
Bab 19 dari Jujutsu Kaisen, berjudul Ikan Muda dan Hukuman Balik, memasangkan Yuji dengan sosok yang lugas, Kento Nanami, dalam sebuah kasus pembunuhan di bioskop, sementara satu-satunya saksi, Junpei, justru mencari si pembunuh dengan alasan yang lebih kelam.
Sebuah trio mayat yang telah terdistorsi ditemukan di Kinema Cinema di Kota Kawasaki. Yuji diajak oleh Kento Nanami, seorang penyihir yang blak-blakan dan tertib, untuk memeriksa TKP yang mencekam itu. Di tempat lain, satu-satunya korban selamat yang menyaksikan kejadian tersebut memutuskan untuk melacak si pembunuh dengan harapan bisa mempelajari cara kerja roh-roh kutukan.
Seorang remaja bernama Junpei merenung bahwa ia tidak akan pernah menekan tombol untuk membunuh seseorang yang sekadar ia benci, namun ia tak ragu melakukannya demi orang yang membencinya. Di Kinema Cinema, ia duduk bersama teman-teman sekelasnya yang kasar, yang mengganggu sepanjang film hingga tubuh mereka terpelintir menjadi bentuk yang tak lagi dapat dikenali, tampak sudah mati. Junpei melihat sosok berambut biru dengan wajah seperti kain perca yang bertanggung jawab atas kejadian itu dan menguntit Mahito ke sebuah gang. Roh kutukan itu bertanya apakah para korban penting baginya, tetapi Junpei membuatnya terkejut dengan balik bertanya apakah ia bisa belajar cara membunuh orang seperti itu.
Sementara itu, Nanami, seorang penyihir tingkat 1, mengajarkan Yuji cara membaca energi kutukan sisa yang ditinggalkan oleh suatu teknik. Awalnya Yuji masih canggung, dan Nanami menyuruhnya lebih mengutamakan indera peraba daripada penglihatan. Ketika sang murid akhirnya berhasil menemukan jejak itu dan mengharap pujian, Nanami dengan datar menyatakan bahwa ia ada di sana untuk menegakkan hukum, bukan untuk memuji atau menegur. Satoru kemudian muncul untuk menggoda Nanami sebagai mantan pegawai kantoran, sekaligus menjamin bahwa Nanami lebih dapat diandalkan daripada kebanyakan penyihir, karena ia memang benar-benar meninggalkan pekerjaan di perusahaan.
Nanami menjelaskan bahwa ia memilih jalan ilmu sihir hanya karena itu lebih masuk akal daripada hidup di kantor, dan meskipun ia mempercayai Satoru, ia tidak bisa menghormati yang bersangkutan mengingat cara sistem jujutsu beroperasi. Dengan alasan yang sama, ia menolak mengakui Yuji sebagai penyihir dan menantangnya untuk membuktikan nilainya, kendati Yuji menyimpan Sukuna. Merasa lelah karena belakangan ini sering disebut lemah, Yuji meminta kesabaran agar ia bisa berkembang. Tanpa adanya rekaman adegan pembunuhan, keduanya harus meminta keterangan dari saksi yang tersisa, dan sepasang kutukan pun menyergap mereka di atap gedung. Yuji bersikeras agar ia tidak diremehkan, tetapi Nanami justru menilai melindungi anak-anak adalah tugas orang dewasa. Sambil menghunus senjatanya, ia mengatakan kepada Yuji bahwa menahan kerugian kecil justru merupakan proses yang membentuk seseorang menjadi dewasa.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Bab 19, Ikan Muda dan Hukuman Balik, memasangkan Yuji dengan penyihir jujutsu yang lugas, Kento Nanami, dalam kasus pembunuhan di bioskop Kinema Cinema, sementara satu-satunya saksi, Junpei, mencari pembunuh Mahito dengan alasan yang lebih kelam.
Bab 19 memperkenalkan Kento Nanami, seorang penyihir jujutsu tingkat 1 dan mantan pegawai kantor, yang membawa Yuji untuk membaca energi kutukan sisa di lokasi kejadian.
Di Bab 19, Yuji dan Nanami menyelidiki tiga mayat yang telah berubah secara aneh yang ditemukan di Kinema Cinema di Kota Kawasaki, dengan tidak adanya rekaman adegan pembunuhan yang membuat mereka harus mempertanyakan saksi yang tersisa.
Bab 19 mengisahkan Junpei Yoshino, satu-satunya korban selamat dari pembantaian di bioskop, yang menguntit Mahito ke sebuah gang dan membuat roh kutukan itu terkejut dengan bertanya apakah dia bisa belajar cara membunuh orang seperti itu.
Di Bab 19, Nanami menjelaskan kepada Yuji cara merasakan energi kutukan sisa yang tertinggal setelah suatu teknik digunakan, memintanya untuk lebih mengutamakan perasaan daripada penglihatan, dan menyatakan bahwa ia ada untuk menegakkan hukum, bukan untuk memuji atau memarahi.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 19? Wiki Jujutsu Kaisen di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Jujutsu Kaisen. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.