
Tsuchinoko adalah Cacing Kematian Mongolia raksasa yang selama beberapa generasi disembah oleh Desa Byakuja dan Keluarga Kito sebagai Ular Besar, atau Orochi-sama. Sebagai ancaman utama dalam Arc Rumah Terkutuk, makhluk ini memangsa anak-anak yang dikorbankan dan menguasai korbannya dengan kekuatan psikis yang mematikan.
Makhluk ini jauh lebih besar dibandingkan Cacing Kematian Mongolia pada umumnya, yang menurut Okarun biasanya hanya memiliki panjang satu setengah hingga dua meter. Tubuhnya yang melingkar berbobot pola berbintik, dan mulutnya terbuka lebar dengan cincin tentakel serta barisan gigi yang bertumpuk.
Pada zaman feodal, cacing tersebut tinggal di dalam gunung api desa, memicu letusan setiap kali rasa lapar melanda. Untuk melindungi permukiman dari magma, Keluarga Kito mulai mempersembahkan satu anak desa secara bergiliran kepada cacing itu, sebuah ritual kelam yang mereka jalankan selama dua abad. Salah satu pengorbanan itu kemudian melahirkan Mata Iblis. Tsuchinoko juga membuat sarang dan bertelur dalam jumlah sangat banyak; jauh setelah kematiannya, Naki menemukan tumpukan telur tersebut dan menetaskan salah satunya untuk menciptakan Ular Besar yang baru.
Senjata paling menakutkan milik cacing ini adalah pengaruh psikis yang mendorong orang-orang di sekitarnya untuk mengakhiri hidup mereka sendiri, menjebak Momo dan Okarun saat pertarungan di bawah rumah pengorbanan. Ketika pasangan orang tua Enjoji pindah ke rumah itu, kekuatan serupa juga membuat mereka harus dirawat di rumah sakit. Ia juga mampu melepaskan sambaran listrik, menyemburkan dahak pembelit, serta mengeluarkan spora beracun untuk membinasakan musuh yang bertahan di sarangnya. Bahkan pemenggalan kepala pun nyaris tak membuatnya melambat, karena ia mampu beregenerasi dari luka parah. Satu-satunya kelemahan sejatinya adalah air dan sinar matahari: tanah yang tergenang membuatnya tidak bisa tetap berada di bawah tanah, dan begitu terpapar cahaya siang hari, tubuhnya mulai mengering. Momo akhirnya berhasil membunuhnya dengan melemparkan sebuah mobil pemadam kebakaran untuk merobohkan tempat persembunyiannya, dan setelah itu Keluarga Kito yang terjebak dipuntahkan dalam keadaan hidup dari bangkainya, yang kemudian dimanfaatkan kembali sebagai selang untuk mendinginkan magma gunung api.
Tsuchinoko adalah seekor Ular Kematian Mongolia raksasa yang selama berabad-abad disembah oleh Desa Byakuja dan Keluarga Kito sebagai Sang Ular Besar, atau Orochi-sama. Ia merupakan ancaman utama dalam Arc Rumah Terkutuk.
Tsuchinoko memangsa anak-anak yang dikorbankan dan menguasai para korbannya dengan kekuatan psikis mematikan yang mendorong orang-orang di sekitarnya untuk mengakhiri hidup mereka sendiri. Ia juga mampu melepaskan sambaran listrik, memuntahkan dahak pengikat, menyebarkan spora beracun, serta meregenerasi diri dari luka-luka parah.
Satu-satunya kelemahan sejati Tsuchinoko adalah air dan sinar matahari. Tanah yang tergenang membuatnya tidak bisa tetap berada di bawah tanah, dan begitu terpapar cahaya siang hari, tubuhnya mulai mengering.
Momo akhirnya membunuh Tsuchinoko dengan melemparkan sebuah mobil pemadam kebakaran untuk merobohkan tempat persembunyiannya. Setelah itu, Keluarga Kito yang terperangkap dimuntahkan hidup-hidup dari bangkainya, yang kemudian dimanfaatkan kembali sebagai selang untuk mendinginkan magma gunung berapi.
Ular tersebut tinggal di dalam gunung berapi desa dan memicu letusan setiap kali ia merasa lapar, sehingga Keluarga Kito mulai mempersembahkan satu anak desa demi satu kepada ular itu untuk melindungi permukiman dari lahar. Mereka menjalankan ritual kelam ini selama dua abad.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Tsuchinoko (Cacing Kematian Mongolia)? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.