
Pada malam menjelang pesta dansa kerajaan, Serie dan para pengawalnya menyelesaikan rencana mereka, saling melempar candaan tentang rambut, korset, serta watak Himmel yang sulit diatur. Serie dengan tenang mengungkapkan alasan ia memilih para penyihir tersebut: masing-masing meminta kekuatan yang sejatinya tidak memberi kekuatan apa pun, sifat yang menurutnya justru memungkinkan mereka meraih masa depan di luar jangkauannya sendiri.
Saat memberi pengarahan kepada para pengawal Serie mengenai pesta malam itu, Sense memastikan bahwa mereka memiliki undangan resmi dan boleh bergerak bebas, meski Land dan Himmel diminta tetap bersiap setelah insiden mereka dengan Pasukan Khusus Sihir. Ketika Land memprotes dipasangkan dengan Himmel yang sembrono, Serie balik berkomentar bahwa ia pasti akan menolak tugas itu jika ditugaskan bersama orang lain, dan bersikeras bahwa keduanya justru lebih cocok daripada yang ia bayangkan, seraya memintanya untuk menjaga agar Serie tetap terkendali. Di dekat situ, Stark dan Sein bersiap menghadiri gala; ternyata suasana muram Sein hanya berkisar pada pertanyaan apakah wanita-wanita cantik akan hadir.
Sementara Sense mengikat korset Fern sekencang yang memungkinkan untuk bertarung, Serie menyindir Frieren karena harus dibantu muridnya untuk menata rambut, dan kedua peri itu saling lempar kata-kata tajam hingga Frieren secara blak-blakan mendoakan kematiannya. Serie mengungkapkan bahwa membawa rombongan ini masuk adalah murni ide Sense, dan Frieren boleh pergi kapan saja sesuka hatinya, lalu mendesaknya apakah Frieren bisa membayangkan masa depan tanpa Serie di dalamnya. Frieren membalikkan pertanyaan itu, menanyakan dunia seperti apa yang Serie bayangkan dan di mana posisinya sendiri nanti, namun Serie hanya mengalihkan pembicaraan saat Fern, yang kini sudah berpakaian, mengambil alih urusan menata rambut mentornya.
Beralih ke Sense, Serie ditanya mengapa ia memilih para penyihir kelas satu ini ketimbang opsi yang lebih kuat seperti Lernen yang telah diasingkan. Ia pun menceritakan berkah yang masing-masing klaim saat meraih predikat tersebut: Land memohon cara untuk menemukan sisa-sisa jenazah keluarganya, Himmel ingin menemukan saudari perempuannya, Fern meminta mantera pencuci pakaian yang sederhana, Falsch meminta kekuatan meniru suara Serie, dan Sense memohon anugerah tidur nyenyak setelah mengambil nyawa.
Setiap dari mereka, demikian pendapat Serie, meminta sihir yang sama sekali tidak memberi kekuatan; dan para penyihir dengan pola pikir seperti itu kerap melampaui ekspektasinya, meraih masa depan yang bahkan tak sanggup ia bayangkan sendiri. Ia merahasiakan maksud sebenarnya, yakin mereka akan menentangnya, dan justru karena itulah ia memilih mereka. Dengan Himmel dan Land ditempatkan di luar dan persiapan selesai, Serie beserta rombongannya bergerak masuk ke ruang pesta sebagai satu kesatuan. Sampulnya menampilkan Fern, Sense, dan Frieren.

Internet menemukan glitch uang tak terbatas. Yamcha juga. Lagu R&B yang halus tentang uang paling mudah di dunia Dragon Ball dan satu pria yang terus membayarnya....

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....
Dalam Bab 140, berjudul "Ballroom," Serie dan para pengawalnya menuntaskan rencana mereka menjelang malam pesta istana, saling melempar cecapan tentang rambut, korset, dan watak Ubel. Serie dengan tenang mengungkapkan bahwa ia memilih para penyihirnya karena masing-masing meminta kekuatan yang tidak memberi kekuatan apa pun.
Dalam Bab 140 Frieren, Serie menjelaskan bahwa setiap penyihir pilihannya meminta sihir yang sama sekali tidak memberikan kekuatan. Ia meyakini bahwa sifat tersebut membuat mereka kerap melampaui harapannya dan meraih masa depan yang bahkan tak sanggup ia bayangkan sendiri.
Di Bab 140, Serie menceritakan bahwa Land memohon cara untuk menemukan jasad keluarganya, Ubel memohon cara untuk mencari adik perempuannya, Fern memohon mantera pencucian yang sederhana, Falsch memohon kekuatan untuk meniru suara Serie, dan Sense memohon karunia tidur nyenyak setelah mengambil nyawa.
Dalam Bab 140 Frieren, Serie menyindir Frieren karena harus meminta bantuan Fern untuk merapikan rambutnya, dan kedua peri itu saling lempar kata-kata tajam hingga Frieren secara blak-blakan mendoakan kematiannya. Serie juga mendesak Frieren apakah ia bisa membayangkan masa depan tanpa Serie di dalamnya.
Dalam Bab 140 Frieren, Land dan Ubel diperintahkan tetap bersiaga setelah insiden sebelumnya dengan Pasukan Khusus Sihir. Keduanya ditempatkan di luar ruangan, sementara Serie dan rombongan pengiringnya bergerak masuk ke ballroom.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 140? Wiki Frieren di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Frieren: Beyond Journey's End. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.