Sebuah tanduk berwarna hitam pekat yang diambil dari naga bayangan, sangat dihargai oleh para penyihir sebagai bahan reagen untuk ritual pemanggilan. Karena makhluk yang menghasilkan tanduk tersebut hampir punah, tanduk-tanduk itu bernilai tinggi dan jarang muncul dalam perdagangan. Frieren menyimpan salah satunya untuk menunjang praktik sihirnya sendiri.
Dalam dunia Frieren, tanduk naga bayangan dipandang sebagai bahan reagen magis yang langka, dicari untuk penggunaan mantra pemanggilan. Sirnanya makhluk-makhluk yang memiliki tanduk tersebut telah menjadikan potongan-potongan ini barang koleksi yang amat langka, yang bahkan jarang lagi tersedia di toko-toko yang dulu pernah menjualnya. Salah satu contohnya pernah menjadi rampasan perang bagi kelompok pahlawan, sementara yang lain jatuh ke tangan Frieren beberapa generasi kemudian.
Tidak seperti sisa-sisa naga surya dan binatang sejenis lainnya, yang setelah kematian pemiliknya akan hancur menjadi energi mana yang beterbangan, tanduk ini tetap utuh meski sang makhluk sudah mati. Suatu energi kelam melekat pada benda itu, sebuah aura yang oleh orang-orang lain dianggap jahat, namun Frieren sendiri tidak dapat memastikan apakah pancaran tersebut benar-benar membawa bahaya. Di kalangan para penyihir, nilai utamanya terletak pada fungsinya sebagai bahan untuk mantra-mantra konjuras.
Kelompok pahlawan menemukan salah satu tanduk semacam itu ketika membersihkan istana Raja Iblis, dan Frieren mempertahankannya dengan tujuan untuk digunakan dalam pemanggilan. Sekitar dua hingga tiga dekade sebelum kematian Himmel, penyaluran tanduk ini terhenti, sehingga toko-toko tak lagi bisa menyediakannya. Jauh kemudian, kota Weise sempat berubah menjadi apa yang disebut Tanah Emas, dengan toko-tokonya dipenuhi barang-barang yang populer setengah abad sebelumnya, dan Frieren pun memanfaatkan kesempatan itu untuk membeli tanduk kedua, seraya berkata bahwa ia tidak menyangka akan memiliki sesuatu yang begitu berharga lagi.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Tanduk Naga Bayangan adalah sebuah tanduk berwarna hitam pekat yang diambil dari seekor naga bayangan, yang sangat dihargai oleh para penyihir sebagai bahan reagen untuk ritual pemanggilan. Karena makhluk yang menumbuhkannya hampir punah, tanduk-tanduk tersebut bernilai sangat tinggi dan jarang sekali muncul dalam perdagangan.
Di kalangan para penyihir, nilai utama Tanduk Naga Bayangan terletak pada perannya sebagai bahan untuk mantra-mantra konjurasikan dan pemanggilan. Frieren menyimpan salah satu tanduk tersebut untuk mendukung praktik konjurasinya sendiri.
Tanduk Naga Bayangan menjadi langka karena makhluk yang memilikinya telah lenyap, sehingga potongan-potongannya kini lebih sering dianggap sebagai barang koleksi. Toko-toko perlengkapan yang dulu menjualnya kini jarang sekali lagi menyediakan tanduk tersebut.
Berbeda dengan sisa-sisa naga surya dan makhluk sejenis lainnya, yang akan hancur menjadi mana yang beterbangan setelah pemiliknya mati, Tanduk Naga Bayangan tetap utuh bahkan setelah si makhluk terbunuh. Ada energi kelam yang melekat padanya, yang oleh orang-orang lain dipandang jahat, meskipun Frieren sendiri tidak dapat memastikan apakah pancaran energi tersebut benar-benar berbahaya.
Pasukan pahlawan pernah menemukan satu buah Tanduk Naga Bayangan saat membersihkan istana Raja Iblis, dan Frieren menyimpannya dengan maksud untuk digunakan dalam pemanggilan. Jauh kemudian, ia membeli tanduk kedua di kota Weise ketika kota itu sempat menjadi Tanah Emas, sambil berkata bahwa ia tidak pernah menyangka akan memiliki sesuatu yang begitu berharga lagi.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Tanduk Naga Bayangan? Wiki Frieren di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Frieren: Beyond Journey's End. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.