
Bab ke-136 dari Jujutsu Kaisen, bagian kelima puluh tiga dari Insiden Shibuya, mengakhiri alur cerita saat Pseudo-Geto berdebat dengan Yuki tentang masa depan umat manusia dan memicu sebuah teknik jarak jauh yang mulai menyadarkan wadah-wadah yang telah ditandainya.
Yuki mengingatkan Geto akan percakapan yang mereka lakukan sebelas tahun lalu, ketika keduanya sama-sama mendambakan dunia tanpa roh kutukan. Ia berpendapat bahwa lompatan besar berikutnya bagi umat manusia adalah melepaskan diri dari energi kutukan, sementara Pseudo-Geto membantah bahwa justru terletak pada pengoptimalkannya. Yuki menganalisis rencananya: peningkatan melalui Tengen hanya menjangkau rakyat Jepang, dan monopoli nasional atas energi kutukan justru akan memancing kekuatan-kekuatan dunia lain menuju kekacauan yang jauh dari masa depan yang pernah mereka bayangkan. Geto tertawa dan mengakui bahwa tujuannya sama sekali bukan seperti yang diinginkan Yuki; ia memandang para penyihir, orang biasa, dan kutukan sebagai bentuk energi kutukan, serta meyakini bahwa potensi manusia jauh lebih dalam lagi.
Sudah lebih dulu mengekstraksi teknik bawaan Mahito, ia bersiap untuk menggunakannya. Yuji mengungkapkan bahwa Geto telah menyerap kutukan pemenggal jiwa, membuat Yuki sangat terkejut. Geto menekan telapak tangannya ke tanah, membentuk sebuah segel raksasa yang memicu sebuah teknik kutukan dari jarak jauh.
Geto menjelaskan bahwa ia telah menerapkan Transfigurasi Pasif pada dua kelompok yang sebelumnya ia tandai: orang-orang yang sengaja diberi benda-benda kutukan sebagai calon wadah, seperti Yuji dengan Sukuna, serta orang-orang yang otaknya dirancang agar tidak menjadi penyihir, seperti Junpei. Ia telah membentuk ulang keduanya agar mampu menggunakan jujutsu, dengan maksud agar mereka bangun dan saling bertarung demi memperdalam pemahaman umat manusia terhadap energi kutukan, sebuah rencana yang ia ibaratkan seperti melepaskan seribu Yuji jahat. Tsumiki Fushiguro, salah satu dari mereka yang ditandai, akhirnya mulai sadar di ranjang rumah sakitnya. Para penyihir yang tadinya membeku tiba-tiba mencair, keracunan oleh darah Choso dari serangan Darah Penusuk sebelumnya. Dengan menyatakan bahwa masa depan akan mencerminkan era Heian, Pseudo-Geto memanggil roh-roh kutukan, menunjukkan kepada Yuji Alam Penjara, dan menghilang ke dalam kegelapan sambil bertanya apakah Sukuna sedang mendengarkan.
Bab ini termasuk dalam Alur Cerita Insiden Shibuya dan telah dikumpulkan dalam Volume 16, pertama kali diterbitkan pada tahun 2021 serta diadaptasi dalam Episode 47. Tsumiki Fushiguro melakukan debut di sini. Toji Zenin dan Sukuna disebutkan, Miguel muncul dalam imajinasi, dan Mahito tampil dalam kilas balik. Catatan Akutami memberikan alasan butuh liburan untuk memulihkan diri.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Bab 136, bagian kelima puluh tiga dari Insiden Shibuya, menutup alur cerita saat Pseudo-Geto berdebat dengan Yuki mengenai masa depan umat manusia dan memicu sebuah teknik jarak jauh yang mulai menyadarkan wadah-wadah yang telah ditandainya. Ia memanggil para kutukan, menunjukkan kepada Yuji Alam Penjara, lalu menghilang sambil bertanya apakah Sukuna sedang mendengarkan.
Di Bab 136, Yuki berpendapat bahwa lompatan besar berikutnya bagi umat manusia adalah melepaskan diri dari energi kutukan, sementara Pseudo-Geto membantah bahwa kuncinya justru pada mengoptimalkannya, meski ia mengakui tujuan sebenarnya tidak pernah sama dengan Yuki dan bahwa ia memandang penyihir jujutsu, orang biasa, serta para kutukan sebagai bentuk-bentuk energi kutukan.
Di Bab 136, Pseudo-Geto menerapkan Idle Transfiguration yang telah diekstraknya pada dua kelompok yang sebelumnya telah ia tandai: orang-orang yang sengaja diberi benda kutukan untuk dijadikan wadah seperti Yuji, serta orang-orang yang otaknya dibentuk agar tidak menjadi penyihir jujutsu seperti Junpei, merubah mereka agar mampu menggunakan jujutsu dan terbangun untuk saling bertarung, sebuah rencana yang ia ibaratkan seperti membebaskan seribu Yuji jahat.
Tsumiki Fushiguro melakukan debut di Bab 136, bergerak di ranjang rumah sakitnya sebagai salah satu dari orang-orang yang ditandai dan terdampak oleh teknik jarak jauh Pseudo-Geto.
Bab 136 termasuk dalam Arc Insiden Shibuya, dikumpulkan dalam Jilid 16 yang pertama kali diterbitkan pada tahun 2021, dan diadaptasi dalam Episode 47.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 136? Wiki Jujutsu Kaisen di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Jujutsu Kaisen. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.