Dragon Ball adalah salah satu franchise anime paling ikonik yang pernah dibuat. Karakternya telah mendefinisikan arti "kuat" dalam fiksi selama beberapa dekade. Jadi ketika serial YouTube populer Death Battle mengadu petarung Dragon Ball melawan karakter dari franchise lain, kamu pasti mengharapkan tim
Goku menang telak, kan?
Tidak juga. Setelah kekalahan Cell melawan Metal Sonic di Episode 205 yang tayang pada 8 Maret, rekor keseluruhan Dragon Ball di acara tersebut turun menjadi 8 kemenangan dan 9 kekalahan. Benar sekali. Franchise yang dibangun di atas skala kekuatan dan transformasi yang semakin absurd kini secara resmi punya rekor kalah di acara "siapa yang menang" terbesar di internet.
Cell vs. Metal Sonic: Apa yang Terjadi
Pertandingan ini sepertinya seharusnya menguntungkan Cell. Dia adalah bio-android yang diciptakan dari DNA para petarung terkuat di Bumi, dilengkapi dengan Kamehameha Goku, Death Beam Frieza, regenerasi Piccolo, dan kemampuan menyerap lawan untuk menjadi lebih kuat. Di atas kertas, dia adalah mimpi buruk.
Tapi Death Battle memberikan Metal Sonic keunggulan kekuatan dan Cell keunggulan kecepatan, yang sudah menimbulkan keheranan. Akhir pertarungan ditentukan saat Metal Sonic menggunakan Chaos Control untuk membekukan waktu, menyalin kemampuan Cell, dan menggabungkannya dengan kekuatan yang diwarisi dari karakter Sonic. Psikokinesis Silver memungkinkan Metal Sonic mengganggu regenerasi Cell, dan pertandingan selesai. Cell menjadi karakter Dragon Ball kedelapan yang kalah di acara tersebut.