
Bab 42 dari Jujutsu Kaisen akhirnya mempertemukan adik-beradik keluarga Zenin dalam pertarungan. Mai merasa kesal pada Maki karena meninggalkan klan serta beratnya harus selalu menyaingi kakaknya, namun Maki dengan gamblang memperlihatkan jurang di antara mereka dan membuat sang adik terpukul hingga luluh.
Maki dan Mai saling berhadapan, dan Mai tak bisa mengelak dari kenyataan bahwa kakaknya memiliki sesuatu yang tidak dimilikinya. Rasa pahit karena Maki meninggalkan Keluarga Zenin, ditambah beban untuk selalu berusaha melampaui kakaknya, sangat membebani Mai. Namun sekeras apa pun ia menekan, Maki tetap membuat jurang kekuatan di antara mereka tampak jelas.
Dalam kilas balik, sebelum acara berlangsung, Nobara bertanya kepada Yuji pendapatnya tentang Maki sebagai penyihir jujutsu. Awalnya enggan, Yuji akhirnya mengakui bahwa meski pengetahuannya tentang jujutsu masih terbatas, ia sudah bisa merasakan dari sikap Maki saja bahwa gadis itu adalah pejuang tangguh. Nobara menyebut Maki saat itu hanya berada di tingkat 4 karena status keluarganya, tetapi hasil tim yang gemilang mungkin akan membuatnya akhirnya dilirik orang banyak. Maki mendengar percakapan itu dan mengingatnya saat bertarung melawan Mai; ia dengan mudah membelah peluru-pelurunya dan meruntuhkan pijakannya hanya dengan pedang, lalu menghindari tembakan dan menendang Mai hingga tersingkir. Pertarungan itu mengingatkan Mai bahwa kakaknya dilahirkan dengan bakat istimewa yang tak pernah ia miliki.
Beberapa tahun sebelumnya, Maki biasa membantu Mai membersihkan energi kutukan di sekitar rumah mereka, dan Mai iri melihat betapa ringannya Maki menghadapi segala hal, sebuah ketegangan yang akhirnya membuat Maki memutuskan untuk meninggalkan keluarga. Ketika sang ayah, Naobito Zenin, memperingatkan bahwa ia akan membuat hidup Mai semakin sulit, Maki bersikeras agar adiknya menjauh dari urusan itu, dan Mai, yang mendengar pembicaraan tersebut, menuduh kakaknya pembohong karena telah pergi begitu saja. Di masa kini, setelah berhasil menepis tembakan keenam, Maki mengira revolver itu sudah kosong. Namun Mai ternyata menyembunyikan teknik kutukan miliknya, Construction, yang menciptakan satu butir peluru setiap hari dengan harga mahal bagi tubuhnya. Peluru tak terduga itu nyaris mengenai sasaran, tetapi refleks Maki berhasil menangkapnya di udara. Mai menduga kakaknya menyimpan Heavenly Restriction versi terbalik, menukar teknik turunan keluarga dengan fisik supermanusia, sebuah pilihan yang dipandang rendah oleh klan, tetapi justru sesuatu yang tidak dimiliki Mai.
Bab ke-5 ini, yang berlatar Arc Acara Persahabatan Kyoto, diadaptasi menjadi Episode 17 dan memperkenalkan Naobito Zenin melalui kilas balik. Kalah, Mai teringat bagaimana dulu Maki pernah bersumpah takkan pergi dan bertanya mengapa kakaknya tidak memilih saja hidup sebagai petani di sampingnya, sambil mengakui bahwa ia sendiri baru menjadi penyihir jujutsu karena Maki memilih mengejar mimpi. Ia memohon agar bisa mengerti mengapa Maki tidak ikut terjerumus ke dalam lubang yang sama dengannya. Maki menjawab bahwa ia takkan sanggup hidup bersama dirinya sendiri, lalu pergi sementara Mai terisak, menyebut kakaknya pembohong dan mengaku membencinya. Bab ini sekaligus membuka dan menutup duel kedua bersaudari itu.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Bab 42 mempertemukan para saudari Zenin dalam pertarungan, ketika Maki bertempur melawan Mai dan membuat jurang kekuatan di antara mereka tak terbantahkan, meninggalkan sang adik terpukul dan hancur.
Bab 42 mengungkap teknik kutukan Mai, Construction, yang menciptakan satu peluru setiap hari dengan harga mahal bagi tubuhnya, sebuah peluru rahasia yang nyaris saja mengenai Maki.
Dalam Bab 42, Maki menjelaskan bahwa ia meninggalkan Klan Zenin karena ia tidak akan pernah sanggup hidup berdamai dengan dirinya sendiri, sebuah keputusan yang disesali Mai dan digambarkannya sebagai pengkhianatan.
Bab 42 membuat Mai menduga bahwa Maki menyandang pembalikan Heavenly Restriction, menukar teknik kutukan turunan dengan fisik superhuman, sebuah tawar‑menawar yang dipandang rendah oleh klan namun justru tidak dimiliki Mai.
Bab 42 memperkenalkan Naobito Zenin dalam kilas balik, di mana ia memperingatkan Maki bahwa ia akan membuat hidup Mai semakin sulit setelah Maki memutuskan untuk meninggalkan keluarga.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Acara Persahabatan Sekolah Saudari Kyoto - Pertarungan Tim, Bagian 9? Wiki Jujutsu Kaisen di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Jujutsu Kaisen. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.