Kembali

Ryūsei Nakao

Pengisi Suara

Ryūsei Nakao adalah pengisi suara Jepang Freeza, dan penyampaiannya yang sopan dengan dingin dan terkikik mendefinisikan salah satu penjahat anime paling terkenal. Ia telah mengisi suara sang tiran dan seluruh pohon keluarganya selama hampir empat puluh tahun.

Role: voice_actor
Sub Role: Japanese voice of Frieza
Nationality: Japanese
Ukuran Teks

Suara Freeza

Lahir Tomoharu Takeo di Tokyo pada tahun 1951, Ryūsei Nakao membangun karier memainkan penjahat sadis bernada tinggi jauh sebelum Dragon Ball, tetapi Freeza adalah peran yang menjadikannya legenda. Ketika saga Namek memperkenalkan tiran galaksi itu dalam bentuk pertamanya yang menggertak dan terikat kursi roda, Nakao memberinya suara yang lembut, feminin, hampir penuh kasih sayang, dan kontras itu dengan tindakan-tindakan monster karakter ini adalah bagian besar mengapa Freeza masih meresahkan penonton beberapa dekade kemudian. Ia mendengkur melalui ancaman, tertawa saat membunuh anak-anak, dan tidak pernah sekalipun menaikkan suaranya melebihi percakapan sopan sampai ia benar-benar harus.

Nakao mengisi suara setiap bentuk Freeza, dari bentuk pertama yang seperti porselen melalui bentuk kedua dan ketiga yang berotot, bentuk akhir putih dan ungu yang ramping, Mecha Freeza, Golden Freeza, dan Black Freeza. Ia juga memerankan saudara Freeza, Cooler, dalam film teatrikal, keturunan iblis Piccolo, Tambourine, di Dragon Ball orisinal, leluhur Chilled di Episode of Bardock, Frost di Dragon Ball Super, dan EX-Fusion Coolieza di Dragon Ball Fusions. Jika seorang anggota klan Freeza ada di layar, peluangnya besar dialah yang berbicara.

Ukuran Teks

Karier yang Dibangun di Atas Ancaman

Nakao terikat dengan 81 Produce dan telah bekerja di anime sejak tahun 1970-an, sering kali di tahun-tahun awal dikreditkan dengan nama Tomoharu Minamiya. Suaranya cenderung memberinya peran dengan kepribadian yang meresahkan dan bernada tinggi, dan ia telah membangun galeri penjahat ikonik di berbagai waralaba: Mayuri Kurotsuchi di Bleach, Caesar Clown di One Piece, dan Baikinman yang terus terbahak-bahak di Soreike! Anpanman, peran yang ia pegang selama beberapa generasi anak-anak Jepang. Ada benang merah dalam semua penampilan ini, semacam kegembiraan dalam kekejaman yang hampir tidak dapat ditandingi pengisi suara lain.

Dalam wawancara tahun 2015 seputar Dragon Ball Z: Resurrection F, Nakao mengakui bahwa sesi rekaman untuk Golden Freeza brutal bahkan untuk seorang veteran. Koreografi pertarungan bergerak begitu cepat sehingga ia dan Masako Nozawa, yang mengisi suara Goku, kesulitan melacak serangan siapa milik siapa secara real time. Setelah puluhan tahun di bilik rekaman, Freeza masih mampu merendahkannya.

Karya Seni Waifu Dragon BallLihat galeri
Ukuran Teks

Selamanya Sang Kaisar Alam Semesta

Kebangkitan Freeza di Dragon Ball Super membawa Nakao kembali ke peran tersebut dengan kekuatan, dan penampilannya di Resurrection F, arc Universe Survival, dan Dragon Ball Super: Super Hero membuktikan bahwa karakter ini tidak kehilangan racunnya. Ketika Freeza dengan santainya menghancurkan Gohan di panggung turnamen atau berubah menjadi Golden selama klimaks Tournament of Power, suara Nakao yang masih melengkung dan riang, masih menakutkan, yang menjual setiap momen.

Bagi penggemar sulih suara Jepang, tidak ada Freeza lain. Penampilan Nakao sama mendasar bagi karakter seperti desain orisinal Toriyama, dan itulah alasan mengapa begitu banyak penonton menganggap Freeza sebagai penjahat terhebat dalam waralaba ini.

Bagikan sumber daya ini

Sumber & Informasi

Ingin tahu lebih banyak tentang Ryūsei Nakao? Dragon Ball Wiki di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.

Lihat di Fandom

Konten ini adalah tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime Dragon Ball, manga, dan materi resmi. Referensi episode dan bab dicantumkan jika tersedia.

Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:

  • Halaman film: poster bioskop dan visual utama, kredit milik Toei Animation dan Shueisha.
  • Halaman game: cover art resmi, kredit milik Bandai Namco, Atari, dan penerbit lainnya.
  • Halaman bab manga: sampul volume Jump Comics, kredit milik Shueisha dan Akira Toriyama.

Musik Dragon Ball oleh Daddy Jim Headquarters

Yuk dengerin musik R&B Dragon Ball.

Bantu Kami Menjaga Akurasi Wiki Ini

Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini dalam 13 bahasa. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.