Kokuō, yang lebih dikenal sebagai Ekor Lima, adalah salah satu dari sembilan bijū yang terpecah dari chakra Ekor Sepuluh oleh Petapa Enam Jalan. Seekor kuda yang bermahkota kepala lumba-lumba, ia terakhir terikat di dalam Han dari Iwagakure.
Kokuō berwujud kuda putih yang menyatu dengan kepala lumba-lumba. Tanduk panjang dan runcing menjulang dari kepalanya, disertai serangkaian tanduk lebih pendek di bagian depan, tiga dalam manga dan dua dalam anime. Ujung tanduk, kuku, dan ekornya berwarna cokelat muda, dengan bercak senada yang mendahului bagian cokelat tersebut, dan tanda kemerahan berada di bawah mata biru kehijauannya yang pekat. Pada masa-masa awal keberadaannya ia jauh lebih kecil, dan tanduknya belum tumbuh hingga panjang penuh.
Pendiam dan bertutur lembut, Kokuō jarang banyak bicara, dan ketika merujuk pada dirinya sendiri ia menggunakan kata ganti kuno yang formal yang memberi kesan sopan pada ucapannya. Di balik keheningannya, ia memiliki kebanggaan sejati sebagai bijū dan merasa sakit ketika direduksi menjadi boneka yang dikendalikan selama Perang Dunia Shinobi Keempat. Begitu pertempuran berakhir, ia menyatakan keinginannya untuk menyepi ke hutan dan hidup terpisah, pilihan yang menggambarkannya sebagai makhluk pencinta damai tanpa selera untuk konflik lebih lanjut.
Tekad Kokuō luar biasa, dan ia satu-satunya di antara para bijū yang tertangkap yang sempat melepaskan diri dari cengkeraman Tobi untuk menyerangnya. Tubuhnya memiliki kekuatan yang sangat besar, dan ia bertarung dengan tanduknya, menyeruduk dengan kekuatan yang cukup untuk melemparkan Ekor Delapan hingga jarak yang jauh. Sebagai bijū ia menyimpan cadangan chakra yang sangat besar beserta penyembuhan yang ampuh, memulihkan luka pada dirinya dan orang lain dalam hitungan detik, dan pada dasarnya ia abadi, kembali dalam wujud yang lebih muda setiap kali terbunuh. Ia dapat membentuk Bola Bijū, dan dengan memadukan chakra air dan api ia menghasilkan Elemen Uap, meningkatkan chakranya hingga suhu yang membakar. Kekuatan itu mendasari teknik berbasis uap yang memberikan kekuatan fisik yang menghancurkan, memenuhi penggunanya dengan uap yang mengepul.
Kisahnya merentang kembali ke hari-hari terakhir Hagoromo Ōtsutsuki, yang membagi chakra Ekor Sepuluh menjadi sembilan makhluk bernama dan meramalkan bahwa mereka suatu hari akan bersatu kembali dan bertemu dengan orang yang ditakdirkan untuk mengajarkan mereka kekuatan sejati. Generasi kemudian, Hashirama Senju menyerahkan Kokuō dan Son Gokū kepada Iwagakure sebagai isyarat niat baik, dan bijū itu akhirnya disegel di dalam Han sebelum Akatsuki merenggutnya. Selama perang besar ia dipaksa menjadi senjata Tobi, namun ia memperkenalkan diri kepada Naruto di dalam lapisan kesadaran bersama para bijū yang lebih dalam dan kemudian menegaskan bahwa dialah anak yang dibicarakan Petapa. Akhirnya terbebas setelah kekalahan Kaguya, ia meminjamkan kekuatannya kepada Naruto dan memilih pengasingan, dan di era baru ia menolak mencari perlindungan manusia melawan Urashiki, masih waspada akan direbut dan dieksploitasi sekali lagi.
Kokuō, juga dikenal sebagai Ekor Lima, adalah salah satu dari sembilan bijuu yang diciptakan ketika Petapa Enam Jalan membagi chakra Ekor Sepuluh. Ia berwujud kuda putih yang menyatu dengan kepala lumba-lumba dan terakhir disegel di dalam Han dari Hidden Stone.
Han dari Hidden Stone Village adalah jinchuriki dari Kokuo, Ekor Lima. Hashirama Senju awalnya memberikan Kokuo kepada Hidden Stone sebagai isyarat niat baik sebelum ia disegel di dalam tubuh Han.
Kokuo berwujud kuda putih yang menyatu dengan kepala lumba-lumba, dengan tanduk panjang dan runcing serta warna cokelat muda di ujung tanduk, kuku, dan ekornya. Matanya berwarna biru-hijau tua dengan tanda kemerahan di bawahnya.
Kokuo memiliki cadangan chakra yang sangat besar dan penyembuhan yang kuat, mampu menyembuhkan luka dalam hitungan detik dan kembali dalam wujud yang lebih muda bahkan setelah terbunuh. Ia dapat membentuk Tailed Beast Ball dan menghasilkan Boil Release dengan menggabungkan chakra air dan api, yang memberikan teknik berbasis uap dengan kekuatan fisik yang menghancurkan.
Kokuo diberikan kepada Hidden Stone oleh Hashirama Senju sebagai isyarat niat baik dan akhirnya disegel di dalam Han sebelum Akatsuki mengekstraksinya. Selama Perang Dunia Shinobi Keempat, ia dipaksa menjadi senjata Tobi hingga kelompok Naruto Uzumaki membebaskannya setelah kekalahan Kaguya.
Mencari info lebih lanjut soal Kokuō? Naruto Wiki di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan serial anime Naruto, manga, dan materi resmi. Referensi episode dan bab dikutip jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.