
Juhiko Kito adalah putra Subterranean dari Naki Kito dan anggota klan Kito yang mengorbankan manusia kepada Tsuchinoko. Ia berperan sebagai antagonis pendukung sepanjang Arc Rumah Terkutuk dan Arc Manusia Topan.
Dalam kedok manusia, Juhiko tampil sebagai pria berotot paruh baya dengan kulit abu-abu. Rambut hitamnya disisir rapi, dan matanya umumnya tertutup di balik kacamata. Pertama kali ia muncul mengenakan setelan jas dan dasi, dan setelah perjalanan ke pemandian air panas ia beralih ke celana panjang abu-abu dipadu dengan kemeja berkerah abu tua.
Meneruskan tradisi keluarga yang kelam, Juhiko membantu ibunya Naki Kito memberi makan manusia kepada Tsuchinoko, sebuah praktik yang bertujuan menjaga makhluk itu tetap puas agar gunung berapi setempat tetap tidak meletus.
Sepanjang Arc Rumah Terkutuk, ia menyaksikan Jiji memasukkan Momo dan Okarun ke dalam rumah, lalu bergabung dengan saudara-saudaranya untuk mengintai Momo hingga ke pemandian air panas guna menyerangnya, rencana yang gagal ketika keberuntungan Nenek Turbo membuat kolam renang runtuh. Setelah Petugas Tsuru membantu mereka, para pria itu kembali dan memukuli Jiji serta Okarun hingga tak sadarkan diri. Ketika Momo tiba, Juhiko bertarung dengannya sampai Naki melontarkannya ke sarang Tsuchinoko menggunakan Jennifer Lopez Anaconda. Ia turut menghalangi upaya pelariannya sebelum Okarun dan Jiji mendorong seluruh keluarga ke dalam lubang, di mana mereka menyembah Tsuchinoko dan akhirnya ditelan.
Diludahkan hidup-hidup setelah makhluk itu mati, keluarga Kito mengejar Momo yang membawa mayat tersebut untuk menghentikan aliran lahar; mereka terhambat oleh Manjiro dan diserang oleh Mata Iblis. Setelah desa aman, Juhiko dan keluarganya ditangkap atas kejahatan mereka, sementara Naki berhasil meloloskan diri. Dalam Arc Manusia Topan, Naki menyergap kendaraan pengawalan mereka untuk membebaskan Juhiko, Juichi, dan Jumanieru, lalu mereka naik pesawat bersama Momo menuju Shimane. Setelah Momo menangkisnya dengan melempar koper, Juhiko menendang Raiya dan menghadapi si buta Unji, namun akhirnya dilumpuhkan oleh sebuah benturan kepala. Kerusakan mesin pesawat dan badai topan yang mendekat kemudian memaksa kedua belah pihak berpegangan erat saat hiu mulai menerobos kabin. Mengendarai Cacing Kematian Mongolia milik Naki yang kembali hidup, keluarga itu melemparkan hiu-hiu tersebut kembali ke badai hingga Senapan Iblis milik Jiji berhasil menghilangkan badai. Seekor hiu raksasa kemudian menelan cacing itu beserta keluarga Kito dan membawa mereka terlempar menuju bulan, di mana Juhiko berhasil lepas ke udara tipis, merasakan tubuhnya tiba-tiba menjadi sangat ringan sementara Naki bersumpah akan membalas dendam lagi.

Naruto vs Luffy dengan twist yang tak diminta siapa pun: Luffy menggelitik Hinata di kencan, dan dia… agak suka. Kami bedah seluruh pertarungan dan berani pilih pemenang....

Tidak ada wanita di Namek. Itu bukan sebuah kelalaian, itu murni biologi. Alasan kami memberikan Piccolo satu-satunya hal yang mustahil bagi spesiesnya, dan kenapa genrenya harus trap soul....
Juhiko Kito dan klan-nya adalah Subterranean, dan penyamaran manusia mereka memiliki kulit berwarna abu-abu. Dalam wujud manusianya, Juhiko tampak sebagai pria berotot setengah baya dengan kulit abu-abu.
Klan Kito, yang anggotanya adalah Juhiko, mengorbankan manusia kepada Tsuchinoko agar makhluk itu puas sehingga gunung berapi setempat tetap tidak aktif. Mereka berperan sebagai antagonis pendukung sepanjang Arc Rumah Terkutuk dan Arc Manusia Topan.
Naki Kito berhasil meloloskan diri ketika anggota keluarga lainnya ditangkap setelah desa diselamatkan. Dalam Arc Manusia Topan, ia menyergap kendaraan pengawalan untuk membebaskan Juhiko, Juichi, dan Jumanieru.
Juhiko Kito adalah seorang Subterranean, putra dari Naki Kito, dan anggota klan Kito yang mengorbankan manusia kepada Tsuchinoko. Ia berperan sebagai antagonis pendukung sepanjang Arc Rumah Terkutuk dan Arc Manusia Topan.
Juhiko Kito adalah petarung tangan kosong yang handal, terlatih dalam pertarungan tanpa senjata seperti saudara-saudara Kito yang lain. Dalam pertarungan di pesawat, ia menendang Raiya dan menghadapi Unji yang buta sebelum akhirnya dilumpuhkan oleh sebuah serangan kepala.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Juhiko Kito? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.