
Bab ke-33 dari Chainsaw Man menunjukkan Makima memeras yakuza dengan sebuah kantong berisi mata yang terpotong sambil biro mempersiapkan serangannya. Aki membela ambisinya yang mustahil, dan penggerebekan terhadap para Gun-Agents akhirnya dimulai.
Dalam perjalanan mengantar Aki pulang, Kurose mempertanyakan rencananya untuk membunuh Iblis Senjata, mencemooh bahwa seorang pria biasa takkan pernah bisa berarti apa-apa. Aki mengakui tujuannya memang tidak realistis tetapi berpendapat bahwa hanya pandangan yang tidak realistislah yang memungkinkannya terus maju. Kurose melemparkan sekaleng cola kepadanya dan, meskipun sikap itu membuatnya jengkel, ia berjanji akan mendukung rencana tersebut.
Makima bertemu dengan seorang bos yakuza yang bersikeras bahwa meskipun para Gun-Agents adalah bagian dari organisasinya, ia tidak pernah memberikan restu atas tindakan mereka. Ia mengatakan bahwa Sawatari telah membujuk faksi tersebut untuk menjalin kesepakatan kecil dengan Iblis Senjata, menukar uang tunai dengan senjata dan amunisi. Makima meminta nama-nama setiap anggota, baik miliknya maupun milik rival-rivalnya, yang pernah berhubungan dengan Iblis Senjata. Sang bos menolak, memperingatkan bahwa pengkhianatan semacam itu akan memicu perang geng dan mendatangkan mafia-mafia asing, lalu mengejek para pemburu sebagai orang-orang bodoh yang tak berpendidikan di tengah tawa anak buahnya. Makima meletakkan sebuah kantong kecil di atas meja dan menjelaskan bahwa kantong itu berisi bola mata semua kerabat dari setiap orang yang hadir. Saat sang bos menatap dengan ngeri, Makima menawarkan untuk mengembalikan mata-mata itu sebagai imbalan atas kerja sama. Seorang anak buahnya mengayunkan tinjunya ke arah Makima dan langsung tersungkur, darah memancar deras dari wajahnya. Sementara itu, pasukan khusus biro bersiap-siap untuk menyerbu gedung para Gun-Agents. Di dalam gedung, Sawatari dan Katana Man menegaskan kembali tujuan mereka untuk membunuh sebanyak mungkin pemburu dan merebut hati Denji, sementara Kishibe memberikan perintah untuk menyerbu masuk dan sekumpulan zombi sudah bersiap menunggu.
Aki membela tujuannya yang tidak realistis untuk membunuh Iblis Senjata dan berhasil memperoleh dukungan dari Kurose. Makima memaksa seorang bos yakuza dengan menggunakan sebuah kantong berisi mata kerabat anak buahnya, sambil membunuh seorang anak buah yang menyerangnya. Pasukan khusus melancarkan serangan mereka ke gedung para Gun-Agents, tempat para zombi telah menyergap.
Merupakan bagian dari volume keempat dan arc Katana Man, bab ini terbit dalam edisi gabungan 2019-36-37 pada 5 Agustus 2019 dan diadaptasi dalam episode ke-11. Bab ini mengungkap peran yakuza dalam mempersenjatai para Gun-Agents serta menyoroti cara-cara kejam Makima tepat menjelang penggerebekan.

Dengar, asal mula pertarungan viral ini dapat ditelusuri ke satu tweet yang secara main-main menyandingkan pesona misterius Reze dengan kepribadian eksplosif Bakugo. Dalam hitungan jam, komunitas anime mengubah pengamatan kasual ini menjadi kompetisi kreatif besar-besaran...

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....
Pada Bab 33, Makima meletakkan sebuah kantung kecil di atas meja dan mengungkapkan bahwa kantung itu berisi bola mata dari semua kerabat setiap orang yang hadir. Ia menawarkan untuk mengembalikan bola mata-bola mata tersebut sebagai imbalan atas kerja sama, lalu membunuh seorang anak buah yang menebasnya.
Dalam Bab 33, bos yakuza mengatakan bahwa Para Agen Senjata adalah milik organisasinya, tetapi ia tidak pernah memberi izin atas tindakan mereka. Ia menjelaskan bahwa Sawatari telah membujuk faksi tersebut untuk membuat kesepakatan kecil dengan Iblis Senjata, menukar uang tunai dengan senjata dan amunisi.
Di Bab 33, Aki mengakui bahwa membunuh Iblis Senjata adalah hal yang tidak realistis, tetapi ia berpendapat bahwa hanya pandangan yang tidak realistislah yang memungkinkannya terus maju. Meskipun sikap itu membuat Kurose jengkel, Kurose berjanji akan mendukungnya.
Bab 33 diakhiri dengan pasukan khusus biro yang bersiap-siap untuk menyerbu gedung Para Agen Senjata. Kishibe memberi perintah untuk menyerbu masuk, sementara sekelompok zombi sudah menunggu dalam penyergapan di dalam gedung.
Bab 33, berjudul "Awal Misi", merupakan bagian dari volume keempat dan arc Pria Katana dalam Chainsaw Man. Bab ini diadaptasi ke dalam Episode 11 dari serial anime tersebut.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Misi Dimulai? Wiki Chainsaw Man di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Chainsaw Man. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.