
Chiya mengabdi kepada suku Shandia sebagai Pantri mereka, sebuah jabatan keimaman, lebih dari empat abad yang lalu di pulau Jaya. Kematiannya akibat Tree Fever, dan pengorbanan putus asa yang ia serukan di jam-jam terakhirnya, meninggalkan bekas dalam sejarah rakyatnya.
Usia telah membuat wajah Chiya yang kecokelatan berkerut dalam pada saat kematiannya, dan terlihat celah di tempat satu giginya hilang. Tebal dan putih, baik rambut maupun jenggot lebatnya membingkai wajahnya. Tree Fever yang merenggutnya telah menyebarkan bercak-bercak hijau di sisi kiri wajahnya.
Menyandang peringkat keimaman Pantri di antara Shandia menandainya sebagai sosok yang dianggap bijaksana. Namun, saat penyakit menguasainya, pemikirannya menjadi suram dan penuh ketakutan: yakin bahwa penyakit itu adalah hukuman yang diturunkan oleh para dewa, ia menuntut agar sebuah nyawa dikorbankan untuk memenangkan pengampunan mereka.
Kira-kira empat ratus tahun sebelum masa sekarang, Pantri pada era itu menjadi korban Tree Fever. Tergelincir ke dalam delirium menjelang akhir, Chiya memerintahkan sukunya untuk menghukum mati Mousse, percaya bahwa tindakan itu akan mengangkat apa yang ia lihat sebagai kutukan ilahi dan memulihkan kesehatan rakyatnya. Ia tidak selamat dari penyakit tersebut.
Chiya adalah Pantri, sebuah jabatan kependetaan, yang melayani suku Shandia di pulau Jaya lebih dari empat ratus tahun sebelum cerita masa kini.
Chiya meninggal setelah terjangkit Tree Fever, penyakit yang menyebarkan bercak hijau di sisi kiri wajahnya sebelum merenggut nyawanya.
Saat Tree Fever membuatnya mengigau, Chiya memerintahkan sukunya untuk menghukum mati Mousse, karena percaya pengorbanan itu akan mengangkat apa yang ia anggap sebagai kutukan ilahi dan menyembuhkan penyakit tersebut.
Chiya meyakini bahwa Tree Fever adalah hukuman yang diturunkan oleh para dewa, yang membuatnya menuntut pengorbanan manusia di jam-jam terakhirnya.
Chiya adalah seorang pria lanjut usia dengan wajah kecokelatan yang sangat berkerut, gigi yang hilang, serta rambut dan janggut putih yang lebat, dan Tree Fever meninggalkan bercak-bercak hijau di sisi kiri wajahnya.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Chiya? Wiki One Piece di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi One Piece. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.