
Wasuke Itadori adalah kakek yang membesarkan Yuji dan ayah dari Jin Itadori. Permohonan terakhirnya, agar cucunya menggunakan kekuatannya untuk membantu orang lain dan tidak pernah mati sendirian, menjadi kompas moral yang menuntun Yuji sepanjang seri ini.
Dalam masa-masa terakhir hidupnya, Wasuke tampak sebagai seorang lansia yang terbaring di ranjang, wajahnya penuh kerutan dalam, rambut pendeknya telah memutih, dan matanya berwarna hijau pucat. Sebagian besar ciri fisiknya turun kepada Yuji, yang jelas mirip dengannya. Selama dirawat di rumah sakit, ia mengenakan baju pasien berwarna biru muda.
Di dalam hatinya, Wasuke adalah sosok yang murah hati dan protektif, orang yang menanamkan pada Yuji kebiasaan peduli terhadap sesama. Namun, sifat lembut itu tersimpan di balik ketajaman sikapnya yang terkenal. Ia bisa bersikap keras kepala dan cepat marah, bahkan memarahi Yuji hanya karena kebaikan kunjungan harian dan hadiah bunga. Sifat kasarnya membuat kebanyakan orang menjauh darinya, itulah sebabnya ia memperingatkan cucunya untuk selalu dikelilingi teman-teman agar tidak menghadapi akhir hayat dalam kesepian. Meski terkesan galak, kasih sayangnya pada Yuji sangat mendalam.

Naruto vs Luffy dengan twist yang tak diminta siapa pun: Luffy menggelitik Hinata di kencan, dan dia… agak suka. Kami bedah seluruh pertarungan dan berani pilih pemenang....

Tidak ada wanita di Namek. Itu bukan sebuah kelalaian, itu murni biologi. Alasan kami memberikan Piccolo satu-satunya hal yang mustahil bagi spesiesnya, dan kenapa genrenya harus trap soul....
Pada Maret 2003, Wasuke berada di sebuah rumah sakit di Sendai bersama putranya, Jin, yang sedang menggendong bayi baru lahir, Yuji. Ia curiga pada ibu bayi, Kaori, dan mendesak Jin untuk memutuskan hubungan dengannya, namun percakapan itu terputus saat Kaori masuk ke ruangan. Ia kemudian membesarkan Yuji hingga sebagian besar masa kecilnya, pindah ke sebuah kota kecil untuk bekerja, lalu kembali ke Sendai ketika Yuji berusia sekitar enam atau tujuh tahun. Seorang teman dari kota tersebut kemudian meninggal, dan mereka berdua menghadiri pemakamannya bersama.
Setelah didiagnosis menderita kanker paru-paru, Wasuke menolak menjalani pengobatan dini karena tak ingin menanggung efek samping yang berat, sehingga dokter mulai membicarakan kemungkinan eutanasia. Pada Juni 2018, saat dikunjungi di jam-jam terakhirnya, ia mulai mengungkap sesuatu tentang orang tua Yuji, tetapi Yuji memotong pembicaraannya dan menyuruhnya berhenti berpura-pura. Sebelum wafat, ia menyebut Yuji anak yang kuat, meminta agar ia membantu orang lain kapan pun memungkinkan, dan menegaskannya untuk tidak mengulangi kesalahannya sendiri, meninggal tanpa ada siapa pun di sisi. Jenazahnya kemudian dimakamkan dengan kremasi, dan Yuji mengumpulkan abunya ke dalam sebuah guci. Sebagai pria biasa, ia tidak memiliki kemampuan jujutsu, meski sempat mengajari Yuji beberapa dasar bela diri. Belakangan terungkap bahwa ia adalah reinkarnasi dari roh kutukan Sukuna kembar yang ditelan di dalam rahim.
Wasuke Itadori, kakek yang membesarkan Yuji, didiagnosis menderita kanker paru-paru dan memilih menolak pengobatan dini karena tak sanggup menanggung efek sampingnya yang sangat berat. Ia meninggal pada Juni 2018, dan jenazahnya kemudian dikremasi, dengan Yuji mengumpulkan abunya ke dalam sebuah guci.
Ya, belakangan terungkap bahwa Wasuke Itadori adalah reinkarnasi dari salah satu Sukuna kembar yang ditelan di dalam rahim. Selebihnya, ia hanyalah seorang pria biasa tanpa kemampuan jujutsu apa pun.
Sebagai pria biasa, Wasuke Itadori tidak memiliki kemampuan jujutsu sendiri, meskipun ia sempat mewariskan beberapa dasar ilmu bela diri kepada Yuji. Arti pentingnya terletak pada cara ia membesarkan Yuji dan membentuk kompas moral sang anak.
Sebelum meninggal, Wasuke Itadori menyebut Yuji sebagai anak yang kuat, memintanya untuk membantu orang lain kapan pun memungkinkan, dan menekannya agar tidak mengulangi kesalahannya sendiri, meninggal tanpa ada siapa pun di sisi. Permohonan di ranjang mati itulah yang kemudian menjadi kompas moral yang menuntun Yuji sepanjang seri.
Wasuke Itadori adalah ayah dari Jin Itadori dan telah membesarkan cucunya, Yuji, hingga sebagian besar masa kecilnya. Ia menanamkan pada Yuji kebiasaan peduli terhadap sesama, meski di luar tampak keras dan mudah tersinggung.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Wasuke Itadori? Wiki Jujutsu Kaisen di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Jujutsu Kaisen. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.