Episode kedua puluh satu dari seri 2001 memperkenalkan Hiro Sohma, Kambing zodiak yang tajam lidah, yang kecemburuannya atas kedekatan Tohru dengan Kisa menyamarkan betapa kuatnya keinginannya untuk melindungi gadis yang ia pedulikan.
Dalam perjalanan menuju tempat kerja, Tohru berpapasan dengan Hiro, seorang anak laki-laki yang melontarkan kata-kata tajam seperti pisau dan membenci waktu Tohru bersama Kisa. Perilakunya yang ketus menyembunyikan rasa bersalah yang lebih dalam, dan begitu sindiran mereda, hari itu berubah menjadi pelajaran lembut tentang mengakui kesalahan sendiri dan peduli pada orang lain.
Hiro merebut buku catatan Tohru dari tasnya, membuatnya panik karena di dalamnya terdapat foto mendiang ibunya. Kyo, Momiji, dan Kisa bergabung dengannya untuk menghadapi sikap Hiro, dan setelah mengembalikan buku catatan itu, Hiro mengakui bahwa kecemburuannya berasal dari betapa dalamnya ia peduli pada Kisa. Saat kelompok itu menghabiskan waktu bersama, Kyo menjadi kesal melihat cara Hiro memperlakukan Tohru.
Akar perilaku Hiro pun terungkap: ia sangat menyayangi Kisa dan ingin melindunginya, menyalahkan dirinya sendiri karena gagal membelanya ketika Kisa dirundung di sekolah. Tohru mengajak anak-anak ke taman bermain dan mentraktir mereka crêpe dari kios terdekat, lalu mengangkat semangat Hiro dengan mengatakan bahwa dibutuhkan keberanian untuk mengakui kekurangan diri dan bahwa perhatiannya yang terus-menerus pada Kisa adalah sesuatu yang patut dibanggakan.
Episode ini mengambil dari bab tiga puluh tujuh dan tiga puluh delapan dan dibawakan dengan arahan bahasa Inggris oleh Justin Cook dengan naskah oleh Jeremy Carlile dan John Burgmeier, dibuka dengan For Fruits Basket dan ditutup dengan Chiisana Inori. Dalam manga, peristiwa ini terjadi setelah Kazuma mengungkapkan wujud asli Kyo kepada Tohru, menempatkannya pada titik yang berbeda dalam linimasa.
Episode ini memperkenalkan Hiro Sohma, kambing zodiak yang tajam lidah, yang rasa cemburunya atas kedekatan Tohru dengan Kisa menyamarkan betapa kuatnya keinginannya untuk melindunginya.
Hiro sangat menyayangi Kisa dan ingin melindunginya, dan rasa cemburunya berasal dari kepeduliannya yang mendalam terhadap Kisa, serta rasa bersalah karena gagal membela Kisa ketika ia dirundung di sekolah.
Hiro merebut buku catatan Tohru yang berisi foto mendiang ibunya, membuatnya panik hingga buku tersebut dikembalikan.
Tohru mengajak anak-anak ke taman bermain dan mentraktir mereka crepes, lalu memberi tahu Hiro bahwa dibutuhkan keberanian untuk mengakui kekurangannya sendiri dan bahwa perhatiannya yang terus-menerus kepada Kisa adalah sesuatu yang patut dibanggakan.
Episode ini mengadaptasi bab 37 dan 38, dengan arahan bahasa Inggris oleh Justin Cook serta naskah oleh Jeremy Carlile dan John Burgmeier.
Ingin tahu lebih banyak tentang Anak Laki-laki Sofis Telah Menangkap Sang Pangeran? Wiki Fruits Basket di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Fruits Basket. Fruits Basket diciptakan oleh Natsuki Takaya, diterbitkan oleh Hakusensha, dan dianimasikan oleh TMS Entertainment. Seluruh hak atas Fruits Basket dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.