Episode kedua puluh Brotherhood mempertemukan kembali Edward dengan ayah yang ia benci di makam Trisha. Dorongan hati-hati Hohenheim menuntun kedua bersaudara untuk menggali kebenaran yang menyakitkan, yang secara tak terduga membuka kembali harapan untuk mengembalikan Alphonse ke tubuhnya sendiri.
Sebagai episode kedua puluh dalam seri Brotherhood, bab yang tenang ini membawa Van Hohenheim kembali ke kehidupan putra-putranya hanya cukup lama untuk menanamkan sebuah gagasan penting. Pertanyaan-pertanyaan tajamnya tentang transmutasi yang gagal mendorong Edward untuk menggali makhluk terkubur yang telah ia takuti selama bertahun-tahun, dan penemuan bahwa makhluk itu bukanlah ibu mereka mengubah sumber kengerian menjadi mercusuar harapan bagi pemulihan Alphonse.
Bertemu Edward di makam Trisha, Hohenheim menembus alasan-alasan putranya dan menyebutkan alasan sebenarnya ia membakar rumah itu, untuk mengubur rasa bersalahnya dan melarikan diri dari rasa sakit, sebelum anak laki-laki yang marah itu pergi dengan gusar. Malam itu Hohenheim bertanya kepada Pinako apakah rambut dan mata makhluk hasil transmutasi itu cocok dengan Trisha, sebuah pertanyaan yang sengaja ia ajukan karena tahu Edward menguping. Di Pusat, Alphonse menjelaskan kepada Ling, Lan Fan, dan Winry bahwa rune darahnya menopangnya tetapi jiwa dan baju zirahnya dapat saling menolak kapan saja, sebuah pengakuan yang membuat Winry sedih. Setelah mimpi buruk di mana Truth mengejeknya, Edward bergabung dengan Pinako di wisma yang hancur untuk menggali sisa-sisa itu, dan rambut hitam pekat serta tulang yang tidak cocok membuktikan bahwa makhluk itu sama sekali bukan Trisha. Jatuh berlutut, Edward tertawa lega, menyadari bahwa jika kebangkitan benar-benar mustahil, maka Alphonse dapat dikembalikan ke tubuh aslinya daripada membutuhkan tubuh yang baru. Ia menelepon Izumi untuk memastikan bahwa anak hasil transmutasinya sendiri juga bukan miliknya, kemudian pergi ke Pusat, memperbaiki saudaranya yang babak belur, dan menelusuri kenangan masa kecil bersamanya. Mengingat penglihatan di Gerbang, Alphonse memahami bahwa sosok yang memanggilnya adalah tubuhnya sendiri, yang masih menunggu untuk ditarik kembali keluar, dan kedua bersaudara itu memperbarui sumpah mereka untuk memulihkan diri. Sebelum pergi, Edward membawa permintaan maaf terakhir Trisha, yang dipercayakan kepadanya oleh Pinako, untuk disampaikan kepada Hohenheim jika mereka bertemu lagi.
Episode ini mengadaptasi tiga bab, dan Lingkaran Transmutasi Nasional memenuhi latar kartu judulnya. Sebagian besar pertengkaran main-main antara Edward dan ayahnya dipangkas, menunda sekilas pertama sisi Hohenheim yang lebih hangat dan humoris. Keputusannya untuk membahas Trisha palsu hanya setelah ia merasakan Edward mendengarkan adalah dorongan yang disengaja dan kebapakan menuju kesadaran bahwa kedua bersaudara itu dapat memperoleh kembali tubuh mereka, karena membahasnya secara langsung hanya akan membuat anak yang keras kepala itu mengabaikannya.
Dalam Episode 20, Van Hohenheim menemui Edward di makam Trisha Elric dan mendorongnya untuk menggali kembali transmutasi gagal yang telah ia kubur selama bertahun-tahun, yang mengarah pada penemuan yang membuka kembali harapan untuk mengembalikan Alphonse ke tubuh aslinya.
Ketika Edward dan Pinako menggali sisa-sisa di wisma keluarga Elric yang hancur, rambut hitam legam dan tulang-belulang yang tidak serasi membuktikan bahwa makhluk yang tercipta selama transmutasi yang gagal itu sebenarnya bukanlah ibu mereka, Trisha.
Menyadari bahwa kebangkitan manusia benar-benar mustahil, Edward memahami bahwa tubuh asli Alphonse pasti masih ada di suatu tempat dan berpotensi dapat dipulihkan, bukan harus membangun tubuh yang sepenuhnya baru untuk saudaranya.
Alphonse menjelaskan bahwa rune darahnya mempertahankan hubungan jiwanya dengan baju zirahnya, tetapi memperingatkan bahwa jiwanya dan zirah tersebut dapat saling menolak kapan saja, sebuah pengakuan yang membuat Winry sedih.
Sebelum pergi, Edward setuju untuk membawa permintaan maaf terakhir Trisha, yang dititipkan kepadanya oleh Pinako, untuk disampaikan kepada Hohenheim jika keduanya bertemu lagi.
Ingin tahu lebih banyak tentang Ayah di Hadapan Makam? Wiki Fullmetal Alchemist di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Fullmetal Alchemist. Fullmetal Alchemist diciptakan oleh Hiromu Arakawa, diterbitkan oleh Square Enix, dan dianimasikan oleh Bones. Seluruh hak atas Fullmetal Alchemist dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.