
Ibu tanpa nama dari Ayame dan Yuki Sohma adalah wanita dingin yang haus status yang memperlakukan putra-putranya sebagai alat untuk mencapai tujuan. Ia menyerahkan Yuki yang rapuh kepada Akito demi kenyamanan yang ia peroleh dan meremehkan Ayame yang berjiwa bebas, memperdalam keretakan di antara kedua putranya.
Ia memanjangkan rambutnya dan memiliki bentuk mata khas yang sama dengan kedua putranya. Pakaiannya berkisar pada busana kantor atau gaun formal panjang menyentuh lantai, dan ia jarang terlihat tanpa tas tangan di lengannya.
Sombong, angkuh, dan mementingkan diri sendiri, ia mengejar kekayaan dan kedudukan di atas segalanya, bahkan ketika itu mengorbankan anak-anaknya sendiri. Ia secara efektif menyerahkan Yuki kepada Akito karena Tikus diyakini paling dekat dengan Tuhan, menukarnya demi kehidupan yang lebih mudah dan tidak merasa bersalah karenanya. Ia memarahi Yuki karena tidak menikmati posisinya sebagai kesayangan kepala keluarga dan karena pilihan-pilihannya yang dianggap buruk, seolah buta terhadap, atau sengaja mengabaikan, kekerasan yang ia alami.
Penolakan Ayame untuk tunduk pada kendalinya membuatnya gelisah, dan ia pada gilirannya menggambarkan ibunya sebagai wanita yang mabuk kekuasaan. Ia terus-menerus mengeluh tentang kesulitannya sendiri dan menjadi kejam ketika ditentang, pernah menyarankan bahwa putra-putranya akan lebih baik tidak dilahirkan. Meski begitu, Ayame mengisyaratkan bahwa masih ada kepedulian yang terpendam di balik obsesinya, meskipun ia jarang mampu menunjukkannya.
Ia terlihat memukul Yuki kecil setelah ia menjauh dari Akito, dan ingatan Ayame menunjukkan bahwa momen seperti itu terjadi lebih dari sekali. Bertahun-tahun kemudian ia mengejutkan Yuki dan gurunya Mayuko pada pertemuan orang tua dan guru dengan mengumumkan bahwa ia telah memutuskan universitas mana yang akan dimasuki Yuki, bersikeras bahwa Yuki tidak dapat dipercaya untuk memilih dengan baik sendiri.
Ayame turun tangan membawa bunga dan berdebat dengannya sampai ia pergi dengan marah. Yuki mengikutinya dan mengatakan dengan jelas bahwa ia bermaksud memilih jalannya sendiri, dan setelah jeda ia mengalah, memperingatkannya agar tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Menjelang akhir cerita ada tanda-tanda kecil bahwa ia menghargai Yuki lebih dari sekadar alat, memberikan izin wali untuk ponselnya sambil dengan lembut mengatakan agar tidak menggunakannya secara berlebihan, sebuah momen yang menurut Yuki terasa hampir seperti keibuan.
Ibu Yuki Sohma adalah seorang wanita tanpa nama yang haus akan status dan memperlakukan putra-putranya sebagai alat untuk mencapai tujuan. Ia menyerahkan Yuki yang lemah kepada Akito demi kenyamanan yang diperolehnya, sehingga memperdalam keretakan antara kedua putranya.
Ibu Yuki tetap bersikap dingin dan mengontrol hampir sepanjang cerita, bahkan mengumumkan universitas mana yang harus ia masuki tanpa bertanya kepadanya. Namun pada akhirnya, ia menunjukkan tanda-tanda kecil melunak, dengan lembut memberi tahu Yuki agar tidak terlalu sering menggunakan ponselnya dalam sebuah momen yang ia gambarkan hampir seperti keibuan.
Ibu Yuki secara efektif menyerahkan putranya kepada Akito karena Tikus diyakini sebagai anggota Zodiak yang paling dekat dengan Dewa. Ia menukar putranya demi kehidupan yang lebih mudah dan nyaman di dalam keluarga dan tidak merasa bersalah karenanya.
Ibu Ayame dan Yuki adalah sosok yang sombong, angkuh, dan mementingkan diri sendiri, mengejar kekayaan dan status bahkan dengan mengorbankan anak-anaknya sendiri. Ia memarahi Yuki karena tidak menghargai posisinya sebagai kesayangan Akito sambil seolah-olah mengabaikan kekerasan yang dialaminya.
Penolakan Ayame untuk tunduk pada kendali ibunya membuat ibunya resah, dan ia menggambarkan ibunya sebagai wanita yang mabuk kekuasaan. Meski demikian, ia percaya bahwa di balik obsesinya masih tersisa kepedulian yang terpendam terhadap putra-putranya, meskipun jarang ia tunjukkan.
Ingin tahu lebih banyak tentang Ibu Ayame dan Yuki? Wiki Fruits Basket di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Fruits Basket. Fruits Basket diciptakan oleh Natsuki Takaya, diterbitkan oleh Hakusensha, dan dianimasikan oleh TMS Entertainment. Seluruh hak atas Fruits Basket dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.