Sage Gode adalah salah satu dari tiga pendeta Birkan yang tinggal di Skypiea untuk mengabdi kepada dewa yang mengangkat dirinya sendiri, Enel. Dikenal karena pikirannya yang tajam, ia memberikan prakiraan yang diperhitungkan tentang hasil pertempuran sebelum Enel berbalik melawan pengikutnya sendiri.
Seperti sesama Birkan lainnya, Gode memiliki sayap di punggungnya. Jenggot hitam panjang dan lebat serasi dengan rambut gelap di kepalanya, dan gelang-gelang kuning melingkari lengannya. Ia sering terlihat dengan sebuah buku terselip di bawah salah satu lengannya.
Gode adalah seorang pemikir yang berbakat dalam perhitungan dan pembentukan teori. Ketika Enel mendesaknya untuk memprediksi bagaimana bentrokan antara God's Army dan Shandia akan berlangsung, Gode memikirkannya secara mendalam dan menghasilkan proyeksi yang masuk akal dan beralasan kuat yang didukung oleh bukti.
Gode ikut serta dalam pertemuan Enel dan para pendetanya bersama para pendeta lainnya. Di sana ia menghitung dan memberikan jawaban yang terukur mengenai pertarungan mendatang antara prajurit God's dan Shandia. Ia bereaksi dengan terkejut setelah mengetahui kekalahan Shura. Kemudian, Enel mengarahkan kekuatannya kepada Gode dan para pendeta lainnya, meratakan God's Shrine dalam prosesnya, dan ketiganya ditemukan tergeletak di tanah, tidak sadarkan diri dan terbakar parah.
Sage Gode adalah salah satu dari tiga pendeta Birkan yang tinggal di Skypiea untuk mengabdi kepada Enel yang menyebut dirinya dewa. Ia dikenal karena kecerdasannya yang tajam dan prediksi pertempuran yang penuh perhitungan.
Gode berperan sebagai pemikir strategis bagi kependetaan Enel, berbakat dalam perhitungan dan pembentukan teori. Ketika Enel memintanya untuk memprediksi hasil bentrokan antara God's Army dan Shandia, Gode menghasilkan proyeksi yang terukur dan bernalar dengan baik.
Enel akhirnya mengarahkan kekuatannya kepada Gode dan rohaniwan lainnya, sekaligus meratakan Kuil God dalam prosesnya. Ketiganya ditemukan tergeletak di tanah, tidak sadarkan diri dan mengalami luka bakar parah.
Seperti sesama Birkans, Gode memiliki sayap di punggungnya, janggut hitam panjang dan lebat yang serasi dengan rambut gelapnya, serta gelang-gelang kuning yang melingkari lengannya. Ia sering terlihat membawa sebuah buku di bawah salah satu lengannya.
Gode bereaksi dengan terkejut setelah mengetahui bahwa Shura telah dikalahkan, padahal sebelumnya ia memberikan prediksi yang percaya diri dan penuh perhitungan tentang pertempuran antara God's Army dan Shandia.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Gode? Wiki One Piece di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi One Piece. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.