
Bab ketiga puluh delapan dari Tokyo Ghoul mengubah perjamuan Gourmet menjadi pertarungan untuk bertahan hidup. Saat si tukang jagal Taro menebas satu tamu dan memburu tamu lainnya, Kaneki mengetahui bahwa tubuh ghoul-nya kebal terhadap gergaji, mendorong Taro untuk mengeluarkan senjata yang jauh lebih mematikan.
Para tawanan bertekad untuk menjatuhkan si tukang jagal Taro, tetapi Kobachi tewas ketika lengannya yang terputus dilemparkan ke kerumunan penonton. Kaneki mencoba melindungi Ami dengan menyuruhnya tetap di belakangnya, namun Ami justru menendangnya ke kaki Taro, menyatakan bahwa jika ia benar-benar ingin melindunginya, ia harus mati sebagai umpan. Taro kemudian mengejar Ami, yang ternyata sangat cepat meskipun bertubuh besar.
Terungkap bahwa kopi yang disajikan sebelumnya telah diracuni, menguras kekuatan di kaki Ami. Taro memanfaatkan kesempatan untuk membantingnya ke lantai, hanya untuk ditarik menjauh oleh Kaneki. Ketika ia mencoba menggergaji lengan Kaneki, bilah gergaji tidak menimbulkan luka, karena Kaneki adalah seorang ghoul.
Tak gentar, Taro membuka sebuah koper dan mengeluarkan quinque gergaji besi berukuran besar, membuat Kaneki terkejut.
Kobachi dibunuh oleh Taro, dan Ami mengkhianati Kaneki dengan menjadikannya umpan sebelum kopi beracun melumpuhkan pelariannya. Ketahanan tubuh ghoul Kaneki menghentikan gergaji biasa milik Taro sepenuhnya.
Taro meningkatkan ancaman dengan mengeluarkan quinque gergaji besi, senjata anti-ghoul yang sesungguhnya, sehingga mempertaruhkan pertarungan ke tingkat yang lebih tinggi.
Bab ini mengungkap kekejaman para pelanggan Restoran Ghoul dan kesediaan Ami untuk mengorbankan orang lain. Pengenalan quinque menandai titik di mana kelangsungan hidup Kaneki tidak lagi dapat hanya mengandalkan ketangguhan semata.
Bab 38 menampilkan Taro si tukang rongsokan membunuh Kobachi dan menyerang Ami sebelum Kaneki turun tangan, hanya untuk mengetahui bahwa tubuh ghoul-nya kebal terhadap gergaji biasa, sehingga mendorong Taro untuk mengeluarkan quinque gergaji besi sebagai gantinya.
Kobachi dibunuh oleh scrapper Taro di Bab 38, dan lengannya yang terputus dilemparkan ke kerumunan penonton di Ghoul Restaurant.
Ketika Kaneki mencoba melindungi Ami dari Taro, Ami justru menendangnya ke arah Taro dan mengatakan kepadanya bahwa jika ia benar-benar ingin melindunginya, ia harus mati sebagai pengalih perhatian, yang mengungkapkan kesediaannya untuk mengorbankannya demi bertahan hidup.
Ketika Taro mencoba menggergaji lengan Kaneki, bilahnya sama sekali tidak menimbulkan luka, karena tubuh Kaneki memiliki daya tahan seorang ghoul bukan manusia.
Setelah gergaji biasanya gagal melukai Kaneki, Taro membuka sebuah koper dan mengeluarkan quinque gergaji besi, senjata anti-ghoul yang sesungguhnya yang meningkatkan taruhan pertarungan tersebut.
Ingin tahu lebih banyak tentang Bab 38: Pembongkaran? Wiki Tokyo Ghoul di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Tokyo Ghoul. Tokyo Ghoul diciptakan oleh Sui Ishida, diterbitkan oleh Shueisha, dan dianimasikan oleh Studio Pierrot. Seluruh hak atas Tokyo Ghoul dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.