Toru adalah seorang siswa laki-laki berbicara lembut di Dandadan yang pernah satu kelas dengan Daiki Hakono dan menjadi sasaran kekejamannya. Ia bercita-cita menerbangkan pesawat seperti ayahnya, namun menyikapi setiap hinaan dengan kehangatan dan rasa syukur yang tak terduga.
Mata tertutup dan alis tipis serta samar memberi Toru ekspresi yang lembut. Rambutnya pendek dan berdiri tegak dalam poni-poni gelap. Untuk pakaian, ia memilih yang sederhana, mengenakan atasan lengan panjang yang polos.
Diam dan lembut pada dasarnya, Toru tetap memelihara pandangan penuh harapan meski diperlakukan buruk oleh orang lain. Setelah Daiki mengejek bahwa yang ia bisa hanyalah memungut sampah, Toru menjawab dengan ucapan terima kasih yang tulus, yakin bahwa menjaga kebersihan kota akan benar-benar membantu warga yang tinggal di sana.
Karena pelajaran sekolah terasa sulit baginya, Toru kerap menjadi bahan ejekan teman sekelasnya, Daiki Hakono. Ketika ia menyebut ingin menerbangkan pesawat suatu hari nanti, seperti ayahnya, Daiki langsung menyindir bahwa masa depan anak itu hanya pantas untuk memungut sampah. Alih-alih membalas, Toru justru tersenyum dan mengucapkan terima kasih, berkata kepada Daiki bahwa ia akan bangga melakukan pekerjaan bermanfaat bagi kotanya.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Toru adalah seorang siswa sekolah yang berbicara lembut, yang pernah satu kelas dengan Daiki Hakono dan menjadi sasaran kekejamannya. Ia menyikapi setiap penghinaan dengan kehangatan dan rasa syukur yang tak terduga.
Toru bercita-cita suatu hari nanti bisa menerbangkan pesawat, seperti ayahnya dulu. Ketika ia menyebutkan hal ini, Daiki langsung memanfaatkannya untuk mengejeknya.
Setelah Daiki mencemooh bahwa yang bisa ia lakukan hanyalah mengumpulkan sampah, Toru justru menjawab dengan ucapan terima kasih yang tulus, bukannya balas menyerang. Ia yakin bahwa menjaga kebersihan kota sungguh akan membantu warga yang tinggal di sana.
Toru pada dasarnya pendiam dan lembut, tetap mempertahankan pandangan penuh harapan meski orang lain memperlakukannya dengan buruk. Ia bersikap sederhana dan membalas kekejaman dengan rasa syukur.
Karena pelajaran sekolah terasa sulit bagi Toru, ia kerap menjadi bahan ejekan teman sekelasnya, Daiki Hakono. Daiki mencibir bahwa masa depan anak itu tidak lebih baik daripada hanya mengumpulkan sampah.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Toru? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.