Kembali
Dragon Ball Super Volume 14 cover art
Cover art © Shueisha / Akira Toriyama. Not an original work of Daddy Jim Headquarters. Displayed for editorial commentary and review purposes.

Edge of Defeat

Bab MangaBab 62

Moro yang menyatu dengan Seven-Three terbukti tidak tersentuh. Vegeta tidak bisa mendarat satu pukulan pun, membuat Forced Spirit Fission sia-sia. Para Z Fighter jatuh satu per satu. Fusi tak bisa digunakan karena Moro menguasai teknik yang sama. Instant Kamehameha Goku menghancurkan sebuah lengan namun Regenerasi yang disalin memulihkannya. Hanya kedatangan mengejutkan Merus yang mencegah kekalahan total.

Volume: 14
Ukuran Teks

Kekuatan Seven-Three Dilepaskan

Moro mengkonfirmasi bahwa kemampuan Seven-Three berada di atas kemampuannya sendiri. Vegeta, dalam Super Saiyan God SS Evolved, menyerang namun tidak bisa mendarat satu pukulan pun. Moro mengejek bahwa Forced Spirit Fission membutuhkan sentuhan dan ia tidak akan pernah mengizinkan hal itu lagi. Gohan dan Piccolo memperhatikan bahwa kemampuan yang disalin biasanya berakhir setelah tiga puluh menit, namun Moro mengungkapkan tidak ada batas waktu karena salinan itu adalah kekuatannya sendiri yang kembali ke sumbernya. Ia mencengkeram tenggorokan Vegeta, menguras tenaganya, dan menghabisinya dengan Big Bang Attack miliknya sendiri. Piccolo memberitahu Goku bahwa Fusion Dance dan Potara tidak bisa digunakan karena Moro kini memiliki Forced Spirit Fission.

Taktik Keputusasaan

Di Lookout, Dende memutuskan untuk terbang turun dan menyembuhkan yang terluka meskipun berisiko bagi Dragon Ball. Di bawah, Krillin berlari menuju medan pertempuran membawa Senzu Bean. Gohan dan Piccolo menyerang bersama; Piccolo mencengkeram Moro sementara Gohan memerangkapnya dengan Galactic Donut. Goku naik ke Perfected Super Saiyan Blue dan melepaskan Instant Kamehameha yang menghancurkan lengan kiri Moro. Lengan itu beregenerasi seketika, dan Moro menghantamkan kepalan yang pulih itu menembus dada Goku. Gohan kehilangan kendali diri, menyerang membabi buta, dan menerima pukulan dahsyat yang mematahkan beberapa giginya.

Penghalang dan Harapan Terakhir

Moro mendirikan penghalang yang menutup medan pertempuran. Android 17 dan 18 tumbang akibat Galick Beam. Piccolo mencoba serangan pamungkas namun dihancurkan oleh Special Beam Cannon miliknya sendiri yang dibalik padanya. Hanya Jaco yang tersisa. Dende melewati celah kecil yang dibuka oleh Guide Angel yang tidak terlihat. Jaco melepaskan Ray Gun-nya dalam keputusasaan; sebuah tembakan kedua yang jauh lebih kuat bergabung dengannya. Moro berbalik dan mendapati Merus berdiri di hadapannya, siap untuk bertarung.

Bagikan sumber daya ini

Sumber & Informasi

Ingin tahu lebih banyak tentang Edge of Defeat? Dragon Ball Wiki di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.

Lihat di Fandom

Konten ini adalah tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime Dragon Ball, manga, dan materi resmi. Referensi episode dan bab dicantumkan jika tersedia.

Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:

  • Halaman film: poster bioskop dan visual utama, kredit milik Toei Animation dan Shueisha.
  • Halaman game: cover art resmi, kredit milik Bandai Namco, Atari, dan penerbit lainnya.
  • Halaman bab manga: sampul volume Jump Comics, kredit milik Shueisha dan Akira Toriyama.

Musik Dragon Ball oleh Daddy Jim Headquarters

Yuk dengerin musik R&B Dragon Ball.

Bantu Kami Menjaga Akurasi Wiki Ini

Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini dalam 13 bahasa. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.