
Kecelakaan canggung di tepi sungai membuat Stark dimarahi, tepat ketika Wirbel muncul kembali dengan tawaran merekrutnya untuk perang di utara. Diberi kebebasan memilih, Stark akhirnya mengungkapkan alasan sebenarnya ia bepergian bersama Frieren dan Fern, serta di mana sebenarnya tempat yang ingin ia tinggali.
Dua puluh sembilan tahun setelah kematian Himmel, rombongan melewati Hutan Besar Sanft, di mana Stark tanpa sengaja melihat Fern dan Frieren sedang mandi, sehingga suasana hati mereka menjadi muram sepanjang hari. Di persimpangan jalan yang satu menanjak ke Dataran Tinggi Utara dan yang lain berbelok menuju Pelabuhan Netral, mereka singgah di sebuah penginapan dan bertemu dengan Wirbel, Scharf, dan Ehre. Wirbel, yang terburu-buru menuju utara karena iblis di perbatasan kembali menjadi ganas, meminta izin kepada Frieren untuk membujuk Stark agar bergabung dengan pasukan garis depannya yang kekurangan personel selama dua atau tiga tahun.
Frieren langsung menyetujui, sambil bertanya-tanya apakah rombongannya sendiri terlalu keras pada Stark. Malam itu, Fern menemukan Stark di beranda, di mana Stark mengatakan bahwa ia telah menolak tawaran tersebut mentah-mentah. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia pernah membuang hidupnya dalam keputusasaan sebelum Frieren dan Fern mengangkatnya; dan justru dorongan dari Fern, tak kalah pentingnya dibandingkan Frieren, yang memberinya kekuatan untuk terus berkelana. Keesokan harinya, kedua kelompok itu berpisah, dengan Wirbel yakin bahwa jalan mereka akan bertemu lagi di suatu tempat di Perbatasan Utara.
Rombongan mencapai persimpangan yang membagi jalan menuju Dataran Tinggi Utara dan Pelabuhan Netral, lalu bertemu dengan Wirbel, Scharf, dan Ehre di sebuah penginapan. Wirbel berusaha merekrut Stark untuk perang di utara, tetapi Stark menolaknya demi tetap bersama rombongan Frieren. Kedua kelompok itu kemudian berpisah.
Di tepi sungai, Fern dengan penuh kasih membersihkan gelang teratai bercermin yang diberikan Stark kepadanya serta hiasan rambut dari Frieren, sambil menjelaskan bahwa ia sangat menghargai setiap hadiah karena perang dahulu pernah merenggut segalanya darinya, termasuk kampung halamannya. Merasakan ketegangan yang tersisa, Frieren menyalahkan dirinya sendiri karena telah memaksa Stark masuk ke dalam kelompok dan mengajaknya untuk menyampaikan jika merasa tidak nyaman. Wirbel, yang sekali lagi berterima kasih kepada Stark atas bantuannya melawan babi besar Fresser, tersinggung saat disebut sudah setengah baya dan bersikeras bahwa ia baru saja berusia dua puluhan, sesuatu yang menurut Stark terdengar persis seperti Sein. Belakangan Stark meminta Fern untuk lebih lembut padanya, dan Fern pun dengan nada bercanda mengundangnya untuk datang agar bisa dimanja.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Dalam Bab 62, "Mengapa Aku Memulai Perjalanan Ini," Wirbel muncul kembali di sebuah penginapan dan menawarkan untuk merekrut Stark untuk perang di utara, namun Stark menolaknya agar tetap bersama rombongan Frieren. Ia akhirnya mengungkapkan alasan sebenarnya mengapa ia justru berkelana bersama Frieren dan Fern.
Dalam Bab 62, Stark mengatakan kepada Fern bahwa ia langsung menolak tawaran Wirbel karena sebelumnya ia pernah membuang hidupnya dalam keputusasaan sebelum Frieren dan Fern mengangkatnya. Ia menjelaskan bahwa dorongan semangat dari Fern, tak kalah pentingnya dibandingkan dari Frieren,lah yang memberinya kekuatan untuk melanjutkan perjalanan.
Dalam Bab 62, Wirbel bergegas menuju utara karena iblis di daerah perbatasan kembali menjadi lebih ganas, dan ia meminta izin kepada Frieren untuk membujuk Stark agar bergabung dengan pasukan penjaga garis depannya yang kekurangan personel selama dua hingga tiga tahun. Frieren segera menyetujuinya.
Dalam Bab 62, Fern dengan penuh kasih membersihkan gelang teratai bercermin yang diberikan Stark kepadanya serta hiasan rambut pemberian Frieren, sambil menjelaskan bahwa ia sangat menyayangi setiap hadiah karena dahulu perang telah merenggut segalanya darinya, termasuk kampung halamannya.
Dalam Bab 62, merasakan ketegangan yang muncul setelah kekhilafan canggung Stark, Frieren menyalahkan dirinya sendiri karena telah memaksanya bergabung ke dalam kelompok tersebut, dan ia pun mengundang Stark untuk mengatakannya jika suatu saat merasa tidak nyaman berada di tengah-tengah mereka.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 62? Wiki Frieren di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Frieren: Beyond Journey's End. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.