Apakah Bandai Namco Baru Saja Tidak Sengaja Mengonfirmasi Dragon Ball Xenoverse 3?

Fill Nuc
Fill Nuc
2 Mar 2026Anime
Dragon Ball
Goku and John Dragon Ball standing together in a neon-lit futuristic city - Dragon Ball Xenoverse 3 article

Kebocoran yang Mengguncang Fandom

Kalau kamu penggemar Dragon Ball yang mengikuti dunia gaming-nya, kemungkinan besar kamu sudah dengar beritanya. Tapi kalau terlewat, ini versi singkatnya: channel YouTube Bandai Namco Asia Tenggara membuat playlist berjudul "Dragon Ball Xenoverse 3." Satu-satunya video di playlist itu? Trailer Project "Age 1000" yang dirilis pada 24 Januari lalu. Ini bukan hal kecil. Project Age 1000 sudah jadi misteri sejak pertama kali diumumkan di Dragon Ball Genkidamatsuri pada Januari. Tidak ada yang tahu persis apa itu. Beberapa fans menebak ini adalah IP yang benar-benar baru. Yang lain mengira ini mungkin game Dragon Ball online berskala besar. Lalu tiba-tiba, sebuah channel Bandai Namco dengan santainya memasukkan trailer itu ke folder "Xenoverse 3."

Playlist-nya Langsung Hilang

Begitu fans menemukannya, playlist itu langsung dihapus. Nah, ini yang bikin menarik. Kalau cuma salah label, kenapa buru-buru dihapus? Bandai Namco sama sekali tidak berkomentar secara resmi. Tidak ada konfirmasi, tidak ada bantahan. Hanya keheningan. Dan di dunia kebocoran game, diam setelah penghapusan biasanya berarti seseorang melakukan kesalahan. Penemuan awal datang dari fans bermata tajam di Reddit yang sempat screenshot playlist-nya sebelum hilang. Screenshot itu menyebar di media sosial seperti api, dan sekarang seluruh komunitas gaming Dragon Ball berusaha mencari tahu apa artinya ini.
John Dragon Ball standing in a barren wasteland sunset - Dragon Ball Xenoverse 3 article

Mengapa Fans Dragon Ball Tidak Bisa Sepakat Soal Xenoverse 3

Di sinilah segalanya jadi seru. Komunitas Dragon Ball benar-benar terbelah soal apakah ini kabar baik atau buruk. Dan jujur? Kedua pihak punya argumen yang kuat. Di satu sisi, ada fans setia Xenoverse. Mereka yang menghabiskan ratusan jam membuat karakter custom, menjalankan parallel quest, dan bertarung online. Xenoverse 2 rilis pada Oktober 2016. Itu hampir satu dekade lalu. Buat mereka, sekuel yang layak dengan hardware modern dan mekanik yang diperbarui adalah mimpi yang jadi kenyataan. Sistem pembuatan karakter saja sudah revolusioner untuk game Dragon Ball, dan bayangan upgrade next-gen bikin orang-orang benar-benar antusias.

Tidak Semua Orang Merayakan

Tapi ada juga kubu yang lain. Banyak fans berharap Project Age 1000 akan menjadi sesuatu yang sepenuhnya baru. Mungkin Dragon Ball MMO. Mungkin genre game yang sama sekali berbeda. Ketika playlist Xenoverse 3 muncul, sebagian fans merasa kecewa. Seorang pengguna Reddit berkata terus terang: "Agak mengecewakan sih, aku berharap Age 1000 itu sesuatu yang berdiri sendiri." Ada juga kubu Sparking! Zero yang perlu dipertimbangkan. Dragon Ball Sparking! Zero sedang mendominasi percakapan game fighting, dan beberapa fans khawatir pengumuman Xenoverse 3 akan memecah perhatian dan sumber daya komunitas. "Aku tetap sama Kakarot dan Sparking!" tulis seorang fans di X, menolak mentah-mentah ide game Xenoverse lainnya. Debat ini pada dasarnya soal ekspektasi. Kalau kamu menginginkan sesuatu yang segar, ini terasa seperti langkah mundur. Kalau kamu menginginkan formula Xenoverse yang disempurnakan dan dikembangkan, ini persis yang kamu tunggu-tunggu.
Goku standing before a massive time rift portal - Dragon Ball Xenoverse 3 leak article

Apa yang Sebenarnya Kita Ketahui (Dan Kapan Kita Akan Tahu Lebih Banyak)

Ini yang perlu diingat semua orang: belum ada yang dikonfirmasi. Judul playlist YouTube bukan pengumuman resmi. Bisa saja ini kesalahan labeling internal dari manajer media sosial regional. Hal seperti ini lebih sering terjadi dari yang kamu kira. Tapi Bandai Namco sudah memberitahu kita kapan kita akan mendapat jawaban. Dragon Ball Games Battle Hour 2026 berlangsung pada 18-19 April, dan di situlah Project Age 1000 diharapkan mendapat reveal lengkapnya. Kalau ini benar-benar Xenoverse 3, di situlah kita akan tahu.

Tahun yang Luar Biasa untuk Dragon Ball

Terlepas dari apa yang ternyata menjadi Project Age 1000, tahun 2026 sedang membentuk dirinya menjadi salah satu tahun terbesar dalam sejarah Dragon Ball. Dragon Ball Super: Beerus, remake yang ditingkatkan dari anime Super original, hadir musim gugur ini. Produksi saga Galactic Patrol Prisoner sebagai sekuel anime sudah dimulai. DLC baru Sparking! Zero terus bergulir dengan karakter seperti Demon King Piccolo dan Bardock. Bahkan aplikasi resmi Dragon Ball akan ditutup pada 26 Maret, yang terasa seperti akhir dari sebuah era tersendiri. Franchise ini jelas sedang dalam fase transisi, membangun menuju sesuatu yang besar. Entah Project Age 1000 adalah Xenoverse 3 atau sesuatu yang tidak pernah kita duga, April rasanya tidak bisa datang lebih cepat.
Share this article
Daddy Jim Headquarters | Apakah Bandai Namco Baru Saja Membocorkan Dragon Ball Xenoverse 3? Ini yang Kita Tahu