
Serie berkeliling Eiseberg dengan menyelimuti diri di samping Falsch, meratapi betapa dalamnya Flamme telah dilupakan. Para penyihir mengetahui bahwa musuh mereka adalah para Prajurit Bayangan, sebuah unit kekaisaran yang dibubarkan dan kini menjadi pemberontak, dan ketika berkas-berkas Lineal beredar, Sein melihat wajah Gorilla di antara daftar musuh tersebut.
Tiba di kota, Serie menolak pengawalan tersembunyi dari Falsch, lalu menerima tawarannya untuk mengantarnya dengan jubah penyamaran. Perjalanan mereka berakhir di depan sebuah patung kasar Flamme, di mana Serie meratapi bahwa jasa-jasa wanita itu bagi Kekaisaran telah lenyap dari ingatan publik, sehingga ia kini menjadi satu-satunya jiwa yang masih mengingat senyum dan kerinduan masa kanak-kanak Flamme.
Berkumpul bersama Sense, para penyihir kelas satu mengetahui bahwa lawan mereka adalah Prajurit Bayangan, sebuah nama yang membuat Frieren, Übel, dan Land waspada sebelum Sense menjelaskan bahwa Kaisar sebelumnya telah membubarkan kelompok itu enam belas tahun lalu. Struktur komando mereka yang longgar dulu memungkinkan mereka bertindak tanpa perintah, berkoordinasi layaknya satu organisme, namun juga membuat mereka menyimpang dari kehendak kekaisaran dan menyingkirkan siapa pun yang mereka anggap sebagai penghalang, yang pada akhirnya mengakhiri eksistensi mereka.
Dengan menyelidiki mengapa bahaya seperti itu masih bertahan, Frieren mengibaratkannya dengan perannya sendiri saat memimpin rombongannya dan menyimpulkan bahwa ancaman itu sepenuhnya bergantung pada sang komandan, sebuah posisi yang dulu diisi oleh para prajurit hanya berdasarkan kesetiaan semata. Land menyebutkan bahwa Kekaisaran tidak pernah benar-benar membersihkan mereka sepenuhnya, dan musuh yang mereka hadapi hanyalah bayangan yang bahkan tak diketahui oleh Kaisar. Übel menambahkan bahwa para prajurit itu menganggap diri mereka sebagai satu-satunya yang mampu memimpin Kekaisaran dengan benar, sesuatu yang menurut Fern akan menjadikan mereka pengkhianat.
Di kantornya, Kanone mendengar Weg mengonfirmasi keterlibatan Prajurit Bayangan, yang memperkuat ancaman pembunuhan, dan ia memerintahkan peningkatan pengamanan sambil geram atas ketidakhadiran Fräse yang berlanjut. Falsch kemudian menyerahkan berkas-berkas Lineal yang memuat rincian setiap prajurit, hasil karya seorang penyihir begitu hebat hingga pernah membuat Serie berlutut dalam duel simulasi, sebuah prestasi yang bahkan Lernen pun tak mampu mencapainya. Ketika profil-profil itu beredar dan Frieren menunjuk Gazelle serta Wehrlos, Sein diam-diam memperhatikan halaman tersebut, di mana daftar musuh tampak mencakup Gorilla. Sampulnya bergambar Löwe.

Internet menemukan glitch uang tak terbatas. Yamcha juga. Lagu R&B yang halus tentang uang paling mudah di dunia Dragon Ball dan satu pria yang terus membayarnya....

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....
Dalam Bab 138, berjudul "Pengkhianat," Serie berjalan melintasi Eiseberg sambil meratapi betapa lengkapnya Flamme telah dilupakan, sementara para penyihir mengetahui bahwa musuh mereka adalah Para Prajurit Bayangan. Saat berkas-berkas Lineal beredar, Sein melihat pria yang ia sebut Gorilla di antara daftar musuh.
Dalam Bab 138, Para Prajurit Bayangan ternyata adalah satuan kekaisaran yang dibubarkan dan kemudian menjadi kelompok pemberontak. Sense menjelaskan bahwa Kaisar sebelumnya membubarkan kelompok tersebut enam belas tahun lalu setelah komando mereka yang longgar membuat mereka menyimpang dari kehendak kekaisaran dan menumpas siapa pun yang mereka anggap sebagai penghalang.
Dalam Bab 138 Frieren, Frieren membandingkan Para Prajurit Bayangan dengan perannya sendiri ketika memimpin rombongannya dan menyimpulkan bahwa tingkat ancaman sepenuhnya bergantung pada sang komandan, sebuah posisi yang diisi oleh para prajurit hanya berdasarkan kesetiaan semata.
Dalam Bab 138, Serie berkabung di hadapan patung kasar Flamme yang menunjukkan bahwa jasa-jasa wanita itu bagi Kekaisaran telah lenyap dari ingatan publik. Akibatnya, Serie kini menjadi satu-satunya orang yang masih mengenang senyum dan kerinduan masa muda Flamme.
Dalam Bab 138 Frieren, berkas-berkas tersebut merupakan karya Lineal, seorang penyihir yang begitu perkasa hingga pernah memaksa Serie bertekuk lutut dalam duel tiruan, suatu prestasi yang bahkan Lernen pun tak pernah mampu lakukan.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 138? Wiki Frieren di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Frieren: Beyond Journey's End. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.