
Okarun berlari kencang sambil menggendong Momo melintasi Kota Shono untuk melarikan diri dari Kepiting Roh yang Terikat di Bumi, dan Momo menyiramnya dengan air onsen, hanya untuk membuat Nenek Turbo membangkitkan warga kota yang kerasukan melawan mereka.
Momo berpegangan erat di punggung Okarun saat ia memanfaatkan kecepatan terkutuk milik Nenek Turbo untuk melarikan diri dari Kepiting Roh yang Terikat di Bumi yang mengejar mereka di jalanan, sebuah pengejaran yang tak terlihat oleh siapa pun kecuali mereka berdua. Ketika Okarun memperingatkan bahwa tenaganya hampir habis, Momo menyusun rencana dan menyuruhnya memancing sang kepiting menuju sebuah onsen. Sadar bahwa kepiting tidak tahan terhadap air mendidih, ia menggunakan kekuatannya untuk memuntahkan semburan air panas dari sebuah pipa ke arah roh tersebut.
Semburan air panas itu cukup memperlambat sang kepiting sehingga mereka memiliki waktu untuk menyelinap keluar dari Kota Shono. Namun, pelarian mereka terputus ketika Nenek Turbo dan sang kepiting membangkitkan roh-roh di pemakaman terdekat, lalu merasuki warga biasa untuk mempersempit ruang gerak mereka berdua. Adegan ini berlangsung dalam permainan kejar-kejaran Tag, dengan Okarun yang membopong Momo, trik air panasnya, serta kerasukan para warga kota menjadi bagian-bagian penting dalam cerita tersebut.
Nenek Turbo mengejek mereka berdua bahwa baik dia maupun roh yang terikat di bumi tidak akan membiarkan mereka meninggalkan Kota Shono. Bab ini termasuk dalam Arc Nenek Turbo dalam Volume 2 dan telah diadaptasi menjadi Episode 4 dari serial anime tersebut.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Kepiting dalam Bab 6 adalah Kepiting Roh Bumi, sebuah roh yang mengejar Momo dan Okarun melintasi Kota Shono. Pengejaran itu tidak terlihat oleh siapa pun kecuali mereka berdua.
Dalam Bab 6, Momo memancing kepiting itu mendekati sebuah onsen, dengan mengetahui bahwa kepiting tidak tahan air mendidih, lalu menggunakan kekuatannya untuk mencabut pipa berisi air panas mendidih dan mengarahkannya ke arah roh tersebut. Air panas itu cukup memperlambat kepiting sehingga keduanya dapat menyelinap keluar dari Kota Shono.
Dalam Bab 6, Okarun memanfaatkan kecepatan terkutuk Nenek Turbo untuk membawa Momo berlari melintasi Kota Shono dan melarikan diri dari Kepiting Roh Bumi. Ia memperingatkan Momo ketika tenaganya hampir habis, sehingga Momo segera menerapkan rencana air panasnya.
Dalam Bab 6, Nenek Turbo bersama kepiting membangkitkan roh-roh di pemakaman terdekat, lalu merasuki warga biasa untuk mempersempit ruang gerak mereka berdua. Nenek Turbo mengejek bahwa baik dia maupun roh bumi itu tidak akan membiarkan mereka meninggalkan Kota Shono.
Bab 6, "Keinginan akan Kepiting," merupakan bagian dari Arc Nenek Turbo dalam Volume 2 dan telah diadaptasi menjadi Episode 4 dari serial animenya.
Mencari informasi lebih lanjut tentang A Craving for Crab? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.