
Saat para prajurit bergosip tentang siapa yang mencoba membunuh Canute, Askeladd menjelaskan bahwa membiarkan percobaan itu tetap sebagai rumor belaka akan mengikat tangan raja. Mencurigai Gunnar yang penakut berkhianat, ia menugaskan Thorfinn untuk membayanginya, dan jejak itu mengarah langsung ke gerbang terjaga milik Sweyn.
Di tengah pesta yang masih berlangsung, para prajurit bertanya-tanya tentang percobaan pembunuhan yang gagal terhadap Canute. Beberapa menepis dugaan keterlibatan orang Inggris, dengan alasan bahwa musuh yang ingin membalikkan jalannya perang pasti akan menyerang Sweyn, yang juga berada di Jorvik, bukan pangeran kedua; pelaku sebenarnya, simpul mereka, pasti seseorang yang diuntungkan oleh kematian Canute. Di bangunan terpisah, Askeladd mengatakan kepada Canute, Thorkell, Asgeir, dan Gunnar bahwa membiarkan peristiwa itu tetap sebagai rumor belaka justru merupakan tujuannya, sebab bisikan yang benar namun tak terbukti membuat raja tetap tenang sekaligus menghalangi konfrontasi yang akan dipicu oleh bukti kuat.
Thorkell bertanya apakah Askeladd sendiri yang mengatur serangan itu, dan Askeladd membenarkan bahwa semuanya berjalan sempurna. Ia menjelaskan dampaknya pada dewan keesokan harinya: dengan seluruh pasukan yang sudah mengetahui perseteruan antara Harald dan Canute, Sweyn kini tidak dapat memberikan perintah yang merugikan kepada putranya atau menarik Thorkell darinya, karena tindakan tersebut akan memperkuat desas-desus bahwa seorang ayah membunuh anaknya sendiri, sesuatu yang tidak dapat dipertaruhkan oleh penguasa yang membutuhkan dukungan rakyatnya.
Gunnar memuji siasat itu lalu meminta izin pergi. Setelah ia pergi, Askeladd memperingatkan Canute bahwa Gunnar tidak dapat dipercaya; terguncang oleh kematian Ragnar, ia adalah orang yang paling mungkin menjual rahasia mereka kepada raja dan menahan kesetiaannya sampai ia melihat siapa yang akan menang. Karena tidak ada hal yang diucapkan yang Askeladd keberatan untuk didengar raja, ia telah menugaskan Thorfinn untuk membuntuti Gunnar. Thorfinn melihat Gunnar bertemu dengan seorang pria berjubah di hutan dan mengutusnya dengan perintah, lalu mengikuti pria itu hingga ke sebuah gerbang terjaga di mana para penjaga melambaikannya masuk. Mengenali tempat itu sebagai kediaman raja, Thorfinn menyimpulkan bahwa Gunnar adalah pengkhianat. Askeladd, tanpa terusik, berencana untuk terus memberi raja informasi sesat yang terpercaya melalui mata-mata itu, dan bersandar sambil menikmati bayangan bagaimana Sweyn akan bereaksi keesokan paginya, sementara Thorfinn yang muak menganggap semua tipu muslihat itu tidak pantas bagi prajurit sejati.
Para prajurit menyimpulkan bahwa pembunuh itu bukan orang Inggris melainkan seseorang yang diuntungkan oleh kematian Canute. Askeladd mengungkapkan bahwa ia yang mengatur percobaan itu dan menjelaskan bagaimana membiarkannya tetap sebagai rumor yang tak terbukti mencegah Sweyn mengeluarkan perintah yang merugikan dalam dewan. Ia menyebut Gunnar sebagai mata-mata yang mungkin dan mengutus Thorfinn untuk mengikutinya. Thorfinn melacak utusan Gunnar hingga ke gerbang terjaga milik raja, yang mengonfirmasi pengkhianatan tersebut, sementara Askeladd bertekad memanfaatkan Gunnar sebagai saluran informasi palsu.
Ditulis sebagai Bouryaku dalam bahasa Jepang, bab kelima puluh ini membuka Volume 8 dan diadaptasi dalam Episode 21. Bab ini memperdalam catur politik antara Askeladd dan Sweyn serta menegaskan kesetiaan Gunnar yang terbagi. Rasa muak Thorfinn terhadap tipu muslihat yang tak berkesudahan menandai benang merah keterasingannya dari manipulasi yang mengelilingi sang pangeran.
Askeladd menjelaskan bahwa membiarkan serangan terhadap Canute tetap sebagai rumor yang belum terbukti membuat Raja Sweyn tetap tenang sekaligus mencegah konfrontasi apa pun yang akan dipaksakan oleh bukti kuat.
Ya; Askeladd mengakui kepada Thorkell bahwa ia sendiri yang mengatur upaya pembunuhan tersebut dan bahwa upaya itu berjalan dengan sempurna.
Askeladd mencurigai Gunnar, yang gelisah sejak kematian Ragnar, siap menjual rahasia mereka kepada Raja Sweyn.
Thorfinn mengikuti utusan Gunnar hingga ke gerbang yang dijaga di kediaman Raja Sweyn, yang mengonfirmasi bahwa Gunnar menyampaikan informasi kepada raja.
Alih-alih mengungkapnya, Askeladd berencana terus memberi Gunnar informasi sesat yang tepercaya untuk diteruskan kepada Raja Sweyn.
Ingin tahu lebih banyak tentang Bab 50: Siasat? Wiki Vinland Saga di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Vinland Saga. Vinland Saga diciptakan oleh Makoto Yukimura, diterbitkan oleh Kodansha, dan dianimasikan oleh MAPPA dan Wit Studio. Seluruh hak atas Vinland Saga dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.