
Manusia Hampa adalah bab ke-68 dari Vinland Saga, yang dikumpulkan dalam Volume 10. Dihantui mimpi buruk tentang jatuh dan hampa karena kehilangan kebenciannya terhadap Askeladd, Thorfinn curhat kepada Einar tentang pencarian balas dendamnya selama sepuluh tahun. Sverkel membingkai ulang kehampaan itu sebagai awal kelahiran kembali, tetapi harapan baru yang rapuh itu runtuh ketika keduanya mencapai ladang dan menemukan gandum mereka yang telah bertunas hancur.
Thorfinn bermimpi memanjat tebing yang tidak boleh ia jatuhi, tetapi tangan-tangan yang mencengkeram menyeretnya ke bawah, dan ia terbangun berteriak di lumbung. Einar melaporkan bahwa ia meneriakkan nama-nama dalam tidurnya, Askeladd dan Ayah, meskipun Thorfinn hanya mengingat kejatuhan itu. Mimpi itu membuatnya yakin ada sesuatu yang penting yang telah ia lupakan dan takut untuk diingat. Di ladang, seorang pekerja pertanian mengagumi betapa baik gandum mereka tumbuh dan secara pribadi mengakui bahwa para budak mungkin pekerja yang lebih baik dari yang ia kira, sementara yang lain menggerutu bahwa membiarkan budak melakukan pekerjaan ladang yang layak bagi pria akan mengganggu tatanan alam.
Saat memperbaiki atap Sverkel, Thorfinn akhirnya memberi tahu Einar siapa Askeladd: prajurit Denmark yang kejam yang membunuh ayahnya, pria yang ia kejar melintasi medan perang selama sepuluh tahun demi balas dendam. Ia tidak pernah mendapatkannya, katanya, karena orang lain membunuh Askeladd di depan matanya. Einar berpendapat bahwa kehilangan tujuan balas dendam itulah yang membuat Thorfinn begitu hampa, tetapi Thorfinn mengakui luka yang lebih dalam adalah bahwa ia sama sekali tidak lagi membenci Askeladd, dan tanpa kebencian itu ia hampa, tidak mengetahui apa pun selain perang dan tidak menginginkan apa pun untuk dirinya sendiri. Sverkel, yang mendengar sambil mengajari mereka melempar jaring ikan, memberi tahu Thorfinn bahwa kehampaan bukanlah kutukan: manusia yang hampa dapat diisi dengan apa saja, dan jika ia ingin terlahir kembali, menjadi hampa mungkin merupakan awal terbaik. Keesokan paginya, merenungkan kata-kata itu dan bertanya-tanya apakah manusia benar-benar dapat berubah, Thorfinn diyakinkan oleh Einar bahwa tidak ada yang akan pernah menduga ia pernah menjadi prajurit dan bahwa ia sudah berada di tengah perubahan menjadi lebih baik. Percakapan mereka terhenti ketika mereka mencapai ladang dan menemukan gandum mereka yang telah bertunas hancur total.
Mimpi buruk Thorfinn yang berulang tentang jatuh dari tebing semakin intens, dan ia mengucapkan nama Askeladd dan ayahnya dalam tidurnya. Ia menceritakan kepada Einar pencarian balas dendamnya selama sepuluh tahun dan mengakui bahwa hilangnya kebenciannya telah membuatnya hampa. Sverkel membingkai ulang kehampaan itu sebagai prasyarat untuk kelahiran kembali. Seorang pekerja pertanian yang penuh kebencian menyuarakan permusuhan terhadap keberhasilan para budak. Bab ini berakhir dengan keterkejutan ladang gandum yang hancur, menghapus minggu-minggu kerja keras dan harapan.
Bagian ini menjadi pusat pembangunan kembali psikologis Thorfinn, mengartikulasikan tema manusia hampa yang dapat dibentuk kembali. Askeladd hanya muncul dalam kilas balik dan gambaran mimpi. Pelajaran memancing Sverkel berfungsi ganda sebagai pelajaran tentang pembaruan, dan tanaman yang hancur menyiapkan konfrontasi pada bab-bab berikutnya. Peristiwa-peristiwa tersebut diadaptasi dalam Episode 32 dari anime.
Thorfinn menceritakan kepada Einar tentang Askeladd, prajurit Denmark yang kejam yang membunuh ayahnya, yang ia kejar melintasi medan perang selama sepuluh tahun demi membalas dendam, hanya untuk melihat orang lain membunuh Askeladd di depan matanya.
Thorfinn mengakui bahwa kehilangan kebenciannya terhadap Askeladd telah membuatnya hampa, karena ia tidak mengenal apa pun selain perang dan tidak menginginkan apa pun untuk dirinya sendiri sekarang setelah tujuan balas dendamnya hilang.
Sverkel memberi tahu Thorfinn bahwa menjadi hampa bukanlah kutukan, karena orang yang hampa dapat diisi dengan apa saja, menjadikannya titik awal terbaik untuk terlahir kembali.
Thorfinn bermimpi memanjat tebing yang tidak boleh ia jatuhi, hanya untuk ditarik ke bawah oleh tangan-tangan yang mencengkeram, dan ia terbangun sambil berteriak, setelah meneriakkan nama Askeladd dan Ayah dalam tidurnya.
Bab tersebut berakhir dengan Thorfinn dan Einar menemukan gandum mereka yang telah bertunas hancur total, menghapus kerja keras selama berminggu-minggu dan harapan baru mereka untuk kebebasan.
Ingin tahu lebih banyak tentang Bab 68: Manusia Hampa? Wiki Vinland Saga di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Vinland Saga. Vinland Saga diciptakan oleh Makoto Yukimura, diterbitkan oleh Kodansha, dan dianimasikan oleh MAPPA dan Wit Studio. Seluruh hak atas Vinland Saga dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.