
Final Seleksi Pertama terus berlanjut dengan Team V unggul tiga gol tanpa balas atas Team Z yang babak belur. Bachira menjawab kesenjangan kelas dengan justru bergembira di bawah tekanan, menggiring bola melewati skuad elite untuk memperkecil ketertinggalan dan membalikkan momentum pertandingan.
Dengan nyaman memimpin, Nagi bertanya kepada Reo apakah ia bisa bersantai, dan Reo setuju bahwa Team Z tampak hancur seperti korban-korban mereka sebelumnya. Keduanya kemudian menyadari Bachira menyeringai dan menyebut pertandingan itu menyenangkan. Bachira mengatakan kepada Isagi bahwa ia sangat antusias menghadapi tiga lawan elite, sementara Isagi putus asa karena bahkan pertahanan sempurna telah membuat mereka tertinggal tanpa harapan, menyebut gol-gol Team V sebagai super spesial. Bachira menjawab bahwa untuk menandingi mereka, mereka harus menjadi super spesial juga.
Ketika permainan dilanjutkan, ia meminta bola dan bersumpah untuk melampaui batasnya, menegaskan bahwa monster di dalam dirinya menjadi bersemangat bukan takut setiap kali keadaan memburuk. Reo yang tertarik menantangnya, tetapi Bachira melewatinya dengan gunting kecepatan tinggi dan tipuan putaran.
Bachira mengalahkan Zantetsu dengan elastico di udara, lalu menerobos pressing tiga pemain. Tergerak oleh semangat Bachira, Isagi menerima bahwa jika ini adalah pertandingan terakhirnya ia harus membuang keputusasaan. Bachira menari melewati tiga penjaga dan kiper sebelum menyelesaikannya dengan rabona, memperkecil ketertinggalan dan membakar semangat Team Z. Reo bertekad menghancurkan mereka sepenuhnya, skor kini tiga berbanding satu, dan Nagi menggerutu bahwa Bachira menyebalkan.
Di Blue Lock Bab 28, Bachira menjadi gembira di bawah tekanan dan menyebut pertandingan itu menyenangkan, menegaskan bahwa monster di dalam dirinya menjadi semakin bersemangat, bukan takut, setiap kali situasi menjadi genting. Pola pikir itulah yang memicu terobosan larinya melawan Team V.
Blue Lock Bab 28 mencakup klimaks pertandingan Tim V melawan Tim Z dalam alur Seleksi Pertama. Tertinggal 3-0, Bachira justru menjadi gembira di bawah tekanan dan menggiring bola melewati pertahanan elit Tim V untuk memperkecil ketertinggalan Tim Z dengan satu gol.
Bachira mencetak gol dengan mengalahkan Zantetsu melalui elastico di udara, menerobos pressing tiga pemain, melewati tiga penjaga dan kiper dengan gocekan, lalu menyelesaikannya dengan rabona.
Bab 28 berakhir dengan Tim V memimpin atas Tim Z dengan skor 3-1, setelah gol solo Bachira memperkecil keunggulan tiga gol Tim V sebelumnya.
Blue Lock Bab 28 dirilis di Jepang pada 27 Februari 2019, dan di Amerika Serikat pada 15 Juni 2021. Bab tersebut kemudian diadaptasi menjadi Episode 9 anime.
Ingin tahu lebih banyak tentang Super Spesial? Blue Lock Wiki di Fandom memiliki halaman khusus berisi catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan orisinal dari Daddy Jim Anime berdasarkan serial anime, manga, dan materi resmi Blue Lock. Referensi episode dan bab dicantumkan jika relevan.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.