Kembali
Sampul resmi Bab 24
Sampul © Kanehito Yamada, Tsukasa Abe / Shogakukan. Bukan karya asli Daddy Jim Headquarters. Ditampilkan untuk tujuan komentar editorial dan ulasan.

Bab 24

Bab MangaBab 24

Terjebak salju di kaki Pegunungan Schwer, rombongan Frieren berlindung bersama Kraft, seorang biksu dan elf pertama yang ditemuinya dalam sekian lama. Sepanjang musim dingin yang panjang, ia meminta untuk menghormati jasa-jasanya sebagai pengganti Sang Dewi, sebuah permintaan yang mirip dengan yang pernah diajukan Heiter.

Arc: Perjalanan ke Äußerst
Edisi: Edisi 48 (2020)
Halaman: 18
Volume: 3
Bahasa Jepang: エルフの願望
Bab berikutnya: Bab 25
Tanggal Rilis: 28 Oktober 2020
Judul bab: Keinginan Para Elf
Bab sebelumnya: Bab 23
Ukuran Teks

Ringkasan

Dua puluh delapan tahun setelah kematian Himmel, rombongan itu melintasi Wilayah Decke ketika Stark tiba-tiba terkulai di tengah badai salju. Karena tidak mampu memindahkannya dengan sihir melawan angin, mereka menyeretnya ke sebuah pondok yang diingat Frieren sejak delapan puluh tahun lalu. Di dalam, mereka menemukan seorang elf sedang melakukan squat, dan Fern langsung menjauh, yakin ada orang cabul di dalam. Namun, orang asing itu membuka pintu dan bertanya apakah Frieren juga seorang elf. Ia adalah Kraft, seorang biksu yang sudah tiga abad tak bertemu sesama elfnya dan beralih ke olahraga demi menghangatkan diri setelah arang miliknya hilang tersapu badai.

Stark terbangun dalam keadaan cemas saat menyadari elf tua itu sedang menghangatkannya, lalu memuji tubuhnya yang jelas terlatih bertarung. Rombongan membantu Kraft mengambil persediaan beku dari kereta yang terdampar, dan karena pegunungan masih tak bisa dilintasi, mereka pun menetap selama setengah tahun untuk mengerjakan tugas-tugas rumah tangga serta berlatih sambil menunggu cuaca membaik. Menjelang musim semi, Kraft mengukir sebuah liontin untuk Fern dan berbicara dengan Frieren tentang Dewi Pencipta.

Kraft mengaku bahwa ia butuh Sang Dewi untuk tetap ada, karena semua orang yang pernah mengetahui jasa-jasanya yang agung telah meninggal, dan ia sangat ingin dikenang. Ia menawarkan untuk menghormati Frieren sendiri asalkan ia mau menceritakan kisah hidupnya, yang membangkitkan kenangan Frieren akan Heiter yang pernah mengajukan tawaran serupa setelah membangun kembali panti asuhan, sebab ia sendiri dulu adalah anak yatim piatu. Frieren menolak, mengatakan bahwa sudah ada seseorang yang menantikan kesempatan untuk menghormatinya, seorang sahabat yang kini berada di Surga, dan Kraft menjawab bahwa suatu hari nanti mereka pasti akan bertemu lagi. Ketika musim semi tiba, kedua elf itu berpisah, dengan janji Kraft bahwa ini bukanlah perpisahan terakhir.

Ukuran Teks

Peristiwa Penting

Rombongan berlindung dari badai salju di sebuah pondok pegunungan dan bertemu dengan elf biksu bernama Kraft. Kraft menghangatkan Stark yang sedang sakit dan berbagi persediaannya. Mereka bersama-sama melewati setengah tahun musim dingin. Kraft meminta untuk menghormati jasa-jasa Frieren sebagai pengganti Sang Dewi, namun Frieren menolak dengan alasan Heiter. Para elf berpisah, dan Kraft berjanji akan ada pertemuan di masa depan.

Mr. Popo Took Your Girl

Lagu pilihan

Mr. Popo Took Your Girl

Daddy Jim Headquarters bikin R&B, sejauh ini kebanyakan Dragon Ball. Cobain deh.

Ukuran Teks

Catatan

Liontin yang diukir Kraft untuk Fern berbentuk dua sayap, sama seperti yang ia kenakan dan kemungkinan melambangkan Sang Dewi. Ia mengira Fern sangat taat karena dibesarkan oleh seorang pendeta. Sebuah kilas balik mengonfirmasi bahwa Heiter sendiri tumbuh sebagai anak yatim piatu dan diam-diam pernah memperhatikan upaya Frieren sepanjang hidup untuk menekan penggunaan mana-nya. Seluruh bab ini berlangsung di Wilayah Decke, Tanah Utara.

Bagikan sumber daya ini

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang terjadi di Frieren Chapter 24?

Frieren Chapter 24, berjudul Keinginan Para Elf, mengisahkan rombongan Frieren yang berlindung dari badai salju di sebuah kabin pegunungan, di mana mereka bertemu dengan Kraft, seorang biksu elf. Selama lebih dari setengah tahun musim dingin bersama, Kraft meminta untuk menghormati jasa-jasa Frieren sebagai pengganti Sang Dewi, sebuah permintaan yang dengan lembut ia tolak sebelum kedua elf itu berpisah.

Siapakah Kraft dalam Frieren Chapter 24?

Kraft adalah seorang biksu elf dan elf pertama yang ditemui Frieren dalam sekian lama, yang diperkenalkan di Chapter 24. Ia belum bertemu sesama kaumnya selama tiga abad dan tengah melakukan squat untuk menghangatkan diri ketika rombongan menemukannya setelah arang miliknya hilang tersapu badai.

Mengapa Kraft ingin Sang Dewi Pencipta benar-benar ada?

Dalam Chapter 24, Kraft mengaku bahwa ia membutuhkan keberadaan Sang Dewi karena semua orang yang pernah mengetahui perbuatan-perbuatannya yang agung telah meninggal, dan ia rindu untuk diingat. Ia menawarkan diri untuk menghormati Frieren sendiri asalkan Frieren mau menceritakan kisah hidupnya.

Mengapa Frieren menolak tawaran Kraft untuk menghormatinya?

Frieren menolak tawaran Kraft di Chapter 24 karena sudah ada seseorang yang menantikan saat untuk menghormatinya, seorang sahabat yang kini berada di Surga. Permintaan itu mengingatkan pada salah satu permintaan Heiter dahulu, setelah ia membangun kembali sebuah panti asuhan.

Apa yang dilambangkan oleh liontin yang diukir Kraft untuk Fern?

Liontin yang diukir Kraft untuk Fern di Chapter 24 berhiaskan sepasang sayap yang serupa dengan yang ia kenakan, kemungkinan melambangkan Sang Dewi. Ia berasumsi bahwa Fern sangat taat karena ia dibesarkan oleh seorang pendeta.

Sumber & Informasi

Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 24? Wiki Frieren di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.

Lihat di Fandom

Konten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Frieren: Beyond Journey's End. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.

Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:

  • Halaman film: visual kunci teatrikal, dikreditkan kepada Madhouse dan Aniplex.
  • Halaman game: ilustrasi promosi resmi, dikreditkan kepada penerbit berlisensi.
  • Halaman bab manga: sampul volume Shonen Sunday Comics, dikreditkan kepada Shogakukan, Kanehito Yamada, dan Tsukasa Abe.

Bantu Kami Menjaga Akurasi Wiki Ini

Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.