
Rahasia Sang Penyihir adalah bab keempat dari Frieren: Di Luar Akhir Perjalanan. Yakin bahwa mentornya menyembunyikan sesuatu di kota perdagangan Warm, Fern membuntuti si elf melalui jalanan, hanya untuk menemukan bahwa rahasia itu hanyalah hadiah ulang tahun yang sederhana dan upaya canggung untuk akhirnya lebih mengenal dirinya.
Dua puluh tujuh tahun setelah kematian Himmel, Frieren dan Fern singgah di kota perdagangan Warm, di mana sang elf menyarankan mereka berpisah sejenak untuk membeli persediaan baru. Meyakini bahwa mentornya menyembunyikan sesuatu, karena suasana hati seperti itu biasanya berakhir dengan pembelian sia-sia seperti tengkorak raksasa atau ramuan pengurai pakaian, Fern memutuskan untuk mengikutinya secara diam-diam.
Ia menyaksikan Frieren bimbang di depan sebuah lapak aksesori sebelum akhirnya membeli sesuatu, lalu bertanya kepada sekelompok petualang kasar di sebuah meja tentang tempat menjual makanan manis sebelum kembali ke penginapan. Fern pun bergegas menyelesaikan urusannya sendiri dan kembali; setelah itu, Frieren mengajak mereka merayakan diri dengan santapan mewah di suatu tempat yang menawarkan pemandangan indah.
Saat makan malam, Frieren menyuruh Fern memesan apa saja yang ia suka dari simpanan uang rahasia miliknya, dan gadis itu dengan tepat menyebut puding merkur sebagai keinginan pribadi sang elf sebelum Frieren sempat mengatakannya. Tebakan itu membangkitkan kenangan saat Himmel melakukan hal yang sama setelah bertahun-tahun berkelana di jalan, ketika ia menyebut kegemarannya akan omelet ruf, kecintaan Eisen pada anggur, serta kelemahan Heiter terhadap minuman keras.
Menyadari bahwa ia hampir tidak tahu apa-apa tentang rekannya, Frieren menyerahkan sebuah kotak berisi hiasan rambut bermotif kupu-kupu untuk ulang tahun Fern. Fern sangat gembira, berkata kepada mentornya bahwa bahkan upaya kecil seperti ini untuk memahaminya telah memberinya kebahagiaan yang luar biasa.
Keesokan harinya, keduanya melanjutkan perjalanan, dengan Fern mengenakan hiasan barunya. Ketika ditanya apakah perjalanan ini memiliki tujuan tertentu, Frieren menjawab bahwa ia ingin mengumpulkan ilmu sihir semata-mata karena rasa ingin tahu, serta menelusuri kembali jejak yang dulu ia tempuh bersama Kelompok Pahlawan sebelum kenangan itu hilang begitu saja.
Fern, kini berusia enam belas tahun, telah tumbuh lebih tinggi daripada mentornya, membuat Frieren membandingkan postur tubuh mereka dan bertanya-tanya mengapa dadanya tetap begitu kecil meski mereka berdua mengonsumsi makanan yang hampir sama.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Bab 4, Rahasia Penyihir, mengikuti Fern saat ia menguntit Frieren melintasi kota perdagangan Warm, yakin bahwa mentornya menyembunyikan sesuatu; ternyata rahasia itu adalah hadiah ulang tahun yang sederhana dan upaya canggung untuk akhirnya lebih mengenalnya.
Rahasia Frieren adalah ia sedang berbelanja untuk ulang tahun Fern; ia bimbang di sebuah stan aksesori dan bertanya kepada sekelompok petualang di sebuah meja di mana bisa menemukan makanan manis, lalu memberi Fern kejutan dengan sebuah hadiah saat makan malam.
Frieren memberikan Fern sebuah kotak berisi hiasan rambut bermotif kupu-kupu untuk ulang tahunnya, dan Fern sangat gembira, mengatakan kepada mentornya bahwa bahkan upaya kecil seperti ini untuk memahaminya pun membawa kebahagiaan yang luar biasa.
Fern menebak dengan tepat bahwa Frieren mendambakan puding merkur, sebuah momen yang menghidupkan kenangan peri tersebut tentang Himmel yang pernah menyebutkan ketertarikannya pada telur dadar ruf, kecintaan Eisen pada anggur, dan kelemahan Heiter terhadap minuman.
Ditanya apakah perjalanan itu memiliki tujuan tertentu, Frieren menjawab bahwa ia berniat mengumpulkan sihir karena rasa ingin tahu semata dan untuk menelusuri kembali jalan yang dulu ia tempuh bersama Kelompok Pahlawan sebelum kenangan-kenangan itu lenyap.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 4: Rahasia Sang Penyihir? Wiki Frieren di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Frieren: Beyond Journey's End. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.