
Dengan perpustakaan yang telah habis digali, para rekan berbalik ke legenda setempat dan mengetahui tentang sebuah kota Kekaisaran Terpadu yang hancur, di mana katedral pusatnya mungkin menyimpan jawaban. Yang menjaganya adalah naga abyssal, yang paling mematikan di antara jenisnya, dan Kelompok Pahlawan harus mengalahkan makhluk itu sebelum mereka bisa melangkah masuk.
Bapa biara tidak memiliki tambahan apa pun selain perpustakaannya yang kosong, sehingga kelompok itu mengubah arah dan memutuskan untuk menggali cerita rakyat serta tradisi lisan dari komunitas-komunitas tua. Di sekitar api unggun, Himmel dan Eisen saling bertukar lelucon tentang betapa banyak berjalan yang akan dibutuhkan, mendapat teguran seperti biasa dari Heiter, sementara Frieren mendukung pendapat bahwa menyeberangi Dataran Tinggi Utara memang membutuhkan stamina. Ia mencatat bagaimana permukiman-permukiman di sana tersembunyi di balik medan yang keras, bertengger di tebing, terdampar di pulau-pulau danau, atau terselip di dalam gua, lalu bertanya-tanya apakah cara seperti itu cocok bagi kurcaci, sebuah anggapan yang ditolak Eisen karena kaumnya tetap tinggal di permukaan.
Sesampainya di desa lain, rombongan mendapati penduduk setempat tidak banyak membantu sampai Heiter yang benar-benar mabuk berhasil membuat penjaga bar itu lebih ramah. Menjelang tutup, pria itu teringat akan sekelompok petualang yang bercerita tentang sebuah kota Kekaisaran Terpadu yang hancur dengan katedral di jantungnya, tempat yang mungkin menyimpan catatan. Ketika ditanya apakah tempat itu sudah dijarah, ia menyebutkan bahwa tak satu pun dari para petualang tersebut pernah kembali.
Heiter yang masih merawat sakit kepala akibat mabuk diyakinkan bahwa ia akan bangkit saat momentum tiba ketika kelompok itu tiba di reruntuhan kuno. Ketika Himmel bertanya tentang keberadaan sihir di sekitar, Frieren menunjuk ke menara lonceng katedral, di mana seorang naga abyssal, yang paling perkasa di antara sesamanya, sedang bertugas menjaga. Makhluk itu langsung melihat mereka dan melemparkan ledakan dahsyat, yang berhasil dipatahkan Frieren dengan sihir defensif sederhana.
Ia menganjurkan untuk mundur, tetapi Himmel memiliki rencana; setelah menjelaskannya, kelompok itu dengan cepat berhasil menjatuhkan naga tersebut. Di tengah perayaan, sementara Heiter merawat luka Himmel, Frieren dengan penuh kasih berkata bahwa ritual kemenangan mereka tak berubah, yang kemudian dibalas Himmel bahwa justru Frierenlah yang telah berubah, sebuah klaim yang diamini Frieren dengan mengungkapkan bahwa ia telah mengambil seorang murid. Selanjutnya, kelompok itu memasuki katedral, namun begitu Frieren melangkah masuk, seekor makhluk peniru langsung menelan Frieren utuh.
Diterbitkan pada 27 September 2023 dalam Edisi ke-44, bab ke-113 ini mengisi sembilan belas halaman pada volume kedua belas dalam arc Monumen Sang Dewi. Aksi dalam bab ini membawa kelompok melewati Jalur Kino menuju kota Kekaisaran Terpadu yang hancur beserta katedralnya. Deteksi mana, sihir defensif, Vollzanbel, dan sihir penyembuhan Sang Dewi semuanya muncul. Viz menerjemahkan naga abyssal sebagai Naga Kaisar Neraka, dan sampulnya memperlihatkan Heiter, Frieren, Himmel, dan Eisen.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Dalam Bab 113, naga abyssal yang menjaga katedral kota Kekaisaran Bersatu yang hancur digambarkan sebagai yang paling perkasa dan mematikan di antara semua jenisnya. Kelompok Pahlawan harus menumbangkannya sebelum mereka bisa masuk ke dalam.
Bab 113, berjudul Naga Abyssal, mengisahkan Kelompok Pahlawan saat mereka mengetahui tentang sebuah kota Kekaisaran Bersatu yang hancur, di mana katedral pusatnya kemungkinan menyimpan catatan yang mereka cari. Mereka berhasil mengalahkan naga abyssal yang menjaganya, tetapi seekor makhluk peniru menelan Frieren tepat saat ia melangkah masuk.
Dalam Bab 113, ketika naga abyssal melihat kelompok tersebut dan melemparkan ledakan dahsyat, Frieren menepiskannya dengan sihir defensif sederhana. Himmel lalu merancang suatu rencana, dan kelompok itu dengan cepat menumbangkan naga tersebut.
Dalam Bab 113, terjemahan Viz menyebut naga abyssal sebagai Naga Kaisar Neraka.
Frieren Bab 113, Naga Abyssal, diterbitkan pada 27 September 2023 dalam Edisi 44. Bab ini membentang sepanjang sembilan belas halaman dari volume kedua belas dalam arc Monumen Sang Dewi.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 113: Naga Abyssal? Wiki Frieren di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Frieren: Beyond Journey's End. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.