Kembali
Sampul resmi Bab 18
Sampul © Kanehito Yamada, Tsukasa Abe / Shogakukan. Bukan karya asli Daddy Jim Headquarters. Ditampilkan untuk tujuan komentar editorial dan ulasan.

Bab 18

Bab MangaBab 18

Pasukan Mayat Hidup adalah bab ke-18 dari manga Frieren dalam arket Aura sang Guillotine. Saat Granat menjelaskan Timbangan Ketaatan yang menakutkan, Frieren menghadapi barisan baju besi animasi milik Aura dan bertekad untuk tidak memberinya sedikit pun belas kasihan.

Arc: Aura si Algojo
Edisi: Edisi 42 (2020)
Halaman: 18
Volume: 3
Bab berikutnya: Bab 19
Tanggal Rilis: 16 September 2020
Judul bab: Pasukan Mayat Hidup
Bab sebelumnya: Bab 17
Judul bab (Romaji): Fushi no gunzei
Judul bab (Jepang): 不死の軍勢
Ukuran Teks

Ringkasan

Dibawa ke tempat aman dan disembuhkan oleh seorang pendeta, Graf Granat memaafkan Fern dan Stark karena telah menyerang Lügner, lalu menyadari bahwa peri di sisi mereka adalah Frieren dari Kelompok Pahlawan, kepada siapa keluarganya berhutang budi sejak pihaknya berhasil memukul mundur pasukan Aura beberapa generasi yang lalu. Di sebuah padang tandus di luar tembok kota, Frieren bertemu dengan Aura di tengah barisan baju besi animasinya, keduanya saling bertukar sapa setelah delapan puluh tahun berpisah. Frieren memintanya untuk menjauhi kota, dan Aura membalasnya dengan satu serangan yang dengan mudah ia hindari.

Ukuran Teks

Peristiwa Penting

Granat memaparkan akar dari dominasi Aura: Timbangan Ketaatan, yang menimbang jiwanya melawan jiwa lawan dan mengikat kemauan yang lebih lemah di bawah perintahnya selama yang ia inginkan, bahkan hingga melewati kematian. Selama lima abad bersama Tujuh Bijak Penghancur, belum pernah ada yang membuatnya kalah dalam pertarungan semacam itu, meski lawan yang lebih kuat bisa saja mengubah keadaan menjadi tidak menguntungkannya. Sementara itu, Frieren mengalahkan para mayat hidup dengan sihir negasi alih-alih kekuatan kasar, sambil menahan diri karena Himmel pernah menegurnya atas hal tersebut. Ketika Aura mencibir bahwa pahlawan yang sudah mati itu tak lagi bisa membantah, sindiran itu menyentuh titik sensitif, dan Frieren pun bertekad untuk menewaskannya tanpa sedikit pun belas kasihan.

Mr. Popo Took Your Girl

Lagu pilihan

Mr. Popo Took Your Girl

Daddy Jim Headquarters bikin R&B, sejauh ini kebanyakan Dragon Ball. Cobain deh.

Ukuran Teks

Catatan

Cara Aura menangani mereka yang menolak timbangannya adalah dengan memenggal kepala, yang menjadi asal mula julukannya yang suram. Beberapa dari baju-baju animasi itu adalah benda yang dikenal Frieren, dan salah satunya bahkan memakai kalung berlambang keluarga Granat. Bab ini, yang berjudul Fushi no gunzei, telah diadaptasi dalam episode kesembilan anime tersebut.

Bagikan sumber daya ini

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang terjadi di Frieren Bab 18?

Frieren Bab 18, berjudul Pasukan Mayat Hidup, termasuk dalam arka Aura sang Guillotine; Graf Granat menjelaskan Timbangan Ketaatan yang menakutkan sementara Frieren menghadapi barisan baju besi animasi karya Aura dan bertekad untuk tidak menunjukkan belas kasihan padanya.

Apa itu Timbangan Ketaatan dalam Frieren?

Diperkenalkan di Bab 18, Timbangan Ketaatan adalah akar dari dominasi Aura, sebuah kekuatan yang menimbang jiwanya melawan jiwa lawan dan mengikat kemauan yang lebih lemah pada perintahnya selama yang ia mau, bahkan setelah kematian.

Pernahkah Aura kalah dalam pertarungan dengan Timbangan Ketaatan?

Bab 18 mencatat bahwa selama lima abad di antara Tujuh Bijak Kehancuran, Aura belum pernah kalah dalam pertarungan semacam itu, meskipun musuh yang lebih kuat akan membuat keadaan berbalik melawannya.

Mengapa Aura disebut Aura sang Guillotine?

Seperti yang dijelaskan di Bab 18, julukan kelam Aura berasal dari cara ia memperlakukan mereka yang menolak timbangannya: ia memenggal kepala mereka.

Mengapa Frieren menahan diri saat menghadapi pasukan mayat hidup?

Di Bab 18, Frieren menundukkan pasukan mayat hidup dengan sihir negasi alih-alih kekuatan kasar, karena ia masih menahan diri sebab Himmel pernah menegurnya atas hal itu, hingga sindiran Aura bahwa pahlawan yang telah tiada kini tak bisa lagi membantah membuatnya tersinggung.

Sumber & Informasi

Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 18? Wiki Frieren di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.

Lihat di Fandom

Konten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Frieren: Beyond Journey's End. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.

Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:

  • Halaman film: visual kunci teatrikal, dikreditkan kepada Madhouse dan Aniplex.
  • Halaman game: ilustrasi promosi resmi, dikreditkan kepada penerbit berlisensi.
  • Halaman bab manga: sampul volume Shonen Sunday Comics, dikreditkan kepada Shogakukan, Kanehito Yamada, dan Tsukasa Abe.

Bantu Kami Menjaga Akurasi Wiki Ini

Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.