
Stark genap delapan belas tahun, dan rombongan bergegas mempersiapkan perayaan ulang tahun yang belum pernah dirayakan sebelumnya oleh prajurit muda itu. Di tengah ramuan pelarut pakaian, pencarian hadiah yang tepat, dan sepiring steak hamburger raksasa, makna di balik tradisi lama Eisen pun terungkap.
Dua puluh sembilan tahun setelah kematian Himmel, rombongan beristirahat di sebuah penginapan di Wilayah Appetit, tempat Frieren teringat bahwa hari ini adalah ulang tahun ke-18 Stark. Fern panik karena tidak memiliki hadiah, dan Frieren menawarkan ramuan yang dapat melarutkan pakaian, dengan alasan para pria menyukai hal-hal semacam itu; namun Fern justru langsung menuangkannya ke tubuh Frieren. Terpaksa mencari hadiah lain, Frieren menemukan secarik kertas dan mendapat ide.
Fern berangkat untuk mencari tahu apa yang diinginkan Stark, dan penduduk kota menceritakan banyak kebaikan kecilnya, mulai dari membantu seorang pedagang mendorong gerobak hingga membebaskan seekor kucing anak-anak yang terjebak. Ketika ia menemui Stark sedang menunjuk-nunjuk bentuk-bentuk kasar di awan, ia pun menyadari bahwa Frieren memang benar tentang dirinya. Namun demikian, ia tetap mengajak Stark untuk memilih hadiah. Stark mengaku tidak pernah menerima hadiah ulang tahun, bahkan dari keluarganya, karena kampung halamannya lebih menghargai para prajurit dan meremehkan mereka yang dianggap lemah.
Stark teringat kakaknya, Stoltz, petarung terhebat di desa dan satu-satunya orang yang sabar serta baik hati padanya, serta rasa malunya karena telah melarikan diri ketika Stoltz bertempur melawan iblis-iblis penyerbu. Fern berkata bahwa ia hanya mengenal sosok Stark yang berdiri dan bertarung, dan mereka pun memilih sebuah gelang. Kembali di penginapan, Frieren menyajikan steak hamburger raksasa berdasarkan resep yang diajarkan Eisen kepadanya. Eisen membuat hidangan itu setiap kali ulang tahun dan sepanjang perjalanan Kelompok Pahlawan sebagai ungkapan terima kasih kepada para prajurit, dengan definisi prajurit sebagai siapa saja yang memberikan yang terbaik dari dirinya. Stark teringat bagaimana Stoltz diam-diam memasakkan hidangan serupa untuknya sambil memintanya untuk tetap hidup, dan suasana hatinya pun membaik.
Rombongan merayakan ulang tahun ke-18 Stark. Hadiah berupa ramuan pelarut pakaian dari Frieren ditolak dan justru dituangkan ke tubuhnya sendiri. Fern mengetahui masa kecil Stark yang keras dan rasa bersalahnya karena melarikan diri saat serangan iblis yang ia hadapi bersama kakaknya, Stoltz. Fern membelikannya sebuah gelang. Frieren menyajikan steak hamburger khas Eisen, yang mengungkap makna tradisi tersebut sebagai wujud rasa syukur kepada para prajurit.
Eisen mendefinisikan prajurit sebagai siapa saja yang mengerahkan seluruh kemampuannya, itulah sebabnya ia menganggap seluruh Kelompok Pahlawan sebagai prajurit. Tradisi steak hamburger berasal dari wilayah Eisen sebagai ucapan terima kasih atas usaha dan kekuatan seorang prajurit. Kakak Stark, Stoltz, selalu mengenakan jubah putih bersih sebagai bukti bahwa ia tidak pernah terluka sedikit pun dalam pertempuran. Resep Eisen dan cara memasak Frieren dikembangkan lebih lanjut dalam spin-off non-kanonis Frieren in the Kitchen. Bab ini berlatar di sebuah desa di Wilayah Appetit.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Dalam Frieren Bab 26, Fern memberikan sebuah gelang kepada Stark untuk ulang tahunnya yang kedelapan belas, pilihan yang ia buat setelah mengetahui bahwa sebelumnya Stark belum pernah sekali pun dirayakan.
Frieren Bab 26, berjudul Hadiah untuk Seorang Prajurit, mengisahkan para anggota rombongan saat mereka merayakan ulang tahun kedelapan belas Stark. Di antara ramuan hadiah yang ditolak dan upaya mencari kado yang tepat, muncul makna di balik kebiasaan Eisen membuat steak hamburger.
Stoltz, yang diperkenalkan pada Bab 26, adalah kakak laki-laki Stark sekaligus petarung terhebat di desa prajurit mereka, serta satu-satunya orang yang sabar dan baik hati padanya. Stark menyimpan rasa bersalah karena telah melarikan diri ketika Stoltz menghadapi gerombolan iblis yang menyerang.
Bab 26 mengungkapkan bahwa Stark tidak pernah menerima hadiah ulang tahun, bahkan dari keluarganya sendiri, karena kampung halamannya lebih menghargai para prajurit dan meremehkan mereka yang dianggap lemah.
Pada Bab 26, Frieren menyajikan steak hamburger berukuran besar berdasarkan resep Eisen, sebuah tradisi khas daerahnya yang diberikan sebagai ungkapan terima kasih atas jerih payah seorang prajurit. Eisen mendefinisikan seorang prajurit sebagai siapa saja yang memberikan yang terbaik dari dirinya.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 26? Wiki Frieren di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Frieren: Beyond Journey's End. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.