Kembali

Thunder Flash Attack

Teknik

Teknik ultimate Pikkon, diajarkan kepadanya oleh West Kai. Badai yang menghancurkan berapi-api yang ditembakkan dari tangan yang saling menyilang dan memerlukan keseimbangan sempurna untuk dilakukan, yang juga merupakan kelemahan fatalnya.

Ukuran Teks

Api dari Dunia Lain

Thunder Flash Attack dimulai dengan Pikkon mengayunkan lengannya untuk menghasilkan aura berwarna biru seperti api di sekitar tubuhnya. Dia kemudian menarik tangannya ke sisinya, menggenggamnya menjadi kepalan tangan, dan menyilangkan lengannya di atas dadanya. Akhirnya, dia membawa kedua kepalan tangannya bersama di depannya dan melepaskan aliran api yang sangat besar ke target. Ledakan berapi yang dihasilkan menimbulkan kerusakan besar dan merupakan salah satu serangan paling khas secara visual di arc filler.

Teknik ini menuntut fokus intens dari awal hingga akhir. Pikkon harus mempertahankan posisi yang tidak bergerak sepanjang seluruh rangkaian, yang berarti dia tidak dapat menghindari, memblokir, atau mengubah posisi saat melakukan teknik ini. Persyaratan ini membuat Thunder Flash Attack sangat kuat tetapi juga dapat diprediksi oleh lawan mana pun yang cukup cepat untuk memanfaatkan kesempatan ini.

Ukuran Teks

Goku Menemukan Kelemahannya

Selama Other World Tournament, Pikkon meluncurkan Thunder Flash Attack berulang kali terhadap Goku. Beberapa penggunaan pertama berhasil mengenai, meledakkan Goku dan melukai dirinya. Tetapi setelah terkena pukulan beberapa kali, Goku menyadari kelemahan kritis, yaitu Pikkon tidak dapat bergerak saat melakukan teknik ini. Menggunakan Instant Transmission, Goku berpindah tempat keluar dari jalur ledakan dan muncul langsung di samping Pikkon yang tidak bergerak, meledakkannya keluar dari ring dengan Super Kamehameha.

Pertarungan ini menunjukkan dengan sempurna prinsip Dragon Ball bahwa kekuatan mentah tidak pernah cukup dengan sendirinya. Thunder Flash Attack sangat kuat, tetapi eksekusinya yang kaku meninggalkan Pikkon rentan terhadap pejuang yang cerdas cukup untuk mengidentifikasi pola tersebut. Goku tidak mengatasi teknik ini dengan kekuatan lebih besar; dia hanya menghindarinya.

Karya Seni Waifu Dragon BallLihat galeri
Ukuran Teks

Favorit Filler

Meskipun hanya muncul dalam konten filler, Thunder Flash Attack telah mendapatkan pengakuan yang bertahan lama di komunitas Dragon Ball. Pikkon sendiri adalah salah satu karakter filler paling populer, dan pertarungannya dengan Goku di Other World Tournament sering dikutip sebagai salah satu episode filler terbaik di seluruh Dragon Ball Z. Teknik ini muncul di banyak video game termasuk Budokai Tenkaichi 2 dan 3, Xenoverse 2, dan Dokkan Battle, di mana teknik ini biasanya berfungsi sebagai serangan ultimate Pikkon. Peran West Kai sebagai pembuatnya menambahkan detail yang menyenangkan, yang berarti Kai dari kuadran lain memiliki tradisi seni bela diri mereka sendiri di luar yang diajarkan North Kai.

Bagikan sumber daya ini

Sumber & Informasi

Ingin tahu lebih banyak tentang Thunder Flash Attack? Dragon Ball Wiki di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.

Lihat di Fandom

Konten ini adalah tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime Dragon Ball, manga, dan materi resmi. Referensi episode dan bab dicantumkan jika tersedia.

Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:

  • Halaman film: poster bioskop dan visual utama, kredit milik Toei Animation dan Shueisha.
  • Halaman game: cover art resmi, kredit milik Bandai Namco, Atari, dan penerbit lainnya.
  • Halaman bab manga: sampul volume Jump Comics, kredit milik Shueisha dan Akira Toriyama.

Musik Dragon Ball oleh Daddy Jim Headquarters

Yuk dengerin musik R&B Dragon Ball.

Bantu Kami Menjaga Akurasi Wiki Ini

Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini dalam 13 bahasa. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.