
Tiga dekade setelah kematian Himmel, bab ketujuh puluh delapan mengepung rombongan Frieren di sebuah danau yang terkunci oleh badai sampai seorang penjaga feri menukar biaya penyeberangan dengan sebuah perburuan. Tugas itu menemukan buku harian sang pahlawan yang hilang di sebuah biara tertutup, dan si penjaga feri, tersentuh oleh betapa buku itu menyentuh hati Frieren, membiarkannya menyimpannya.
Tiga puluh tahun setelah kematian Himmel, rombongan Frieren terdampar di sebuah kota pelabuhan di tepi Danau Korridor. Hujan berlangsung hingga minggu kedua, dan si penjaga feri tidak mau mengambil risiko di tengah badai, sehingga mereka mencoba alternatif lain; angin kencang, luasnya danau, serta pegunungan yang menjulang membuat terbang maupun memutar danau menjadi mustahil, sehingga mereka pasrah menunggu musim berlalu. Begitu langit cerah, mereka kembali menemui si penjaga feri namun tidak memiliki ongkos. Alih-alih uang, ia meminta mereka mengambil memoar Himmel yang hilang, yang konon tersimpan di sebuah biara terlantar di sebuah pulau di balik suatu penghalang, dan Frieren menerima tugas itu meski ia terkejut dengan pilihan tempat persembunyian tersebut.
Di tengah perairan, Stark takjub bahwa danau itu tampak seperti lautan, dengan armada kapal meluncur berlalu, dan si penjaga feri menjelaskan hal itu sebagai puncak musim pelayaran, sambil menambahkan desas-desus keras tentang sebuah kota serba emas di utara yang belum pernah dicapai siapa pun yang dikenalnya. Mereka tiba di pulau itu, Frieren membuka penghalang tersebut, dan di dalam biara mereka menemukan patung Himmel dengan jurnalnya terletak di bawahnya. Ia memastikan tulisan tangannya benar-benar milik Himmel dan membaca kembali catatan-catatan sederhana sehari-hari itu.
Ditawari memoar itu sebagai pembayaran, si penjaga feri menolak, menganjurkan agar ia menyimpan barang yang jelas sangat berarti baginya dan bertaruh bahwa buku-buku lain akan cukup untuk menutupi biayanya. Dalam perjalanan pulang, seekor kraken menyerang feri dan kemungkinan besar berhasil dilumpuhkan oleh rombongan tersebut.
Rombongan Frieren melewati badai panjang di Danau Korridor, lalu menukar pencarian dengan ongkos penyeberangan, sepakat untuk mengambil kembali memoar Himmel yang hilang. Frieren menyingkirkan penghalang yang menjaga biara di sebuah pulau dan menemukan kembali buku harian itu. Si penjaga feri menolak menerimanya sebagai bayaran, membiarkan Frieren menyimpannya. Seekor kraken menyerang feri dalam perjalanan pulang.

Internet menemukan glitch uang tak terbatas. Yamcha juga. Lagu R&B yang halus tentang uang paling mudah di dunia Dragon Ball dan satu pria yang terus membayarnya....

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....
Bab 78, "Danau Korridor," membuat rombongan Frieren terdampar di sebuah danau yang terkunci akibat badai sampai seorang penjaga feri menukar penyeberangan dengan sebuah misi berburu. Misi tersebut menemukan buku harian Himmel yang hilang di sebuah biara pulau yang tersegel, dan sang penjaga perahu, tersentuh oleh bagaimana jurnal itu menggugah perasaan Frieren, membiarkannya menyimpan buku itu.
Pada Bab 78, badai berlangsung hingga minggu kedua dan sang penjaga feri tidak mau mengambil risiko untuk menyeberang, sementara angin ganas, luasnya danau, serta pegunungan di sekitarnya membuat mustahil untuk terbang melintas atau mengitari danau, sehingga rombongan pun pasrah menunggu hingga musim berlalu.
Pada Bab 78, alih-alih uang, sang penjaga feri meminta rombongan Frieren untuk mengambil kembali memoar Himmel yang hilang, yang konon tersimpan di sebuah biara terlantar di sebuah pulau yang tersegel oleh suatu penghalang.
Pada Bab 78, Frieren menyingkirkan penghalang yang menjaga sebuah biara pulau di Danau Korridor dan menemukan jurnal Himmel terletak di bawah patung dirinya, yang memastikan bahwa catatan-catatan sederhana sehari-hari itu ditulis dengan tulisan tangannya sendiri.
Pada Bab 78, sang penjaga feri menolak menerima memoar tersebut sebagai bayaran, ia justru menganjurkan agar Frieren menyimpan barang yang jelas sangat berarti baginya dan mempertaruhkan bahwa buku-buku lain yang berhasil ditemukan akan cukup untuk membayar jasanya.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 78: Danau Korridor? Wiki Frieren di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Frieren: Beyond Journey's End. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.