubungan seks.
Bab ini tercetak dalam Volume 3 dan terkait dengan arc Iblis Keabadian, serta diadaptasi menjadi Episode 7 dari serial anime. Judul Jepangnya adalah Kisu no Oaji. Terdapat sebuah kesalahan gambar di mana Himeno masih mengenakan dasinya saat mencium Denji, padahal ia sudah melepasnya di bar. Tokoh-tokoh yang muncul antara lain Makima, Denji, Himeno, Aki Hayakawa, Arai, Power, dan Pochita.

Dengar, asal mula pertarungan viral ini dapat ditelusuri ke satu tweet yang secara main-main menyandingkan pesona misterius Reze dengan kepribadian eksplosif Bakugo. Dalam hitungan jam, komunitas anime mengubah pengamatan kasual ini menjadi kompetisi kreatif besar-besaran...

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....
Dalam Bab 21, berjudul Rasa Ciuman, Himeno yang mabuk menangkap Denji dari belakang untuk sebuah ciuman mendalam dan muntah ke dalam mulutnya. Power mencatat bahwa masa kecil Denji yang penuh kelaparan membuatnya menelan apa pun demi nutrisi, dan ia pun menelannya bulat-bulat.
Bab 21, yang berada dalam arc Iblis Keabadian, mengisahkan Himeno mencium Denji di pesta minum dan muntah ke dalam mulutnya, yang kemudian ditelannya. Setelah Arai menenangkannya, Denji terbangun di apartemen Himeno, di mana Himeno yang mabuk kembali menciumnya dan melamar hubungan seksual.
Di Bab 21, Power menjelaskan bahwa masa kecil Denji yang penuh kelaparan membuatnya akan menelan apa pun demi nutrisi. Sebuah kilas balik memperlihatkan dia bersama Pochita memunguti sisa-sisa di tempat pembuangan sampah, menegaskan betapa rasa lapar mendorongnya untuk menelannya bulat-bulat.
Di Bab 21, Arai menenangkan Denji yang muntah-muntah di dalam bilik toilet dan mengaku bahwa ia iri dengan kemampuan Denji dalam memburu iblis. Denji membentak bahwa baunya masih terasa di mulutnya sejak ciuman pertamanya dan mempertanyakan apa yang patut dijadikan bahan iri hati.
Bab 21 Chainsaw Man tergabung dalam arc Iblis Keabadian dan telah dikumpulkan dalam Volume 3. Bab ini diadaptasi menjadi Episode 7 anime, dengan judul Jepang Kisu no Oaji.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 21: Rasa Ciuman? Wiki Chainsaw Man di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Chainsaw Man. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.