Fuka adalah ghoul yang sempat dikurung di dalam Cochlea hingga Ken Kaneki membobol penjara tersebut selama Penyerbuan Cochlea Ketiga. Dibebaskan oleh pria yang dirumorkan sebagai pembebas para ghoul, ia mengabdikan diri kepada Kaneki dan naik pangkat di dalam Goat, meski jalannya berakhir dengan kematian.
Fuka menata rambut hitamnya dengan gaya mohawk yang bagian depannya menjuntai di atas dahi, dan pipi cekung yang tirus memberi wajahnya kesan kurus. Ia mengenakan jaket pucat beritsleting yang ditandai sepasang garis hitam yang membentang di setiap bahu dan lengan bawah. Selama masa tahanannya di Cochlea ia mengenakan seragam tahanan standar dan membiarkan rambutnya tumbuh panjang.
Sedikit catatan tentang kehidupan batinnya. Yang menonjol adalah pengabdiannya kepada Raja Bermata Satu yang baru, kesetiaan yang berakar pada rasa terima kasih kepada ghoul yang membebaskannya dari penjara dan pada keyakinan bahwa sosok tersebut adalah penyelamat yang dijanjikan bagi kaum mereka.
Selama Penyerbuan Cochlea Ketiga, Fuka menyeret dirinya keluar dari selnya setelah Kaneki membuka pintu-pintu penjara. Setelah itu ia memimpin sekelompok ghoul menghadap Raja Bermata Satu dan memerintahkan mereka untuk membungkuk, yang mereka lakukan tanpa ragu. Ketika Furuta memisahkan diri dan meninggalkan Kaneki, Fuka bertanya dengan lantang apakah harus mengejar dan menghabisinya, tetapi Kaneki menilai Furuta lebih berguna dalam keadaan hidup daripada mati. Sebagai ghoul, Fuka memiliki kekuatan fisik yang meningkat dan kagune tipe koukaku yang kuat.
Fuka adalah ghoul yang sempat dipenjara di Cochlea hingga Ken Kaneki membebaskannya selama Penyerbuan Cochlea Ketiga, setelah itu ia bersumpah setia kepada Kaneki dan naik pangkat di dalam Goat.
Fuka memiliki kekuatan fisik yang meningkat sebagai ghoul dan menggunakan kagune tipe koukaku yang kuat dengan peringkat S.
Selama Penyerbuan Cochlea Ketiga, Fuka melarikan diri dari selnya setelah Kaneki merobek penjara, kemudian memimpin sekelompok ghoul yang dibebaskan ke hadapan Kaneki sebagai One-Eyed King yang baru dan memerintahkan mereka untuk membungkuk.
Fuka menata rambut hitamnya dengan gaya mohawk dengan bagian depan menjuntai di atas alis, memiliki pipi cekung, dan mengenakan jaket pucat beritsleting yang ditandai garis-garis hitam di bahu dan lengan bawah.
Ketika Furuta memisahkan diri dan meninggalkan Kaneki, Fuka sempat bertanya dengan lantang apakah harus mengejarnya dan menghabisinya, tetapi Kaneki menilai Furuta lebih berguna dalam keadaan hidup daripada mati.
Ingin tahu lebih banyak tentang Fuka? Wiki Tokyo Ghoul di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Tokyo Ghoul. Tokyo Ghoul diciptakan oleh Sui Ishida, diterbitkan oleh Shueisha, dan dianimasikan oleh Studio Pierrot. Seluruh hak atas Tokyo Ghoul dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.