
* Atur ukuran teks
Penyihir, Bukan Petarung
Jika kamu hanya menonton anime Dragon Ball dan tidak membaca manganya, nama Moro mungkin belum banyak berarti untukmu. Tapi itu akan segera berubah. Dengan Dragon Ball Super: The Galactic Patrol resmi dalam produksi di Toei Animation, penjahat utama berikutnya dalam franchise ini sedang menuju layar, dan dia berbeda dari apa pun yang pernah seri ini lemparkan kepada Goku dan Vegeta sebelumnya.
Sepuluh Juta Tahun Kelaparan
Moro adalah penyihir kuno yang meneror alam semesta kira-kira sepuluh juta tahun sebelum garis waktu saat ini. Gelarnya, "Pemakan Planet," bukanlah kiasan. Moro secara harfiah dapat menyerap energi kehidupan seluruh planet, menguras mereka hingga kering dan hanya menyisakan cangkang kosong. Dia begitu kuat sehingga Kaioshin Agung harus mengorbankan sebagian besar kekuatan ilahiahnya hanya untuk menyegel sihir Moro dan memungkinkan Patroli Galaksi akhirnya memenjarakannya. Selama sepuluh juta tahun, penjara itu bertahan. Lalu tidak lagi.Sihir di Atas Otot
Yang memisahkan Moro dari penjahat seperti Frieza, Cell, atau Jiren itu sederhana: dia tidak bertarung seperti mereka. Moro adalah pengguna sihir terlebih dahulu dan petarung setelahnya. Dia menguras energi dari lawannya di tengah pertarungan, menjadi lebih kuat sementara mereka melemah, dan bisa memanipulasi medan itu sendiri. Memukul lebih keras tidak menyelesaikan masalah Moro. Semakin banyak energi yang Goku dan Vegeta curahkan ke serangan mereka, semakin banyak yang Moro bisa makan. Ini adalah jenis ancaman yang secara fundamental berbeda, dan memaksa kedua Saiyan untuk menemukan jawaban yang sepenuhnya baru.
* Atur ukuran teks
Mengapa Arc Ini Milik Vegeta
Arc Tahanan Patroli Galaksi, yang akan diadaptasi oleh anime, sering disebut sebagai cerita terbaik Vegeta di seluruh Dragon Ball Super. Selama bertahun-tahun, penggemar menyaksikan Vegeta disingkirkan di momen terakhir. Dia bertransformasi, mendominasi untuk sementara, lalu Goku muncul dengan transformasi baru untuk menyelesaikan semuanya. Arc Moro melakukan sesuatu yang berbeda.
Latihan di Planet Yardrat
Sementara Goku berlatih dengan Merus, seorang anggota Patroli Galaksi yang ternyata adalah malaikat yang menyamar, Vegeta pergi ke Planet Yardrat. Ini adalah planet yang sama tempat Goku mempelajari Teleportasi Instan setelah saga Frieza, dan planet ini menyimpan teknik yang jauh melampaui teleportasi sederhana. Vegeta mempelajari teknik bernama Pemisahan Roh, yang memungkinkannya memisahkan secara paksa energi yang telah diserap atau dicuri. Ini adalah serangan balik langsung terhadap semua yang dilakukan Moro. Ini bukan sekadar peningkatan kekuatan. Pemisahan Roh adalah jawaban taktis untuk masalah spesifik, dan memberikan Vegeta peran dalam cerita yang tidak bisa diisi oleh siapa pun. Dia tidak sekadar mengulur waktu melawan penjahat sampai Goku tiba. Dia memiliki satu-satunya alat yang dirancang untuk membongkar keunggulan terbesar Moro.Ultra Instinct Mendapat Ujian Nyata
Sisi Goku dalam cerita ini tidak kalah pentingnya. Berlatih di bawah Merus mendorongnya untuk menguasai Ultra Instinct dengan cara yang tidak pernah bisa dicapai oleh Tournament of Power. Bentuk ini berubah dari upaya terakhir yang putus asa menjadi teknik yang disengaja yang bisa diaktifkan Goku sesuka hati. Pembaca manga tahu seberapa jauh perkembangan itu berjalan, dan adaptasi anime memiliki kesempatan untuk membuat sekuens-sekuens tersebut lebih spektakuler secara visual dibandingkan di halaman manga.
* Atur ukuran teks
Apa yang Mungkin Diubah Anime
Anime Dragon Ball Super tidak pernah menjadi rekreasi panel demi panel dari manga. Tournament of Power berlangsung sangat berbeda antara kedua versi, dan anime sering kali memperluas, menyusun ulang, atau menulis ulang alur cerita sepenuhnya. Arc Moro hampir pasti akan mendapat perlakuan serupa.