
Bab kedelapan belas dari Dandadan mengakhiri pertarungan antara Acrobatic Silky dengan sebuah makan malam penuh ketegangan, rivalitas antara Momo dan Aira yang belum terselesaikan, serta salah paham di penghujung cerita yang membuat Momo terpaku di halaman sekolah.
Dengan masalah yang ditimbulkan oleh Acrobatic Silky telah berakhir, Momo membawa Aira pulang untuk makan bersama Okarun, Seiko, dan Nenek Turbo. Merasakan masih ada dendam lama terkait baskom yang pernah ia jatuhkan ke kepala Aira, Momo mengakui bahwa ia memang terlalu keras dan meminta maaf, namun tetap menegaskan bahwa Aira juga harus meminta maaf kepada Okarun karena telah mempermainkan perasaannya. Aira mengatakan bahwa ia tidak benar‑benar menyimpan dendam pada Momo; sebaliknya, ia kini menganggap Momo sebagai iblis dan musuh yang harus dihancurkan, sebuah label yang langsung dibantah oleh Momo. Menunjuk pada bentuk Turbo Granny yang pernah ditampilkan Okarun serta penampilan Seiko yang jauh lebih muda dari usianya, Aira menganggap keduanya sebagai bukti bahwa tuduhannya beralasan. Kedua gadis itu saling melempar sindiran; Aira bersumpah akan mengadakan pertarungan lagi, dan Momo menerima tantangan tersebut.
Sebelum pergi, Aira bertanya mengapa Okarun repot‑repot menyelamatkan seorang “iblis” seperti itu, dan jawaban sederhananya, bahwa membantu orang adalah dirinya sendiri, membuat Aira terkejut dan yakin bahwa setidaknya masih tersisa sedikit sisi kemanusiaan dalam dirinya. Ia berjanji akan memisahkan Okarun dari pengaruh Momo dan beranjak pergi sambil tersipu, yang membuat Momo kebingungan. Belakangan, keluarga itu menggunakan sebuah pertandingan bisbol untuk mengembalikan bola emas milik Okarun ke tempatnya, membuatnya sangat gembira. Pada hari sekolah berikutnya, Okarun menolak bertemu Momo mengenai bola yang hilang itu, dengan alasan harus menyelesaikan sebuah laporan. Curiga dan entah kenapa gelisah, Momo akhirnya mencari tahu dan terkejut mendapati Okarun tengah menindih Aira.
Bab ini termasuk dalam Serpo Arc dalam Kintama Hunt Saga dan diterbitkan pada 3 Agustus 2021 sebagai bagian dari Volume 3. Peristiwa‑peristiwa dalam bab ini diadaptasi menjadi Episode 8 dari serial anime. Acrobatic Silky hanya muncul dalam kilas balik, sementara Miko dan Kei hadir sebagai tokoh pendukung.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Bab 18, berjudul Makanlah Somen atau Apa Pun, mengakhiri pertarungan Akrobatik Silky dengan sebuah makan malam penuh ketegangan di mana Momo membawa Aira pulang, sebuah rivalitas antara Momo dan Aira yang belum terselesaikan, serta salah paham di akhir yang membuat Momo terpaku di halaman sekolah.
Dalam Bab 18, Aira mengaku tidak memiliki dendam nyata terhadap Momo, tetapi telah memutuskan bahwa Momo adalah iblis dan musuh yang harus dihancurkan. Ia menunjuk perubahan Okarun menjadi bentuk Nenek Turbo serta penampilan Seiko yang jauh lebih muda sebagai bukti yang dianggapnya kuat, dan kedua gadis itu saling melempar sindiran sambil bersumpah untuk bertarung lagi.
Dalam Bab 18, keluarga tersebut menggunakan permainan bisbol untuk mengembalikan bola emas milik Okarun ke tempatnya, yang membuatnya sangat senang.
Dalam Bab 18, Okarun menolak bertemu Momo mengenai bola miliknya yang hilang, dengan alasan ia harus menyelesaikan sebuah laporan. Curiga dan gelisah, Momo pun mencari dan terkejut mendapati Okarun sedang menindih Aira.
Bab 18 termasuk dalam Serpo Arc dalam Kintama Hunt Saga dan diterbitkan pada 3 Agustus 2021 dalam Volume 3. Peristiwa-peristiwa di dalamnya diadaptasi ke dalam Episode 8 dari serial anime tersebut.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Makanlah Somen atau yang Lainnya? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.