Kembali

Tail Attack

Teknik

Serangan fisik dasar menggunakan ekor untuk memukul, mencambuk, atau mengikat lawan. Digunakan oleh Saiyans, ras Frieza, dan berbagai monster di seluruh serial Dragon Ball.

Ukuran Teks

Senjata Tertua

Tail Attack adalah persis seperti yang terdengar: menggunakan ekor yang dapat digerakkan sebagai senjata. Dapat berbentuk pukulan cambuk, cengkeraman penyempitan, atau pukulan menyapu, tergantung pada pengguna dan situasinya. Tidak ada yang mencolok tentang hal ini dan tidak ada pengisian ki yang diperlukan. Ekor hanya bertindak sebagai anggota badan tambahan untuk pertarungan, memberikan keuntungan alami bagi pejuang berekor dalam jarak dekat yang kurang dimiliki oleh lawan tanpa ekor.

Teknik ini muncul di setiap serial dalam franchise dan digunakan oleh berbagai karakter yang sangat banyak, dari Saiyans seperti Goku dan Raditz hingga ras Frieza, Shadow Dragons, dan berbagai penjahat film. Bahkan Beerus, Dewa Kehancuran, diketahui menggunakan ekornya dalam pertarungan.

Ukuran Teks

Momen Ekor Terkenal

Raditz memberikan salah satu serangan ekor paling awal dan paling berkesan di Z, dengan santai menampar Krillin dengan ekornya ketika biarawan itu mencoba campur tangan selama jalan buntu tentang muda Gohan. Frieza menggunakan ekornya secara ekstensif dalam berbagai bentuknya, khususnya selama pertaruhannya di Planet Namek di mana dia mencambuk dan mengikat lawan dengannya. Ekor Cell memiliki fungsi ganda sebagai senjata dan alat penyerapan utamanya, menjadikannya kemungkinan ekor paling berbahaya dalam seri ini.

Great Apes dan Raksasa

Dalam bentuk Great Ape, serangan ekor menjadi secara proporsional lebih menghancurkan. Great Ape Vegeta, Nappa, dan Bardock semuanya menggunakan pukulan ekor dalam game Budokai Tenkaichi, dan Golden Great Ape Baby menggunakan ekornya yang besar selama pertaruhannya dengan Super Saiyan 4 Goku di Dragon Ball GT. Perbedaan ukuran yang sangat besar membuat serangan ini mampu meratakan medan.

Karya Seni Waifu Dragon BallLihat galeri
Ukuran Teks

Kerentanan dan Senjata

Ironi dari ekor Saiyan adalah bahwa itu sekaligus senjata alami terbesar mereka dan kelemahan terbesar mereka. Awal di Dragon Ball, meraih ekor Goku membuatnya sepenuhnya tak berdaya. Kerentanan ini akhirnya dilatih hilang, tetapi sifat ganda ekor sebagai aset dan liabilitas membuatnya menjadi salah satu bagian tubuh paling menarik secara naratif dalam sejarah anime. Tail Attack ada di persimpangan dualitas itu: penggunaan ofensif yang sederhana dan instingtif dari sesuatu yang telah menyebabkan pemiliknya sebanyak keuntungan sebagai kerugian.

Bagikan sumber daya ini

Sumber & Informasi

Ingin tahu lebih banyak tentang Tail Attack? Dragon Ball Wiki di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.

Lihat di Fandom

Konten ini adalah tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime Dragon Ball, manga, dan materi resmi. Referensi episode dan bab dicantumkan jika tersedia.

Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:

  • Halaman film: poster bioskop dan visual utama, kredit milik Toei Animation dan Shueisha.
  • Halaman game: cover art resmi, kredit milik Bandai Namco, Atari, dan penerbit lainnya.
  • Halaman bab manga: sampul volume Jump Comics, kredit milik Shueisha dan Akira Toriyama.

Musik Dragon Ball oleh Daddy Jim Headquarters

Yuk dengerin musik R&B Dragon Ball.

Bantu Kami Menjaga Akurasi Wiki Ini

Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini dalam 13 bahasa. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.