Pesta Selingan adalah episode kedua puluh tujuh Brotherhood, sebuah episode kilas balik reflektif yang berlangsung sepenuhnya di dalam mimpi di mana Van Hohenheim bergulat dengan pertanyaan apakah umat manusia dapat tumbuh melampaui kegagalannya sendiri.
Seluruh bab ini berlangsung di dalam mimpi. Dahulu kala, Van Hohenheim menyaksikan pertemuan desa yang meriah, dan Pinako Rockbell yang jauh lebih muda membawakannya minuman. Ia berkomentar bahwa negara yang terkunci dalam konflik tanpa akhir, sejak Ishval dan seterusnya, membutuhkan momen-momen tenangnya, dan rangkaian gambar mengingatkan pada berbagai kesulitan yang telah dialami Amestris sejak King Bradley naik menjadi Fuhrer. Ketika seorang gadis mengajaknya berdansa, Hohenheim dengan sopan menolaknya.
Pinako mencatat bahwa anak-anak Elric seusia gadis itu ketika mereka mencoba menghidupkan kembali ibu mereka, dan Hohenheim meragukan bahwa peringatan apa pun darinya dapat menghentikan mereka atau menyelamatkan mereka dari hukuman mereka. Adegan-adegan memutar kembali Ed dan Al yang menyerahkan tubuh mereka, perburuan mereka akan Batu Bertuah, dan penemuan mereka tentang biaya mengerikan di baliknya. Seorang pria yang mengenakan wajah Hohenheim sendiri bersikeras bahwa manusia tidak pernah belajar, berpegang pada ketakutan mereka akan kegelapan, dan paling baik diperlakukan sebagai bahan mentah untuk dieksploitasi.
Mimpi itu merangkum perjalanan yang membawa ke sini: Ed mengungkap susunan bertanda pengorbanan di Laboratorium 5, penolakannya untuk menghabisi Slicer Bersaudara, serta Lust dan Envy yang menghapus rune darah pasangan itu sebelum terlalu banyak rancangan homunculus bocor. Izumi Curtis dan Roy Mustang ditandai sebagai pengorbanan yang dimaksudkan bersama kedua bersaudara itu, dan Maes Hughes tewas karena menyadari bahwa susunan skala nasional, jenis yang sama yang pernah memusnahkan Xerxes, sedang dipersiapkan.
Pinako membantah penghinaan Father, berargumen bahwa manusia menolak untuk menyerah apa pun rintangannya. Klip-klip selanjutnya menegaskan pendapatnya: Mustang menjatuhkan Lust meski terluka parah, Ed mengakali Greed saat ia berdarah, saudara Scar menyerahkan lengannya sendiri untuk menyelamatkannya, dan Lan Fan memotong lengan kirinya untuk menyelamatkan dirinya dan Ling dari Wrath. Trisha, yang muncul sebagai wanita muda, menyatakan bahwa manusia memang dapat berubah dan bahwa ketakutan dapat membuat mereka lebih kuat. Kata-katanya membangkitkan kenangan tentang Resembool, dan Hohenheim terbangun menyadari bahwa semua itu tidak nyata.
Episode ini merangkum dua puluh enam episode pertama menjadi kilas balik sambil memperdalam karakter Hohenheim, meskipun pertukaran di antara Hohenheim, Father, Pinako, dan Trisha berada di luar linimasa utama sebagai peristiwa mimpi dan bukan kejadian kanon. Episode ini membuka musim ketiga, dan lagu penutup berganti menjadi Tsunai Da Te, dengan Let It Out kembali sebagai lagu selingan menjelang akhir.
Detail-detail kecil memenuhi bingkai. Susunan di balik kartu judul adalah lingkaran transmutasi manusia milik keluarga Elric, dan episode ini menampilkan Pinako muda serta Trisha dalam dua usia. Merek minuman keras fiktif yang berulang, Stray Dog, sebuah penghormatan kepada karya awal Arakawa, muncul berulang kali. Sekitar menit ketiga, Hughes membaca koran yang teksnya diambil dari kesaksian langsung Uriah J. Fields tentang kerusuhan Los Angeles tahun 1992 yang terjadi setelah pembebasan petugas yang memukuli Rodney King.
Ya, Interlude Party secara resmi merupakan episode rekap dari Fullmetal Alchemist: Brotherhood. Episode ini merangkum peristiwa dari dua puluh enam episode pertama ke dalam rangkaian mimpi yang dialami oleh Van Hohenheim, sekaligus memperdalam karakternya.
Interlude Party bukan filler konvensional; episode ini adalah rangkuman berbasis klip yang dibingkai sepenuhnya sebagai mimpi. Percakapan di antara Hohenheim, Father, Pinako, dan Trisha berada di luar linimasa utama sebagai peristiwa mimpi, bukan kejadian kanon.
Dalam Interlude Party, mimpi Van Hohenheim mencakup percakapan dengan Pinako Rockbell yang lebih muda, seorang pria yang mengenakan wajahnya sendiri yang bersikeras bahwa manusia tidak pernah benar-benar berubah, dan Trisha, yang muncul sebagai wanita muda yang berpendapat bahwa rasa takut dapat membuat manusia lebih kuat.
Interlude Party adalah episode kedua puluh tujuh dari Fullmetal Alchemist: Brotherhood, sebuah episode kilas balik reflektif yang berlangsung sepenuhnya di dalam mimpi di mana Van Hohenheim bergulat dengan pertanyaan apakah umat manusia dapat tumbuh melampaui kegagalannya sendiri.
Interlude Party berakhir dengan Trisha menyatakan bahwa manusia dapat berubah dan bahwa rasa takut dapat membuat mereka lebih kuat, sebuah momen yang membangkitkan kenangan tentang Resembool sebelum Hohenheim terbangun dan menyadari bahwa semua itu tidak nyata.
Ingin tahu lebih banyak tentang Pesta Selingan? Wiki Fullmetal Alchemist di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Fullmetal Alchemist. Fullmetal Alchemist diciptakan oleh Hiromu Arakawa, diterbitkan oleh Square Enix, dan dianimasikan oleh Bones. Seluruh hak atas Fullmetal Alchemist dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.