
Bab 206 mengakhiri pertarungan Jiji dengan Red Baron. Setelah yokai asap menyerbu paru-parunya hingga membuatnya tercekik, Jiji melepaskan Tembakan Iblis yang menerobos langsung melalui tubuhnya untuk mengusir musuh, lalu bertukar posisi dengan Mata Iblis, yang membalaskan dendam Seiko dengan menghajar Red Baron hingga terlempar keluar dari Kastel Matsue.
Red Baron mempelajari bentuk baru Jiji serta ucapannya tentang mampu mengendalikan Mata Iblis dan Tembakan Iblis secara bersamaan, lalu menyimpulkan bahwa anak itu pasti telah menyatu dengan yokai di dalam dirinya. Jiji membantahnya: bukannya menyatu, ia dan Mata Iblis saling bertukar kendali atas tubuh dengan kecepatan luar biasa, mirip seperti lampu yang berkedip-kedip, sebuah trik yang mereka ciptakan semata-mata agar bisa bermain bersama. Menyebut Jiji tetap tak berubah di dalam hatinya, Red Baron pun terurai menjadi asap dan mengalir masuk melalui hidungnya ke dalam paru-paru untuk mencekiknya.
Jiji menembakkan Tembakan Iblis ke arah asap yang menyerang, namun ia tetap tidak bisa bernapas. Asap itu, kata Red Baron, bukanlah seluruh tubuhnya; ia hanya menjadikannya sebagai alat, dan ia juga mencatat betapa lemahnya Tembakan Iblis hasil penyatuan tersebut. Tanpa kesempatan untuk kembali ke wujud semula dan membersihkan saluran pernapasannya, Jiji harus menghadapi Red Baron yang muncul dari mulut dan hidungnya sambil mengancam akan meledakkannya begitu ia kembali ke wujud aslinya.
Dengan tekanan yang terus meningkat, Jiji teringat nasihat Seiko saat pertarungan melawan Manusia Topan: kontrol energi yang tepat seharusnya memungkinkannya melepaskan Tembakan Iblis bahkan melalui sebuah penghalang. Ia pun menembakkan satu tembakan tepat menembus tubuhnya sendiri, mengeluarkan Red Baron, lalu memagari hidung dan pangkal paha untuk mencegah musuh kembali. Yokai itu kembali berubah menjadi asap, tetapi Tembakan Iblis dari jarak sangat dekat menunjukkan bahwa setiap kali ditembakkan, durasi ia dapat mempertahankan wujud transformasinya semakin berkurang.
Sambil menahan musuh, Jiji bertukar posisi dengan Mata Iblis, yang geram karena musuh ini sempat mengintimidasi Seiko, perempuan yang telah menerima dirinya ke dalam keluarganya. Ia lalu menghujani Red Baron dengan pukulan-pukulan dahsyat yang mendorongnya keluar dari Kastel Matsue hingga terjebur ke dalam kolam, membuatnya tak sadarkan diri. Sambil mengangkat Seiko, Jiji menyadari bahwa Mata Iblis telah bertindak terlalu jauh dan mencatat bahwa Seiko yang sudah sepenuhnya pulih sebenarnya mampu mengalahkan Red Baron tanpa bantuan siapa pun.
Terbit pada 19 Agustus 2025, bab berjumlah sembilan belas halaman ini termuat dalam Volume 24 dan merupakan bagian dari Arc Shimane dalam Saga Ultimate Yokai, menghubungkan Bab 205 dan Bab 207. Bab ini mengakhiri pertarungan antara Jiji dan Mata Iblis melawan Red Baron, menampilkan teknik menembak menembus penghalang, menghentikan ancaman yokai asap, sekaligus menyoroti ikatan Seiko dengan Mata Iblis.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Ya; alih-alih menyatu, Jiji dan Mata Iblis bertukar kendali atas tubuh dengan kecepatan luar biasa, sebuah trik yang mereka rancang semata-mata sebagai cara untuk bermain bersama, dengan efek yang mereka bandingkan seperti lampu yang berkedip hidup dan mati.
Bab 206 mengakhiri pertarungan Jiji dengan Red Baron: setelah yokai asap menyerang paru-parunya hingga membuatnya sesak, Jiji menembakkan Evil Gun menembus tubuhnya sendiri untuk mengusir musuh, lalu Mata Iblis menghajar Red Baron hingga keluar dari Kastel Matsue.
Mengingat bimbingan Seiko dalam pertarungan Manusia Topan, Jiji menggunakan kontrol ki yang sangat presisi untuk menembakkan Evil Gun menembus tubuhnya sendiri, mengeluarkan Red Baron, lalu melindungi hidung dan selangkangannya agar yokai itu tidak bisa kembali masuk.
Mata Iblis sangat marah karena Red Baron telah membayangi Seiko, perempuan yang menerimanya sebagai bagian dari keluarganya, sehingga ia menghujani pukulan yang mendorong si yokai keluar dari Kastel Matsue hingga jatuh ke dalam kolam, meninggalkannya tak sadarkan diri.
Seiko telah menerima Mata Iblis sebagai anggota keluarganya, itulah sebabnya, di bab 206, Mata Iblis membalaskan dendamnya kepada Red Baron dengan sangat garang.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Jiji dan Mata Iblis? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.