
Dengan membeli waktu dari Vegeta, Goku mengumpulkan energi untuk Spirit Bomb kedua. Namun, kali ini dia tidak meminta energi dari para dewa, melainkan dari rakyat jelata yang tersisa di alam semesta lainnya. Energi yang terkumpul jauh lebih murni dan lebih kuat dari sebelumnya.
Goku merasakan pengorbanan Vegeta dan memanfaatkan waktu yang dibeli dengan penuh kesadaran. Dia menutup matanya dan mulai memanggil-manggil energi dengan cara yang berbeda dari sebelumnya. Bukan kepada para dewa atau makhluk supernatural, tetapi kepada setiap manusia, setiap makhluk biasa yang tersisa di alam semesta.
Dari planet-planet terpencil, dari dimensi-dimensi yang belum terjamah, energi mulai mengalir menuju Goku. Setiap anak yang bermain, setiap orang tua yang berdoa, setiap makhluk yang berharap pada keajaiban; energi mereka semua bersatu dalam satu gerakan terakhir.
Spirit Bomb yang kedua terbentuk jauh lebih besar dan bersinar dengan cahaya yang lebih hangat dibanding yang pertama. Energi ini bukan hanya kekuatan semata, tetapi harapan, mimpi, dan keinginan seluruh alam semesta untuk hidup. Kid Buu merasakan perbedaan fundamental pada energi ini dan untuk pertama kali, ekspresi pada wajahnya menunjukkan keraguan.
Ingin tahu lebih banyak tentang The Djinn Awakens?!? Dragon Ball Wiki di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime Dragon Ball, manga, dan materi resmi. Referensi episode dan bab dicantumkan jika tersedia.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Telusuri panduan episode kami:
Yuk dengerin musik R&B Dragon Ball.
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini dalam 13 bahasa. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.