Bab 403 adalah jeda yang tenang dan reflektif dalam saga kakak beradik Uchiha. Naruto mengenang sumpah yang ia buat kepada Itachi untuk melindungi Sasuke, sementara Sasuke mengenang kembali pembantaian dan air mata di mata Itachi, berakhir dengan ketidakpastian apakah ia bisa menjadi adik yang diharapkan Itachi.
Pikiran Naruto kembali ke pertemuan terakhirnya dengan Itachi. Ia teringat pernah mengatakan kepadanya bahwa, di mata Sasuke, dirinya telah menjadi kakak yang lebih sejati, lebih daripada Itachi sendiri. Itachi menjawab klaim itu dengan sebuah pertanyaan, menanyakan apa yang akan dilakukan Naruto jika Sasuke mengarahkan pedangnya melawan Konoha.
Naruto menjawab bahwa ia akan melindungi desa dan melumpuhkan Sasuke tanpa mengakhiri hidupnya. Jawaban itu memuaskan Itachi, yang mewariskan sebagian kekuatannya sendiri kepada Naruto sambil berharap ia tidak akan pernah perlu menggunakannya, lalu pergi. Jauh dari sana, Sasuke juga tenggelam dalam kenangan tentang Itachi, khususnya malam ketika kakaknya memusnahkan klan mereka.
Yakin bahwa ia telah kehilangan kesadaran selama pembantaian, Sasuke sebenarnya telah membuntuti Itachi dan menyerangnya. Pukulan itu tidak melukai Itachi, namun ia menatap adik kecilnya dengan air mata yang menggenang di matanya. Menengok ke belakang, Sasuke memutuskan bahwa ia tidak akan pernah bisa menjadi seperti yang diminta Itachi darinya. Bab ini berlatar selama alur Pertarungan Takdir Antara Kakak Beradik.
Naruto mengingat Itachi bertanya apa yang akan ia lakukan jika Sasuke suatu saat berbalik melawan Konoha, dan Naruto menjawab bahwa ia akan melindungi desa sambil tetap membiarkan Sasuke hidup.
Itachi mewariskan sebagian kekuatannya sendiri kepada Naruto, dengan harapan ia tidak akan pernah benar-benar perlu menggunakannya, sebelum pergi.
Sasuke teringat bahwa ia sebenarnya telah menghadapi Itachi selama pembantaian tersebut bukan pingsan seperti yang ia yakini, meskipun serangannya tidak melukai Itachi.
Meskipun tidak terluka oleh serangan Sasuke muda, Itachi menatap adiknya dengan air mata yang menggenang di matanya, momen yang menjadi asal judul bab ini.
Saat mengenang kembali pembantaian tersebut, Sasuke memutuskan bahwa ia tidak akan pernah bisa menjadi saudara seperti yang diharapkan Itachi.
Mencari info lebih lanjut soal Air Mata? Naruto Wiki di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan serial anime Naruto, manga, dan materi resmi. Referensi episode dan bab dikutip jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.